UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Bunayya : Jurnal Pendidikan AnakBunayya : Jurnal Pendidikan Anak

Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan tahapan awal yakni mencari permasalahan lalu mengumpulkan data-data terkait dari berbagai sumber, seperti : buku, jurnal, teori para ahli maupun artikel-artikel lainnya yang sudah di validasi sebelumnya .Manfaat dari penelitian ini ialah 1) mengetahui peranan media TSTS pada mata pelajaran IPA, 2).Mengetahui tingkat keefektivitasan penggunaan media TSTS dalam pembelajaran IPA, 3). Mengetahui kemajuan daya berpikir kritis anak terhadap suatu fenomena atau gejala alam yang sedang di pelajari dalam pembelajaran IPA.

Dengan menggunakan model Two Stay Dua Tinggal (TSTS) melatih siswa untuk berpikir kritis terhadap kajian yang sedang mereka amati baik itu yang di kemukakan oleh kelompoknya maupun kelompok temannya karena penalaran dari kelompok lain dan membuat mereka bertukar informasi satu sama lain.Pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan daya berpikir kritis pada siswa karena siswa diwajibkan untuk bersikap aktif dalam sebuah diskusi kelompok serta mampu memahami informasi dan bukan sekedar hanya menghafal informasi yang ada, tetapi juga dapat menghubungkan informasi yang didapatnya dengan kehidupan sehari-hari peserta didik sehingga informasi dan materi lebih menarik dan mudah di pahami.

Berdasarkan studi literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian kuantitatif yang menguji efektivitas media TSTS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD dengan kontrol kelas yang menggunakan metode pembelajaran konvensional akan memberikan data empiris yang lebih kuat. Kedua, penelitian kualitatif yang mendalami proses interaksi siswa dalam kelompok TSTS, termasuk bagaimana siswa saling mempengaruhi dan membangun pemahaman, dapat memberikan wawasan mendalam tentang dinamika pembelajaran kooperatif. Ketiga, pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis TSTS yang disesuaikan dengan karakteristik siswa SD, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan minat siswa, dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memotivasi siswa untuk lebih aktif terlibat dalam proses belajar. Ketiga saran ini saling melengkapi, karena penelitian kuantitatif akan memberikan bukti efektivitas, penelitian kualitatif akan menjelaskan prosesnya, dan pengembangan modul akan memfasilitasi implementasi yang lebih baik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.

Read online
File size276.53 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test