STAIALAMISTAIALAMI
Al Amin: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan IslamAl Amin: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan IslamMotivasi merupakan salah satu unsur yang wajib ada dalam pelaksanaan pembelajaran. Salah satu upaya untuk memastikan unsur ini ada dalam pembelajaran adalah melalui pemilihan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi media puzzle untuk meningkatkan motivasi menghafal Hadist mata pelajaran Al-Quran Hadist kelas VIII J MTs. Manbail Futuh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle dalam pembelajaran pada siklus I dan II menghasilkan peningkatan capaian hafalan siswa dari 75% ke 90%. Namun, secara keseluruhan media puzzle dapat memastikan siswa termotivasi dalam menghafal hadist namun belum secara optimal mendorong hasil capaian hafalan siswa. Hasil hafalan siswa dapat didorong secara spesifik melalui penggunaan teknik-teknik hafalan yang spesifik.
Pelaksanaan pembelajaran menggunakan media puzzle menunjukkan perkembangan yang baik dari siklus I ke siklus II dalam meningkatkan motivasi menghafal hadist.Terjadi peningkatan capaian hafalan siswa dari 75% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II, dengan media puzzle berhasil menarik minat siswa.Akan tetapi, penelitian ini menemukan bahwa motivasi menghafal dan hasil hafalan merupakan dua hal yang berbeda, di mana motivasi tinggi belum tentu menjamin hasil hafalan optimal tanpa didukung teknik pembelajaran yang spesifik.
Penelitian ini membuktikan media puzzle efektif meningkatkan motivasi, namun beberapa aspek masih perlu digali lebih dalam. Pertanyaan penting yang muncul adalah, bagaimana daya tahan motivasi dan kemampuan hafalan siswa dalam jangka panjang setelah pembelajaran dengan media puzzle dihentikan? Akan sangat berharga jika penelitian selanjutnya melakukan pemantauan beberapa bulan kemudian untuk melihat apakah minat dan hafalan mereka tetap terjaga atau justru menurun. Selain itu, penelitian ini hanya fokus pada teknik hafalan tertentu, padahal siswa yang kesulitan (10% siswa) mungkin memerlukan pendekatan yang berbeda. Oleh karena itu, perlu adanya studi yang mengidentifikasi secara mendalam teknik-teknik hafalan personal yang paling cocok bagi siswa dengan beragam gaya belajar dan kemampuan kognitif, bukan hanya sekadar menyediakan beberapa opsi. Terakhir, evaluasi hafalan yang digunakan masih sebatas menulis ulang teks. Penelitian mendatang bisa mengembangkan model penilaian yang lebih holistik, seperti mengukur pemahaman makna hadist dan kemampuan siswa menerapkannya dalam konteks kehidupan sehari-hari, sehingga tujuan pembelajaran menjadi lebih bermakna.
- Nurse Educator. nurse educator doi.org/10.1097/NNE.0000000000001277Nurse Educator nurse educator doi 10 1097 NNE 0000000000001277
- Clustering of Learning Media User Data During Covid-19 Pandemic Using K-Means Method Based on Multicultural... doi.org/10.46843/jiecr.v2i2.39Clustering of Learning Media User Data During Covid 19 Pandemic Using K Means Method Based on Multicultural doi 10 46843 jiecr v2i2 39
- The cognitive process and influence in learning | International journal of linguistics, literature and... doi.org/10.21744/ijllc.v6n2.875The cognitive process and influence in learning International journal of linguistics literature and doi 10 21744 ijllc v6n2 875
| File size | 267.32 KB |
| Pages | 17 |
| Short Link | https://juris.id/p-18g |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Oleh karena itu, peneliti mengadaptasi teknik kerja kelompok kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan masalah yang dihadapi siswa dalam berbicaraOleh karena itu, peneliti mengadaptasi teknik kerja kelompok kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan masalah yang dihadapi siswa dalam berbicara
ABULYATAMAABULYATAMA Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-10 dan VIII-11 yang berjumlah 54 siswa berdasarkan hasil pertimbangan yang disampaikan kepala sekolahSampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-10 dan VIII-11 yang berjumlah 54 siswa berdasarkan hasil pertimbangan yang disampaikan kepala sekolah
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini adalah jenis penelitian eksprerimen. Berdasarkan hasil dari penelitian, peneliti menemukan bahwa pembelajaran pemahaman membacara siswaPenelitian ini adalah jenis penelitian eksprerimen. Berdasarkan hasil dari penelitian, peneliti menemukan bahwa pembelajaran pemahaman membacara siswa
ABULYATAMAABULYATAMA Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak terhadap 6 kelas yang ada, ditetapkan menjadi 2 kelas sebagai sampel diman 1 kelasTeknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak terhadap 6 kelas yang ada, ditetapkan menjadi 2 kelas sebagai sampel diman 1 kelas
ABULYATAMAABULYATAMA Untuk masing-masing indikator kebiasaan berpikir produktif (regulasi diri, berpikir kritis dan berpikir kreatif) kelas eksperimen maupun kontrol mengalamiUntuk masing-masing indikator kebiasaan berpikir produktif (regulasi diri, berpikir kritis dan berpikir kreatif) kelas eksperimen maupun kontrol mengalami
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini berjudul “. Kasih sayang merupakan suatu potensi perasaan yang sudah ada dari lahir namun butuh dikembangkan lagi agar dapat memilikiPenelitian ini berjudul “. Kasih sayang merupakan suatu potensi perasaan yang sudah ada dari lahir namun butuh dikembangkan lagi agar dapat memiliki
ABULYATAMAABULYATAMA Hal ini berdampak signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Selain itu, Peer Coaching juga meningkatkan kompetensi guru PenjasorkesHal ini berdampak signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Selain itu, Peer Coaching juga meningkatkan kompetensi guru Penjasorkes
UNESPADANGUNESPADANG 4%. Setelah dilakukannya perbaikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar pada siklus II adalah 84. Strategi4%. Setelah dilakukannya perbaikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar pada siklus II adalah 84. Strategi
Useful /
OJSAPAJIOJSAPAJI Pada tahun 2020, KPKNL Biak melampaui target dengan capaian 10909%, tetapi mengalami penurunan pada 2021 (10137%) dan 2022 (9963%) akibat penerapan formulasiPada tahun 2020, KPKNL Biak melampaui target dengan capaian 10909%, tetapi mengalami penurunan pada 2021 (10137%) dan 2022 (9963%) akibat penerapan formulasi
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen (74,1) pada konsep Reaksi Redoks dan Elektrokimia lebih tinggi secaraPenelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen (74,1) pada konsep Reaksi Redoks dan Elektrokimia lebih tinggi secara
ABULYATAMAABULYATAMA Karena salah satu yang mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani adalah status gizi. Selain status gizi, adanya aktivitas olahraga yang teratur juga dapatKarena salah satu yang mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani adalah status gizi. Selain status gizi, adanya aktivitas olahraga yang teratur juga dapat
UNESPADANGUNESPADANG Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa bergaya belajar visual dan kinestetik yang diajar dengan teknik brainstorming lebih baik daripada siswa yangKemampuan pemecahan masalah matematis siswa bergaya belajar visual dan kinestetik yang diajar dengan teknik brainstorming lebih baik daripada siswa yang