USMUSM

TeknikaTeknika

Kota Tenggarong yang terletak di tepi Sungai Mahakam memerlukan prasarana jembatan untuk menghubungkan wilayah yang terpisah. Saat ini, terdapat beberapa jembatan penghubung, termasuk Jembatan Besi yang kondisinya memprihatinkan. Pembangunan Jembatan Besi 2 pendamping diperlukan, dengan pertimbangan analisis scouring pada bagian bawah rencana jembatan. Analisis hidrologi dan angkutan sedimen menunjukkan debit aliran rencana pada Sungai Tenggarong dengan periode ulang 50 tahun sebesar 801,9 m3/det, dengan ketinggian muka air maksimum sebesar 5,24 meter. Analisis scouring dengan HEC-RAS menunjukkan scouring terjadi pada STA 808,98 (5,01 meter), STA 559,1 (4,73 meter), dan STA 503,18 (5,24 meter). Pengendalian scouring dapat dilakukan dengan plat sayap pelindung dan riprap pada pilar jembatan.

Berdasarkan hasil kajian disimpulkan bahwa nilai debit aliran rencana pada Sungai Tenggarong dengan periode ulang 50 yaitu sebesar 801,9 m3/det, diikuti dengan tinggi muka air maksimum yang terjadi pada area rencana pembangunan Jembatan Besi 2 Tenggarong yaitu sebesar 5,24 meter.Hasil analisa angkutan sedimen menunjukkan bahwa terjadi kedalaman gerusan lokal pada STA 808,98 yaitu sebesar 5,01 meter, STA 559,1 gerusan lokal yang terjadi sebesar 4,73 meter, STA 503,18 gerusan lokal yang terjadi sebesar 5,24 meter.Pengendalian gerusan lokal akibat keberadaan abutmen jembatan dapat dilakukan dengan perlindungan pilar jembatan berupa pasangan batu riprap.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan metode pengendalian gerusan yang lebih efektif dan efisien, seperti penggunaan material riprap dengan karakteristik yang lebih optimal atau penerapan teknik bioengineering untuk menstabilkan lereng sungai di sekitar abutmen jembatan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perubahan iklim terhadap pola hidrologi Sungai Tenggarong dan dampaknya terhadap potensi gerusan pada struktur jembatan. Pengembangan model numerik yang lebih canggih untuk memprediksi perilaku aliran dan transportasi sedimen di sekitar jembatan juga menjadi arah penelitian yang menjanjikan, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat untuk perencanaan dan pemeliharaan jembatan yang berkelanjutan.

Read online
File size1.12 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test