UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Bunayya : Jurnal Pendidikan AnakBunayya : Jurnal Pendidikan Anak

Artikel ini mendiskusikan konsep pendidikan Islami yang tepat bagi anak dengan menelaah warisan pemikiran Imam Al-Ghazali (450-505 H.) melalui beberapa karyanya, seperti Ayyuha al-Walad dan magnum opus-nya, Ihya Ulumiddin tentang pentingnya membekali adab sebelum mendapatkan ilmu bagi anak usia dini. Dengan menggunakan studi kepustakaan sebagai metode penelitian yang merangkum konsep pemikiran Al-Ghazali tentang urgensi adab dari berbagai referensi klasik dan kontemporer yang dianalisis secara sintesis, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan dan penanaman nilai adab sebelum pengajaran ilmu bagi anak usia dini adalah suatu hal yang niscaya dan mutlak dibutuhkan di masa kontemporer ini untuk mengarahkan peserta didik usia dini tersebut dalam memahami klasifikasi dan tingkatan ilmu, baik pada tingkat ilmu yang lebih penting (ahamm), penting (muhimm), atau hanya pendukung ilmu biasa. Melalui klasifikasi keilmuan pada ilmu fardhu ayn dan ilmu fardhu kifayah secara proporsional, sehingga anak mampu menempatkan benar dan salah pada tempatnya. Hal ini dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dan membuat keputusan yang bertanggung jawab. Mengajarkan adab sejak dini dapat memperlengkapi mereka untuk menghadapi tantangan zaman kontemporer saat ini.

Pendidikan dan penanaman nilai adab sebelum pengajaran ilmu bagi anak usia dini merupakan hal yang niscaya dan mutlak dibutuhkan di masa kontemporer.Hal ini bertujuan untuk mengarahkan peserta didik dalam memahami klasifikasi dan tingkatan ilmu, serta menempatkan nilai-nilai benar dan salah secara proporsional.Dengan demikian, anak-anak dapat dipersiapkan untuk menghadapi tantangan zaman dan membuat keputusan yang bertanggung jawab, serta memiliki landasan moral yang kuat.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai metode praktis penanaman adab pada anak usia dini yang efektif dan sesuai dengan konteks budaya lokal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak penanaman adab terhadap perkembangan karakter dan prestasi akademik anak usia dini dalam jangka panjang. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas pendekatan pendidikan adab di berbagai negara dengan sistem pendidikan yang berbeda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pendidikan anak usia dini yang holistik dan berlandaskan nilai-nilai moral yang kuat, sehingga menghasilkan generasi penerus yang berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan mengkaji peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pendidikan adab di lingkungan informal, serta mengembangkan instrumen evaluasi yang komprehensif untuk mengukur keberhasilan penanaman adab pada anak usia dini.

Read online
File size245.69 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test