169169

LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam

Artikel ini menjelaskan mengenai penelitian dan penciptaan karya fotografi dengan gaya parodi. Karya fotografi parodi disajikan dengan objek superhero yang berasal dari dalam negeri dan luar negeri. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Selain itu, metode penciptaan karya dilakulkan dengan 3 tahap, yaitu: 1) tahap eksplorasi; 2) tahap rancangan; dan 3) tahap perwujudan. Dihasilkan karya berupa karya fotografi dengan gaya parodi. Hal itu memiliki tujuan sebagai ironi/sindiran pada masyarakat dewasa ini yang telah melupakan budayanya sendiri dan lebih memperhatikan budaya luar (pop) yang berasal dari negara lain.

Karya fotografi yang dibuat merupakan bagian dari ungkapan perasaan yang ada di dalam benak pikiran, tentunya melibatkan unsur psikologis di antaranya dengan mengamati, berimajinasi, dan mengekspresikannya yang dihadirkan dalam sebuah bentuk karya foto.Proses pengerjaan/penciptaan karya dimulai dengan pencarian dan pengumpulan data dengan metode penelitian kualitatif.Dilanjutkan dengan 3 tahapan pada metode penciptaan sehingga terciptanya karya foto.Dalam proses penciptaan dibutuhkan pendalaman dan pemaknaan serta analisis dan observasi untuk menghasilkan karya foto yang mampu berkomunikasi yang mewakili keresahan dan ungkapan perasaan penulis.Karya yang dihasilkan mengusung konsep parodi dengan tujuan untuk mengkritisi fenomena pudarnya nilai-nilai luhur Indonesia oleh hadirnya budaya populer dari negara asing dengan menganalogikan masyarakat Indonesia sebagai karakter wayang dan budaya populer asing dengan karakter pahlawan super asing.

Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh budaya pop asing terhadap identitas budaya Indonesia, khususnya pada generasi muda. 2) Menjelajahi strategi-strategi kreatif untuk mengintegrasikan unsur-unsur budaya lokal ke dalam karya seni kontemporer, seperti fotografi, untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap budaya sendiri. 3) Melakukan studi komparatif antara penerimaan masyarakat terhadap karya seni parodi yang mengkritik budaya pop asing dengan karya seni yang mempromosikan budaya lokal, untuk memahami preferensi dan dampak sosial dari kedua pendekatan ini.

Read online
File size579.32 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test