UNIPASBYUNIPASBY

Journal of Sustainability Bussiness Research (JSBR)Journal of Sustainability Bussiness Research (JSBR)

UMKM merupakan bidang usaha yang didirikan oleh individu atau satu orang yang tidak merupakan sebuah cabang entitas maupun anak entitas atau perusahaan. UMKM dapat dibedakan menjadi tiga macam, diantaranya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah. Secara luas UMKM di Indonesia belum mempraktikkan Standar Akuntansi yang diberlakukan untuk UMKM. Penelitian ini bermaksud dapat menganalisis penerapan pencatatan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada UD Kedungkendo Indah. UD Kedungkendo Indah yaitu UMKM dibidang pengrajinan furniture. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer yaitu dokumentasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka dan CV UD. Kedungkendo Indah. Hasil penelitian menunjukkan UD. Kedungkendo Indah belum menerapkan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK, perihal ini disebabkan pemilik entitas belum memahami terhadapi SAK EMKM serta kekurangan SDM untuk mengelola laporan keuangan secara khusus.

Kedungkendo Indah meliputi laporan keluar masuk kas, buku besar, laba rugi, neraca saldo, hingga neraca lajur.Kedungkendo Indah belum menyesuaikan terhadap Standar Akuntansi.Kedungkendo Indah belum menerapkan secara penuh SAK EMKM sebagai standar menyusun laporan keuangan.Kedungkendo Indah menerapkan laporan keuangan yang sederhana.Kedungkendo Indah dalam menerapkan SAK EMKM kedalam proses laporan keuangannya, diantaranya kurang pemahaman pengelola UD.Kedungkendo terhadap SAK EMKM, kurangnya sumber daya manusia yang khusus mengelola keuangan entitas.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi penerapan SAK EMKM pada UMKM, seperti peran konsultan akuntansi atau pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem informasi akuntansi yang sederhana dan mudah digunakan oleh UMKM, sehingga memudahkan mereka dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK EMKM. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penerapan SAK EMKM terhadap akses UMKM terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan, dengan tujuan untuk mengukur apakah penerapan standar akuntansi yang baik dapat meningkatkan kepercayaan investor dan kreditor terhadap UMKM.

  1. Assessing the Financial Implications of COVID-19 Within the SVAR Framework for Some Asian Countries -... journals.sagepub.com/doi/10.1177/00194662211036097Assessing the Financial Implications of COVID 19 Within the SVAR Framework for Some Asian Countries journals sagepub doi 10 1177 00194662211036097
Read online
File size460.63 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test