ICIICI

Jurnal Ilmiah Citra KebidananJurnal Ilmiah Citra Kebidanan

Nyeri menstruasi dirasakan di perut bagian bawah yang biasanya menjalar ke punggung, paha, selangkangan dan vulva. Kondisi ini dapat disertai mual, diare dan pusing. Saat menstruasi, remaja putri disertai perasaan takut dan berpikiran negatif sehingga akan membuat tingkat nyeri yang dirasakan semakin meningkat. Terapi SEFT dapat digunakan untuk menangani nyeri sebagai terapi non farmakologi yang menggabungkan teknik tapping di tubuh dengan terapi spiritual dan sistem energi tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh terapi SEFT terhadap nyeri menstruasi pada remaja putri di Desa Mancung Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Pretest–Posttest Control Group Design yang membandingkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen terdiri dari 18 responden yang diberikan terapi SEFT, sedangkan kelompok kontrol berjumlah 18 responden tanpa pemberian terapi SEFT. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan nyeri menstruasi (p-value = 0,002) pada remaja putri di Desa Mancung Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025. Saran dalam penelitian ini yaitu remaja putri perlu menerapkan terapi SEFT sebelum menstruasi dan terutama pada saat mengalami nyeri menstruasi sebagai terapi non farmakologi dan tanpa efek samping.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, kelompok eksperimen yang diberikan terapi SEFT menunjukkan penurunan skor nyeri menstruasi dari rata-rata 5,89 menjadi 3,94.Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh signifikan terapi SEFT terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri di Desa Mancung Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025, dengan nilai p-value sebesar 0,002.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas SEFT dalam kombinasi dengan modalitas terapi lain, seperti olahraga ringan atau perubahan pola makan, guna mencapai penurunan nyeri menstruasi yang lebih optimal. Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh SEFT terhadap aspek psikologis remaja putri yang mengalami dismenorea, seperti tingkat kecemasan dan depresi, untuk memahami dampak holistik dari terapi ini. Studi komparatif juga dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas SEFT dengan terapi non-farmakologis lainnya, seperti akupunktur atau yoga, untuk menentukan pendekatan terapi yang paling efektif dan sesuai dengan kebutuhan individu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat SEFT dan berkontribusi pada pengembangan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi dismenorea pada remaja putri, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Read online
File size322.73 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test