KOMPETIFKOMPETIF
Jurnal Daya SaingJurnal Daya SaingInnovative Work Behavior adalah perilaku inovatif karyawan yang menjadi fokus utama penelitian manajemen sumber daya manusia karena perannya yang krusial dalam menghasilkan ide-ide baru, menerapkan solusi kreatif, dan mendorong perubahan organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Authentic Leadership terhadap Innovative Work Behavior dengan Work-Life Balance sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas, dengan populasi studi mencakup seluruh 104 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berdasarkan Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak Smart PLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Authentic Leadership memiliki dampak positif dan signifikan terhadap Innovative Work Behavior, baik secara langsung maupun melalui mediasi Work-Life Balance. Selain itu, Work-Life Balance juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Innovative Work Behavior.
Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan penting, antara lain.Kepemimpinan otentik berkontribusi signifikan dalam meningkatkan perilaku kerja inovatif karyawan.Temuan ini menggambarkan bahwa pimpinan yang jujur, konsisten, berintegritas, dan mampu menampilkan diri secara autentik dapat mendorong ASN untuk lebih kreatif, berani mengambil inisiatif, dan menghasilkan ide-ide baru dalam pelaksanaan tugas.Koefisien beta sebesar 16,316 memperkuat bahwa kepemimpinan otentik memiliki kontribusi besar dalam membangun perilaku kerja inovatif di lingkungan Dinas Pendidikan.Penelitian mengidentifikasi bahwa kepemimpinan otentik memberikan dampak positif yang nyata terhadap Work-Life Balance, ditunjukkan oleh nilai koefisien beta 16,874.Artinya, pemimpin yang mampu membangun hubungan kerja yang sehat, memberikan dukungan emosional, serta memahami beban dan kebutuhan pribadi staf, bisa membantu ASN menemukan harmoni antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka sehari-hari.Kondisi ini sangat relevan bagi ASN yang memiliki beragam tugas pelayanan publik serta tanggung jawab keluarga.Work-Life Balance terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku kerja berdaya cipta, dengan nilai koefisien beta sebesar 8,455.Temuan ini mencerminkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi dapat membantu individu mencapai kondisi psikologis yang lebih seimbang, tingkat fokus yang lebih tinggi, serta motivasi intrinsik yang lebih optimal.Keseimbangan ini tidak hanya mengoptimalkan produktivitas kerja, namun juga menghadirkan ruang mental dan emosional bagi pegawai untuk berpikir kreatif, mengeksplorasi alternatif ide-ide serta menghasilkan solusi inovatif yang berdampak positif pada kualitas pelayanan pendidikan.Dengan demikian, Work-Life Balance berperan sebagai salah satu pendorong utama kemunculan perilaku inovatif di lingkungan kerja, memperkuat peran individu dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas organisasi.Kepemimpinan otentik terbukti memberikan pengaruh tidak langsung terhadap perilaku kerja inovatif melalui keseimbangan kehidupan kerja dengan nilai koefisien beta sebesar 7,539.Hasil ini memperlihatkan bahwa work-life balance menjadi penghubung yang menjelaskan bagaimana kepemimpinan otentik mempengaruhi hubungan kerja dengan kecenderungan ASN untuk berinovasi di tempat kerja.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh kepemimpinan otentik terhadap perilaku kerja inovatif dalam konteks organisasi publik sektor pendidikan lainnya, seperti di lingkungan pemerintahan daerah atau kementerian, untuk melihat apakah hasil penelitian ini dapat digeneralisasi atau ada perbedaan yang signifikan. 2. Meneliti pengaruh work-life balance terhadap inovasi layanan publik secara spesifik, dengan fokus pada bagaimana keseimbangan kehidupan kerja dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan pendidikan atau layanan publik lainnya. 3. Menganalisis peran kepemimpinan otentik dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inovasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya organisasi, sistem reward, dan dukungan teknologi informasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika kepemimpinan, keseimbangan kehidupan kerja, dan perilaku inovatif dalam konteks organisasi publik, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola sumber daya manusia di sektor publik.
