UNPABUNPAB

Jurnal Elektro dan TelkomunikasiJurnal Elektro dan Telkomunikasi

Analisis kehilangan lintasan outdoor ke indoor telah dilakukan di lokasi gedung perkuliahan di kawasan perkotaan Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini mengkaji besarnya kekuatan sinyal sepanjang lintasan pada frekuensi 2100 MHz. Model propagasi yang digunakan adalah model COST231. Dengan mengubah parameter kerugian penetrasi dinding luar dalam formulasi COST231, diperoleh profil kerugian lintasan yang mendekati kondisi pengukuran di lokasi penelitian.

Pada penelitian ini telah disajikan pengukuran path loss di koridor Universitas Sumatera Utara dan berhasil mendapatkan model optimasi COST231.Hasil pengukuran track loss di lokasi studi dilakukan di koridor gedung, hasilnya dibandingkan dengan model COST231 dan model optimasi COST231.Dengan mengoptimalkan model COST231 profil path loss di lokasi yang dipelajari diperoleh.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji model COST231 yang telah dioptimalkan pada berbagai jenis bangunan dengan karakteristik dinding dan material yang berbeda. Hal ini penting untuk memastikan keakuratan model pada kondisi yang lebih beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian model pada frekuensi yang lebih tinggi, seperti frekuensi 5G (misalnya 3.5 GHz atau 26 GHz), mengingat perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat. Ketiga, pengembangan model yang mempertimbangkan efek interferensi dari pemancar lain di sekitar lokasi penelitian dapat memberikan prediksi path loss yang lebih akurat, terutama di lingkungan perkotaan yang padat.

Read online
File size584.91 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test