UAIUAI
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORADalam seni pertunjukan, topeng berfungsi sebagai media utama untuk mengekspresikan makna simbolik. Namun, kedua seni topeng ini menunjukkan perbedaan dalam interpretasi simbolis, fungsi sosial, dan konteks pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan makna simbolik topeng serta konteks sosial dalam Tari Topeng Malangan Indonesia dan Tari Biàn Liǎn China. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan analisis literatur menggunakan kerangka antropologi interpretatif Clifford Geertz dan teori simbolik Victor Turner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Topeng Malangan memahami topeng sebagai simbol karakter stabil dengan tradisi, ritual, dan aktivitas sosial masyarakat Jawa, sementara Tari Biàn Liǎn menganggap topeng sebagai simbol transisi yang menampilkan perubahan emosi dan karakter secara dramatis dan cepat. Perbedaan tersebut mencerminkan orientasi budaya, struktur sosial, dan interpretasi komunitas terhadap fungsi simbolis seni pertunjukan dalam kehidupan sosial.
Penelitian menunjukkan bahwa Tari Topeng Malangan dan Tari Biàn Liǎn menggunakan topeng sebagai media pertunjukan, namun memiliki perbedaan dalam makna simbolik, fungsi sosial, dan konteks pertunjukan.Tari Topeng Malangan memaknai topeng sebagai representasi karakter tetap yang berakar pada tradisi Jawa, serta berfungsi sebagai bagian integral dalam kehidupan sosial dan ritual spiritual masyarakat.Sebaliknya, Tari Biàn Liǎn memaknai topeng sebagai simbol transformasi karakter yang menonjolkan pergantian emosi dan kondisi batin tokoh.Melalui pendekatan antropologi interpretatif Geertz dan teori simbolik Turner, perbedaan ini mencerminkan orientasi budaya, struktur sosial, dan cara komunitas memahami kehidupan melalui seni.
Pertimbangkan untuk meneliti bagaimana adaptasi teknologi digital—seperti realitas virtual—dapat memfasilitasi pemahaman lintas budaya terhadap tari topeng, sehingga memperluas jangkauan audiens non‑tradisional; selanjutnya, lakukan studi longitudinal mengenai dampak pengenalan program pelestarian topeng di sekolah-sekolah menengah atas, sehingga menciptakan generasi muda yang lebih sadar akan nilai budaya; dan terakhir, evaluasi peran media sosial sebagai platform kolaboratif antara penggiat Tari Topeng Malangan dan Tari Biàn Liǎn dalam menyebarkan prinsip estetika dan moral yang berakar pada masing‑masing tradisi, guna meningkatkan apresiasi publik terhadap seni pertunjukan lintas budaya.
- Komparatif Makna Simbolik Tari Topeng Malangan dari Indonesia dan Tari Biàn Liǎn dari Tiongkok... doi.org/10.36722/sh.v11i1.5414Komparatif Makna Simbolik Tari Topeng Malangan dari Indonesia dan Tari Biyn Lian dari Tiongkok doi 10 36722 sh v11i1 5414
- The literacy of Evolution of Sichuan Opera: Musical, Theatrical, and Media Transformations | He | International... journals.aiac.org.au/index.php/IJELS/article/view/8563The literacy of Evolution of Sichuan Opera Musical Theatrical and Media Transformations He International journals aiac au index php IJELS article view 8563
- The Interpretation of Cultures: Geertz Is Still in Town | Sociologica. cultures geertz town sociologica... sociologica.unibo.it/article/view/18664The Interpretation of Cultures Geertz Is Still in Town Sociologica cultures geertz town sociologica sociologica unibo it article view 18664
- Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif... ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/57Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif ejournal yayasanpendidikandzurriyatulquran index php ihsan article view 57
- Examine the significance of the facial makeup pattern used in the Sichuan Opera and its interpretation... doi.org/10.21744/lingcure.v6nS2.2200Examine the significance of the facial makeup pattern used in the Sichuan Opera and its interpretation doi 10 21744 lingcure v6nS2 2200
| File size | 538.26 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
METROMETRO Pemikiran Mathar menjadi jembatan antara diskursus teologis tradisional dan kebutuhan spiritual masyarakat modern. Dia tidak hanya memprioritaskan doktrin,Pemikiran Mathar menjadi jembatan antara diskursus teologis tradisional dan kebutuhan spiritual masyarakat modern. Dia tidak hanya memprioritaskan doktrin,
METROMETRO Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Sebanyak enam informan, terdiri atas empat perempuan dan dua laki-lakiPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Sebanyak enam informan, terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki
AINARAPRESSAINARAPRESS Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan kecerdasan sosial siswa dalam pembelajaran IPS di kelas V SDN 15 Woja, KecamatanPenelitian ini merupakan studi kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan kecerdasan sosial siswa dalam pembelajaran IPS di kelas V SDN 15 Woja, Kecamatan
UBMUBM 172). Temuan ini menunjukkan bahwa kita perlu memahami lebih dalam komponen-komponen yang mempengaruhi perbedaan-perbedaan ini jika kita ingin membuat172). Temuan ini menunjukkan bahwa kita perlu memahami lebih dalam komponen-komponen yang mempengaruhi perbedaan-perbedaan ini jika kita ingin membuat
LASIGOLASIGO Konflik keagamaan masih sering terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang pluralistik, salah satunya disebabkan oleh kurangnya nilai-nilaiKonflik keagamaan masih sering terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang pluralistik, salah satunya disebabkan oleh kurangnya nilai-nilai
METROMETRO The process of Sufism education in the formation of moderate attitudes of youth is carried out with several stages, namely providing knowledge, implementingThe process of Sufism education in the formation of moderate attitudes of youth is carried out with several stages, namely providing knowledge, implementing
METROMETRO Penelitian ini merupakan penelitian pustaka kualitatif yang menganalisis data menggunakan metode deskriptif analitis. Studi ini menyimpulkan bahwa, pertamaPenelitian ini merupakan penelitian pustaka kualitatif yang menganalisis data menggunakan metode deskriptif analitis. Studi ini menyimpulkan bahwa, pertama
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Educating children to be pious is an ongoing practice that offers protection from adversity. Within Islamic education, the formation of a pious child beginsEducating children to be pious is an ongoing practice that offers protection from adversity. Within Islamic education, the formation of a pious child begins
Useful /
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER literasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah. Didukung oleh literatur penelitian terkini, mind map yang disajikan dalam artikel iniliterasi sains, kreativitas, motivasi prestasi, dan sikap ilmiah. Didukung oleh literatur penelitian terkini, mind map yang disajikan dalam artikel ini
UAIUAI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD melalui pendekatan Systematic LiteraturePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD melalui pendekatan Systematic Literature
AINARAPRESSAINARAPRESS Media pembelajaran kantong literasi merupakan alat bantu yang digunakan untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran, materi memuat Tema 7 peristiwaMedia pembelajaran kantong literasi merupakan alat bantu yang digunakan untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran, materi memuat Tema 7 peristiwa
AINARAPRESSAINARAPRESS Solusi untuk mengatasi kesulitan dalam membaca permulaan yaitu guru kelas lebih memprioritaskan memberikan pelatihan khusus anak-anak yang mengalami kesulitan,Solusi untuk mengatasi kesulitan dalam membaca permulaan yaitu guru kelas lebih memprioritaskan memberikan pelatihan khusus anak-anak yang mengalami kesulitan,