USMUSM

TeknikaTeknika

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi topografi, karakteristik aliran debit, dan kesesuaian dimensi saluran drainase di kawasan Gedung Perkuliahan dan Perkantoran Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Metode survei lapangan digunakan untuk mengumpulkan data geometrik saluran serta analisis data curah hujan harian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran induk dan saluran primer dengan penampang persegi masih dapat menampung debit banjir rencana berdasarkan empat metode analisis. Namun, saluran sekunder dengan penampang trapesium memiliki kapasitas aliran yang lebih rendah dibandingkan debit banjir rencana, sehingga tidak memenuhi kriteria teknis. Setelah penyesuaian dimensi saluran, kapasitas aliran saluran sekunder meningkat menjadi 2,91 m³/detik, mampu mengakomodasi debit banjir rencana sebesar 1,68 m³/detik. Ketidaksesuaian kapasitas pada kondisi eksisting disebabkan oleh keterbatasan dimensi saluran, sedimentasi, dan penyumbatan aliran. Penelitian ini menekankan pentingnya evaluasi berkala kapasitas saluran drainase untuk menjaga kinerja sistem dan meminimalkan genangan di kawasan pendidikan perkotaan.

Berdasarkan hasil penelitian, luas daerah tangkapan air (catchment area) di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar adalah 50.Analisis hidrologi dan hidraulika menunjukkan bahwa kapasitas saluran induk dan saluran primer masih mampu menampung debit banjir rencana.Namun, kapasitas saluran sekunder pada kondisi eksisting belum memenuhi kapasitas debit rencana karena debit aliran eksisting lebih kecil dibandingkan dengan debit banjir rencana.Evaluasi dimensi saluran sekunder menunjukkan perlunya rekonstruksi dan penyesuaian dimensi saluran untuk meningkatkan kapasitas aliran.Hasil perencanaan ulang menunjukkan bahwa kapasitas aliran saluran sekunder dapat ditingkatkan menjadi 2,91 m³/detik, yang cukup untuk mengakomodasi debit rencana sebesar 1,68 m³/detik.Selain faktor keterbatasan dimensi, hasil observasi lapangan juga menunjukkan adanya sedimentasi dan penyumbatan di beberapa segmen saluran yang berkontribusi terhadap penurunan kapasitas aliran.Optimalisasi dimensi saluran sekunder dan penerapan pemeliharaan rutin merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja sistem drainase secara keseluruhan untuk mengurangi risiko genangan dan potensi banjir di kawasan tersebut.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang dampak sedimentasi dan penyumbatan aliran pada saluran drainase. Selain itu, perlu dipertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja sistem drainase, seperti perubahan tata guna lahan dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode survei lapangan yang lebih komprehensif dan melibatkan analisis data curah hujan serta karakteristik aliran debit secara lebih detail. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan komprehensif untuk perbaikan sistem drainase di kawasan pendidikan perkotaan.

  1. IPB University. ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.289IPB University ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi 10 24156 jikk 2020 13 3 289
  2. Sistem Drainase dan Fenomena Banjir Perkotaan | Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik.... jurnalteknik.unjani.ac.id/jt/article/view/213Sistem Drainase dan Fenomena Banjir Perkotaan Jurnal Teknik Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik jurnalteknik unjani ac jt article view 213
  3. Urban Drainage System Review Based on Regional Spatial Planning in Madiun City Area | Eduvest - Journal... eduvest.greenvest.co.id/index.php/edv/article/view/51516Urban Drainage System Review Based on Regional Spatial Planning in Madiun City Area Eduvest Journal eduvest greenvest index php edv article view 51516
Read online
File size576.94 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test