UMIUMI

TamaddunTamaddun

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Media Audiovisual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMKN 1 Sengkang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu pre-siklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan non-tes. Teknik tes adalah tes tulis untuk menulis cerita fabel, sedangkan teknik non-tes meliputi teknik observasi, kuesioner, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes dan non-tes. Dalam analisis data digunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari persentase tahap pre-siklus hanya 58,00%. Setelah menerapkan media audiovisual, hasil belajar siswa meningkat menjadi 70,56% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 86,75% pada siklus II. Melalui pembelajaran menulis fabel dengan menerapkan media audiovisual, siswa kelas X SMKN 1 Sengkang dengan mudah mengingat dan memahami materi yang disajikan, fokus, memiliki pemahaman yang lebih cepat, tidak bosan selama proses pembelajaran, dan kemampuan menulis cerita fabel meningkat.

Berdasarkan hasil analisis data dan temuan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa penerapan Teknik Plan-ahead Brainstorming di kelas meningkatkan keterampilan berbicara siswa semester dua SMAN 1 Bantaeng tahun akademik 2013/2014.Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan 0,000 yang lebih rendah dari tingkat signifikansi (α) = 0,05.Artinya, (H_1) diterima dan (H_0) ditolak Skor rata-rata post-test (69,04) lebih besar dari skor rata-rata pre-test (50,79).Penelitian ini telah memberikan kontribusi yang luas terhadap teori tentang plan-ahead brainstorming dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa.Hal ini menunjukkan bahwa plan-ahead brainstorming adalah teknik yang dapat meningkatkan kelancaran berbicara siswa.Di sisi lain, akurasi berbicara tidak dapat ditingkatkan secara efektif karena ada aturan dalam plan-ahead brainstorming yang melarang kritik dalam aktivitas plan-ahead brainstorming (Ahsin, 2016.Hasil penggunaan plan-ahead brainstorming bermanfaat dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya siswa dalam belajar berbicara.Siswa dapat mengurangi ketidakpercayaan diri dan gagap dalam sesi plan-ahead untuk mempersiapkan apa yang ingin mereka ucapkan.Peneliti menemukan bahwa teknik ini bermanfaat bagi guru agar dapat menggunakan teknik ini secara efektif selama guru mempersiapkan waktu khusus untuk menerapkan teknik ini dalam beberapa waktu.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan fokus pada pengembangan media audiovisual yang lebih interaktif dan menarik, seperti penggunaan animasi atau video interaktif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek media audiovisual pada hasil belajar siswa dengan latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menulis cerita fabel, termasuk dampak pada motivasi dan minat siswa dalam menulis.

Read online
File size275.58 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test