UMBUMB

Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)

Escherichia coli adalah bakteri indikator yang digunakan untuk menilai kualitas air, karena keberadaannya menunjukkan adanya kontaminasi feses. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang pencemaran air sumur gali oleh bakteri Escherichia coli. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei 2025 dengan sampel sebanyak 34 siswa SMKS 21 Qawiy Shabab Kota Bengkulu yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan instrumen berupa kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa tentang cemaran Escherichia coli pada air sumur gali. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan siswa mengenai cemaran Escherichia coli pada air sumur gali terbagi dalam tiga kategori, yaitu: kategori baik sebanyak 8 orang (23,5%), kategori sedang sebanyak 24 orang (70,6%), dan kategori kurang sebanyak 2 orang (5,9%). Dalam penelitian ini, rata-rata pengetahuan siswa mengenai pencemaran air sumur gali oleh bakteri Escherichia coli tergolong sedang. Dan hasil berdasarkan tingkatan kelas, dimana kelas XII memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik dibandingkan dengan kelas XI dan X.

Berdasarkan hasil penelitian, secara umum siswa SMKS 21 Qawiy Shabab memiliki tingkat pengetahuan sedang mengenai pencemaran Escherichia coli dalam air sumur gali.Sedangkan hasil berdasarkan tingkatan kelas, kelas XII memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik dibandingkan dengan kelas XI dan X.Situasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya berasal dari sumber informasi yang diterima siswa.Siswi kelas XI dan kelas X yang masih memiliki pengetahuan kurang dan sedang mengenai cemaran Escherichia coli pada air sumur gali, sebaiknya meningkatkan pemahaman mereka dengan memperbanyak membaca, baik melalui buku maupun media lainnya.Penerapan pendidikan lingkungan sejak dini sangat penting untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup, terutama dalam hal pelestarian air bersih.Sehingga penyusunan modul edukatif tentang air bersih perlu dilakukan secara menarik dan interaktif agar mudah dipahami oleh berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pengetahuan siswa di berbagai jenjang pendidikan terhadap pencemaran air sumur gali. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan modul edukatif yang menarik dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pelestarian air bersih. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi pengetahuan siswa, seperti motivasi dan minat belajar, serta pengaruhnya terhadap perilaku siswa dalam menjaga kualitas air.

Read online
File size404.55 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test