UnnasUnnas

JURNAL MEDIA ADMINISTRASIJURNAL MEDIA ADMINISTRASI

Penerapan otonomi daerah di Indonesia berfokus pada prinsip desentralisasi yang menegaskan peran pemerintah daerah dalam mempersiapkan dan menghadapi revolusi industri 4.0. Implementasi industri 4.0 menawarkan potensi besar dalam mengubah kebijakan industri manufaktur, sektor ekonomi, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Artikel ini merupakan studi literatur yang membahas tantangan dan masalah yang timbul dalam otonomi daerah di era revolusi industri 4.0, serta bagaimana pemerintah daerah dapat menyiapkan generasi masa depan menghadapi era digital.

0 akan mempercepat perubahan sosial, ekonomi, dan kebijakan publik, sehingga pemerintah daerah harus menyesuaikan tata kelola, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan menerapkan e‑government.Kesiapan teknologi, kualitas birokrasi, dan pemberdayaan masyarakat menjadi kunci utama agar daerah dapat mengambil peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan publik.Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat kerangka regulasi, meningkatkan kompetensi SDM, serta mengembangkan kebijakan inovatif yang mendukung transformasi digital.

Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana peran kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dapat mempercepat adopsi teknologi 4.0 di sektor UMKM; meneliti dampak jangka panjang pelatihan keterampilan digital pada tenaga kerja daerah dalam konteks perubahan pekerjaan akibat otomatisasi; serta menganalisis efektivitas kebijakan tata kelola e‑government yang terintegrasi dengan sistem daerah dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi layanan publik.

  1. KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH DALAM MEMPERKUAT KARAKTER BANGSA | Saggaf | Jurnal Ilmiah... ojs.unm.ac.id/index.php/iap/article/view/1762KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH DALAM MEMPERKUAT KARAKTER BANGSA Saggaf Jurnal Ilmiah ojs unm ac index php iap article view 1762
Read online
File size146.95 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test