UBTUBT

Jurnal Harpodon BorneoJurnal Harpodon Borneo

Kota Tarakan adalah sentra hatchery produksi larva budidaya udang windu. Namun kualitas larva yang diproduksi masih jauh dari harapan yaitu bebas patogen spesifik dan resisten terhadap penyakit. Pengamatan infeksi bakteria pada fase pertumbuhan larva udang windu dilakukan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat di hatchery dengan pemeriksaan laboratorium menggunakan metode pewarnaan gram dan uji biokimia. Hasil pengamatan menunjukkan isolasi bakteri pada post larva udang windu menggunakan media TSA 3% didapatkan masing-masing 7 isolat baik pada Hatchery Amal maupun Hatchery Beringin Tiga dengan karakteristik koloni berwarna kream susu dan kuning serta bentuk koloni irregular, entire, dan law conver. Berdasarkan uji gram negatif dan uji biokimia teridentifikasi jenis; Alcaligenes denitrificans, Pseudomonas diminuta, Shewanella putrefaciens, Bordetella bronchiseptica, Vibrio spp, Alcaligenes faecalis, Flavobacterium breve, Flavobacterium thalpophilum, Flavobacterium multivorum, Pseudomonas pseudoalcaligenes, Pasteurella gallinarum, Actinobacillus equuli, Pseudomonas acidovoraus, Vibrio parahaemolyticus.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 14 isolat bakteri yang mengontaminasi udang windu (Penaeus monodon) ukuran post larvae (PL) 11-12 pada perwakilan hatchery di Kota Tarakan.Bakteri yang ada di udang windu, walaupun masih dalam batasan yang tidak menyebabkan kematian, namun apabila kondisi kualitas air buruk maka akan menyebabkan kematian massal.Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat spesies dan susunan genus bakteri yang sudah melakukan penelitian tentang identifikasi bakteri di Hatchery Kota Tarakan.

Penelitian ini menunjukkan pentingnya pemantauan kualitas air dan kesehatan larva udang di hatchery. Sebagai langkah selanjutnya, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai mekanisme resistensi larva udang terhadap infeksi bakteri, termasuk identifikasi gen-gen yang terlibat dalam resistensi tersebut. Selain itu, penelitian tentang potensi penggunaan probiotik atau senyawa alami sebagai alternatif pengendalian penyakit bakteri pada larva udang juga sangat menjanjikan. Terakhir, pengembangan sistem pemantauan kualitas air secara real-time yang terintegrasi dengan sistem peringatan dini terhadap potensi wabah penyakit bakteri dapat membantu hatchery dalam mengambil tindakan pencegahan yang tepat dan mengurangi kerugian ekonomi.

Read online
File size719.84 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test