UmriUmri
Photon: Jurnal Sain dan KesehatanPhoton: Jurnal Sain dan KesehatanSebagian pasien yang berkunjung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi tidak gawat darurat, salah satu cara untuk memilahnya adalah dengan triase. Masih banyak rumah sakit yang belum tepat dalam menerapkan triase, sehingga meningkatkan resiko kematian dan kecacatan pasien gawat darurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan pelaksanaan triase modern CTAS. Penelitian ini dilakukan di IGD RSUD Bengkalis. Jumlah populasi 20 orang perawat IGD, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Modern sistem CTAS (p value 0,002); Ada hubungan yang signifikan antara keterampilan perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Modern sistem CTAS (p value 0,011); Ada hubungan yang signifikan antara persepsi beban kerja perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Modern sistem CTAS (p value 0,000); Ada hubungan yang signifikan antara lamanya bekerja perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Modern sistem CTAS (p value 0,003); Ada hubungan yang signifikan antara pelatihan perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Modern sistem CTAS (p value 0,033). Penelitian ini merekomendasikan agar meningkatkan kompetensi seluruh perawat IGD, khususnya melalui pelatihan BTCLS dan triase modern sistem CTAS.
Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan, keterampilan, persepsi beban kerja, lama bekerja, dan pelatihan perawat dengan ketepatan pelaksanaan triase modern sistem CTAS di IGD RSUD Bengkalis.Faktor-faktor tersebut secara statistik berpengaruh terhadap akurasi penilaian triase oleh perawat.Upaya peningkatan kompetensi perawat melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan sangat diperlukan untuk menjamin ketepatan triase.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pelatihan CTAS secara intensif terhadap peningkatan ketepatan triase dan respons waktu perawat di IGD, untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan berbasis simulasi. Kedua, diperlukan studi yang mengkaji dampak pembagian shift kerja dan sistem rotasi tugas terhadap beban kerja perawat serta akurasi triase, guna merancang skema jadwal yang mendukung kinerja optimal. Ketiga, penting untuk meneliti peran pendampingan antar perawat (mentor-milenial) dalam proses adaptasi perawat baru di IGD, untuk memahami bagaimana sistem pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam menerapkan triase modern secara tepat.
| File size | 621.54 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Pendahuluan: Layanan anestesi memiliki karakteristik kerja yang kompleks dan berisiko tinggi, yang dapat memengaruhi stres kerja pada tenaga kesehatan,Pendahuluan: Layanan anestesi memiliki karakteristik kerja yang kompleks dan berisiko tinggi, yang dapat memengaruhi stres kerja pada tenaga kesehatan,
UNTADUNTAD Faktor-faktor seperti beban kerja, siklus shift, kondisi pencahayaan, dan usia telah diidentifikasi sebagai penyumbang stres kerja. Penelitian ini bertujuanFaktor-faktor seperti beban kerja, siklus shift, kondisi pencahayaan, dan usia telah diidentifikasi sebagai penyumbang stres kerja. Penelitian ini bertujuan
UKIPUKIP Studi kelayakan bisnis transportasi online seperti GO-JEK di Kabupaten Kudus juga menunjukkan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah lokal, sertaStudi kelayakan bisnis transportasi online seperti GO-JEK di Kabupaten Kudus juga menunjukkan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah lokal, serta
UmriUmri Penelitian ini menggunakan metoda spektrofotometri dengan substrat p-nitrofenil-α-D-glukopiranosida. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai IC50 ekstrakPenelitian ini menggunakan metoda spektrofotometri dengan substrat p-nitrofenil-α-D-glukopiranosida. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai IC50 ekstrak
UmriUmri Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan responden tentang rumah tangga sehat di RT 04 RW 06 Kelurahan Kampung Melayu Sukajadi PekanbaruHasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan responden tentang rumah tangga sehat di RT 04 RW 06 Kelurahan Kampung Melayu Sukajadi Pekanbaru
UmriUmri Elektrokoagulasi dilakukan dengan sistem batch menggunakan limbah simulasi sodium dodesil sulfat (SDS) pada kondisi operasional: konsentrasi SDS 200 mg/L,Elektrokoagulasi dilakukan dengan sistem batch menggunakan limbah simulasi sodium dodesil sulfat (SDS) pada kondisi operasional: konsentrasi SDS 200 mg/L,
UmriUmri Riwayat asfiksia, riwayat gizi kurang, pemberian stimulasi perkembangan kurang dan ibu bekerja merupakan faktor risiko yang terbukti bersama-sama berpengaruhRiwayat asfiksia, riwayat gizi kurang, pemberian stimulasi perkembangan kurang dan ibu bekerja merupakan faktor risiko yang terbukti bersama-sama berpengaruh
UmriUmri Provinsi Riau merupakan daerah yang kaya akan sumber daya biomasa salah satunya adalah kabupaten Bengkalis, dimana hampir 80% penduduknya masih menggunakanProvinsi Riau merupakan daerah yang kaya akan sumber daya biomasa salah satunya adalah kabupaten Bengkalis, dimana hampir 80% penduduknya masih menggunakan
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Penelitian lebih lanjut harus mengeksplorasi intervensi yang disesuaikan dan faktor organisasi yang memengaruhi keamanan siber di sistem layanan kesehatanPenelitian lebih lanjut harus mengeksplorasi intervensi yang disesuaikan dan faktor organisasi yang memengaruhi keamanan siber di sistem layanan kesehatan
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Di Asia, prevalensi stunting di negara-negara seperti India, Indonesia, dan Filipina tetap tinggi meskipun telah dilakukan upaya pencegahan (6). DalamDi Asia, prevalensi stunting di negara-negara seperti India, Indonesia, dan Filipina tetap tinggi meskipun telah dilakukan upaya pencegahan (6). Dalam
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Kinerja kader di Dolo, Sulawesi Tengah, menunjukkan kerjasama yang praktis, tingkat kehadiran yang tinggi, pengelolaan waktu yang optimal, kualitas kerjaKinerja kader di Dolo, Sulawesi Tengah, menunjukkan kerjasama yang praktis, tingkat kehadiran yang tinggi, pengelolaan waktu yang optimal, kualitas kerja
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dua variabel memiliki hubungan dengan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas BaitussalamBerdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dua variabel memiliki hubungan dengan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam