ICIICI

Jurnal Ilmiah Citra KebidananJurnal Ilmiah Citra Kebidanan

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, biomekanik, dan hormonal selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre‑eksperimen one‑group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di PMB Bidan Yuni Cahyani Kabupaten Cianjur pada bulan November–Desember 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 32 ibu hamil trimester III yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengukuran intensitas nyeri punggung bawah dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi senam hamil. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata‑rata intensitas nyeri punggung bawah sebelum intervensi adalah 5,78 dan menurun menjadi 4,25 setelah diberikan senam hamil, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa senam hamil berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Berdasarkan hasil penelitian ini, senam hamil direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal care sebagai intervensi nonfarmakologis guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup ibu hamil.

Sebelum intervensi senam hamil, mayoritas ibu hamil trimester III mengalami nyeri punggung bawah tingkat sedang, sehubungan dengan perubahan fisiologis dan biomekanik selama kehamilan.Penurunan rata‑rata intensitas nyeri punggung bawah setelah intervensi menunjukkan hasil signifikan secara statistik.Oleh karena itu, senam hamil berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.

Pertama, meneliti pengaruh durasi dan frekuensi senam hamil yang berbeda pada sub‑kelompok ibu hamil dengan tingkat nyeri tinggi agar dapat menentukan protocol yang optimal. Kedua, mengevaluasi efek jangka panjang senam hamil terhadap nyeri punggung setelah persalinan serta pada masa nifas, sehingga dapat mengidentifikasi manfaat preventif di fase postpartum. Ketiga, mengkaji interaksi antara senam hamil dan komponen psikoterapi, seperti pelatihan relaksasi, untuk mengetahui apakah kombinasi tersebut memberikan perlindungan tambahan terhadap nyeri kronis pada ibu hamil.

  1. Cervical Spinal Cord Stimulator Lead Migration and Transection Adjacent to the Foramen Magnum: A Case... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/papr.12865Cervical Spinal Cord Stimulator Lead Migration and Transection Adjacent to the Foramen Magnum A Case onlinelibrary wiley doi 10 1111 papr 12865
Read online
File size329.03 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test