169169

LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam

Film dokumenter “Young Man and The Sea (2012) merupakan salah satu film dokumenter yang memiliki cara bertutur nostalgia dan dikembangkan untuk menyampaikan berbagai pesan mengenai pemikiran sang sutradara. Kajian film ini menggunakan cara analisis naratif yang akan membahas cerita dan mengaitkannya dengan teori kepribadian humanistik dari Abraham Maslow, yaitu manusia sebagai individu memiliki kebebasan untuk memilih tindakan, menentukan sendiri nasib atau wujud dari keberadaannya dan bertanggung jawab atas segala pilihannya. Berbagai kebutuhan manusia diklasifikasikan menjadi enam jenis dan yang tertinggi adalah Aktualisasi Diri, yaitu kebutuhan untuk menjadi seseorang yang sesuai dengan keinginan dan potensi yang dimiliki dirinya.

Yusron berhasil menerapkan dua poin aktualisasi diri secara tidak sadar, yaitu.(1) Perbedaan Antara Cara dan Tujuan, Yusron yang sebelumnya telah nyaman menjadi guru dalam bidang kesenian, kini memilih menjadi juru masak di kapal Carnival.Hal ini menggambarkan bahwa Yusron sudah bisa membedakan cara dan tujuan dalam hidupnya dan menikmati jalan yang telah ia pilih agar mencapai tujuan, mendapatkan gelar Master.(2) Minat Sosial, Yusron juga mengedepankan karakter demokratis dalam mendamaikan hatinya dengan berbagai masalah yang ada di sekelilingnya.Baik itu permasalahan pekerjaan, maupun permasalahan batin.Akhirnya Yusron menunjukkan tanda-tanda balas dendamnya dengan mempersiapkan dirinya untuk pertunjukan terakhir.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh lingkungan kerja yang keras di kapal pesiar terhadap perkembangan psikologis kru, khususnya dalam hal motivasi dan resiliensi. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami bagaimana individu yang bekerja di lingkungan yang penuh tekanan, seperti kapal pesiar, mengelola stres dan mempertahankan keseimbangan emosional. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan antara film dokumenter yang berfokus pada pencapaian diri dengan film dokumenter yang berfokus pada isu sosial, untuk mengidentifikasi perbedaan pendekatan dan dampaknya terhadap penonton. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana individu dapat mencapai aktualisasi diri di tengah tantangan dan tekanan, serta bagaimana film dokumenter dapat menjadi media untuk menginspirasi dan memotivasi penonton.

Read online
File size390.67 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test