- KEPEMIMPINAN OTENTIK DALAM ORGANISASI | Winbaktianur | Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam. kepemimpinan... ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/alqalb/article/view/830KEPEMIMPINAN OTENTIK DALAM ORGANISASI Winbaktianur Al Qalb Jurnal Psikologi Islam kepemimpinan ejournal uinib ac jurnal index php alqalb article view 830
- Measuring Innovative Work Behaviour - De Jong - 2010 - Creativity and Innovation Management - Wiley Online... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1467-8691.2010.00547.xMeasuring Innovative Work Behaviour De Jong 2010 Creativity and Innovation Management Wiley Online onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1467 8691 2010 00547 x
- Authentic Leadership: Development and Validation of a Theory-Based Measure† - Fred O. Walumbwa,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0149206307308913Authentic Leadership Development and Validation of a Theory Based MeasureA Fred O Walumbwa journals sagepub doi 10 1177 0149206307308913
| File size | 315.47 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
KOMPETIFKOMPETIF Data sekunder berupa laporan tahunan BCA digunakan dengan metode kuantitatif dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa MobileData sekunder berupa laporan tahunan BCA digunakan dengan metode kuantitatif dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mobile
KOMPETIFKOMPETIF Di antara variabel yang diteliti, kualitas layanan memiliki pengaruh terkuat terhadap kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Hal ini menekankan pentingnyaDi antara variabel yang diteliti, kualitas layanan memiliki pengaruh terkuat terhadap kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Hal ini menekankan pentingnya
KOMPETIFKOMPETIF Menurut Lepak dan Snell (1999), Unique Human Capital adalah kombinasi dari kemampuan, pengalaman, dan pengetahuan individu yang bersifat langka (rare),Menurut Lepak dan Snell (1999), Unique Human Capital adalah kombinasi dari kemampuan, pengalaman, dan pengetahuan individu yang bersifat langka (rare),
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kepemimpinan altruistik terhadap perilaku menyuarakan pendapat (voice behavior) dan mengevaluasi peranPenelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kepemimpinan altruistik terhadap perilaku menyuarakan pendapat (voice behavior) dan mengevaluasi peran
KOMPETIFKOMPETIF Perilaku pembelian produk ramah lingkungan tengah menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan dan keberlanjutan.Perilaku pembelian produk ramah lingkungan tengah menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan dan keberlanjutan.
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan terhadapPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan terhadap
STIESTEKOMSTIESTEKOM Populasi dikategorikan sebagai tak terhingga. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data dengan regresi linear berganda yang diprosesPopulasi dikategorikan sebagai tak terhingga. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data dengan regresi linear berganda yang diproses
STIESTEKOMSTIESTEKOM Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas layanan, kualitas informasi, dan kepuasan pengguna dapat memperkuat penerimaan mahasiswa, sementaraTemuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas layanan, kualitas informasi, dan kepuasan pengguna dapat memperkuat penerimaan mahasiswa, sementara
Useful /
KOMPETIFKOMPETIF (2023), kepemimpinan altruistik dapat mendorong inovasi dengan memfasilitasi kapabilitas pembelajaran organisasi. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa(2023), kepemimpinan altruistik dapat mendorong inovasi dengan memfasilitasi kapabilitas pembelajaran organisasi. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa
KOMPETIFKOMPETIF Dengan menggunakan kerangka kuantitatif desain verifikatif dan deskriptif, data primer dikumpulkan melalui instrumen skala Likert dari purposive samplingDengan menggunakan kerangka kuantitatif desain verifikatif dan deskriptif, data primer dikumpulkan melalui instrumen skala Likert dari purposive sampling
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Rembang, sementaraPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Rembang, sementara
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi es batu efektif dalam mengurangi intensitas rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi es batu efektif dalam mengurangi intensitas rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.