SAINSSAINS
JUSTLAW : Journal Science and Theory of lawJUSTLAW : Journal Science and Theory of lawTujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji pengaruh pelayanan publik di Indonesia yang diberikan oleh birokrasi atau Aparatur Sipil Negara (ASN) pada bidang kesehatan setelah terjadinya reformasi birokrasi pasca masa Orde Baru. Metofe penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian yuridis-normatif dengan data kepustakaan dengan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa setelah terjadinya reformasi birokrasi setelah dikeluarkannya Undang-Undang ASN dan Undang-Undang Pelayanan Publik belum dapat menjamin perbaikan pelayanan publik yang diberikan, masyarakat masih merasakan ketidaknyamanan atas pelayanan publikk yang kurang optimal yang diberikan oleh birokrasi atau ASN.
Birokrasi Indonesia, yang awalnya terpengaruh praktik KKN dan politik, telah melalui berbagai reformasi sejak Orde Baru, termasuk pemisahan birokrasi dari intervensi politik dan penyederhanaan melalui UU Pelayanan Publik serta UU ASN.Meskipun demikian, implementasi pelayanan publik pasca-UU ASN masih belum optimal, terutama di sektor kesehatan, karena kendala SDM yang kurang profesional dan fasilitas pendukung yang tidak memadai, menyebabkan pelayanan tidak efektif dan efisien.Oleh karena itu, reformasi birokrasi memerlukan kualitas SDM yang bertekad kuat, pola pikir berorientasi publik, fasilitas pendukung yang optimal, dan kebijakan yang jelas serta konsisten untuk mencapai tujuan pelayanan masyarakat yang maksimal.
Mengingat tantangan dalam efektivitas reformasi birokrasi pada pelayanan publik di sektor kesehatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk menganalisis secara empiris penerapan prinsip-prinsip Reinventing Government, seperti pemerintahan yang berorientasi hasil atau pelanggan, dalam konteks rumah sakit umum daerah di Indonesia. Bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diadaptasi agar selaras dengan tuntutan pelayanan publik yang didanai pajak, bukan hanya kepuasan konsumen pasar, dan apa dampaknya terhadap kualitas layanan serta responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat secara riil? Kedua, meskipun motivasi pelayanan publik (PSM) ASN ditekankan sebagai solusi, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengukur secara kuantitatif tingkat PSM di kalangan aparatur kesehatan dan korelasinya dengan indikator kinerja pelayanan objektif, seperti waktu tunggu pasien atau tingkat penyelesaian keluhan, serta kepuasan pasien. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam lingkungan kerja birokrasi kesehatan Indonesia yang dapat meningkatkan atau menghambat PSM. Ketiga, mengingat penyederhanaan struktur jabatan belum cukup mengubah budaya birokrasi, penelitian komparatif mengenai berbagai strategi transformasi budaya birokrasi di instansi kesehatan akan sangat relevan. Strategi apa saja (misalnya, program pelatihan kepemimpinan, sistem manajemen kinerja berbasis nilai, atau inisiatif partisipasi publik) yang terbukti paling efektif dalam menumbuhkan budaya kerja yang profesional, etis, dan bebas dari praktik KKN, serta bagaimana implementasinya dapat diukur dan disebarluaskan?.
| File size | 382.62 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi regulator untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan efektivitas pengawasan pada perusahaan berkepemilikanSecara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi regulator untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan efektivitas pengawasan pada perusahaan berkepemilikan
FEB UMIFEB UMI Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Seluruh provinsi dijadikan sampel menggunakan teknik sensus, denganDesain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Seluruh provinsi dijadikan sampel menggunakan teknik sensus, dengan
FEB UMIFEB UMI Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memberikan gambaran deskriptif yang komprehensif. HasilAnalisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memberikan gambaran deskriptif yang komprehensif. Hasil
FEB UMIFEB UMI Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) GLS regression dengan robust standard error untukMetode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) GLS regression dengan robust standard error untuk
FEB UMIFEB UMI Populasi penelitian mencakup seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Teknik seleksi sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteriaPopulasi penelitian mencakup seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Teknik seleksi sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria
FEB UMIFEB UMI Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketidakjelasan pratinjau, pengaturan ketegangan, dan penciptaan kesenangan terhadap pembelian impulsif denganPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketidakjelasan pratinjau, pengaturan ketegangan, dan penciptaan kesenangan terhadap pembelian impulsif dengan
FEB UMIFEB UMI Studi ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan, norma sosial, dan persepsi kontrol perilaku memiliki peran penting untuk mempengaruhi keinginan menggunakanStudi ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan, norma sosial, dan persepsi kontrol perilaku memiliki peran penting untuk mempengaruhi keinginan menggunakan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Marzuki dalam teori sosiologi pengetahuan Peter L. Berger meliputi eksternalisasi (pencurahan keilmuan), objektifikasi (institusionalisasi dan legitimasi),Marzuki dalam teori sosiologi pengetahuan Peter L. Berger meliputi eksternalisasi (pencurahan keilmuan), objektifikasi (institusionalisasi dan legitimasi),
Useful /
LPKIALPKIA Di KAP Sabar & Rekan, proses rekapitulasi masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel, yang sering menimbulkan kesalahan perhitungan danDi KAP Sabar & Rekan, proses rekapitulasi masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel, yang sering menimbulkan kesalahan perhitungan dan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Namun jika dilihat dari alokasi waktu Pendidikan Agama Hindu hanya berfokus di jalur formal dan penerimaannya pun masih belum masif untuk didalami sertaNamun jika dilihat dari alokasi waktu Pendidikan Agama Hindu hanya berfokus di jalur formal dan penerimaannya pun masih belum masif untuk didalami serta
SAINSSAINS Kdi, penggunaan ilmu forensik dapat mempermudah pengungkapan tindak pidana pemalsuan surat. Proses pembuktian harus melibatkan uji laboratorium forensikKdi, penggunaan ilmu forensik dapat mempermudah pengungkapan tindak pidana pemalsuan surat. Proses pembuktian harus melibatkan uji laboratorium forensik
SAINSSAINS Salah satunya adalah penyaluran pembiayaannya BRI Syariah KC Madiun yang telah melaksanakan konsep Green banking (Sustainable Finance) dalam bentuk penyaluranSalah satunya adalah penyaluran pembiayaannya BRI Syariah KC Madiun yang telah melaksanakan konsep Green banking (Sustainable Finance) dalam bentuk penyaluran