SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL

International Journal of Social Science, Education, Communication and EconomicsInternational Journal of Social Science, Education, Communication and Economics

Penelitian ini didorong oleh peningkatan kesadaran akan pengelolaan lingkungan melalui pendekatan Masjid Hijau, yang merupakan program strategis mendukung target Net‑Zero emisi karbon pemerintah hingga 2060 sekaligus menanam karakter kepedulian lingkungan. Tujuan utamanya ialah menentukan perencanaan, organisasi, pelaksanaan, pengawasan, dukungan, hambatan, dan hasil pendidikan karakter perawatan lingkungan berbasis Masjid Hijau di SMAN 3 Kuningan dan SMPN 7 Cirebon. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistik menghasilkan temuan bahwa perencanaan didukung kebijakan integrasi pendidikan lingkungan ke dalam mata pelajaran, organisasi dilaksanakan melalui delegasi tugas pengurus sekolah dan stakeholder, pelaksanaan membangun Masjid Sekolah yang mematuhi kriteria bangunan hijau, serta pengawasan melakukan benchmarking kinerja struktur organisasi. Faktor pendukung meliputi peran guru, orang tua, dan pemerintah; sedangkan hambatan utama adalah dana dan desain awal Masjid Hijau. Hasilnya menunjukkan bahwa Masjid Hijau berhasil membentuk kesadaran dan perilaku pelajar terhadap lingkungan melalui desain ramah lingkungan, penggunaan energi terbarukan, dan pemanfaatan masjid sebagai tempat belajar di luar kelas, yang kemudian menginspirasi penerapan nilai lingkungan di rumah.

Pendidikan karakter perawatan lingkungan berbasis Masjid Hijau di SMAN 3 Kuningan dan SMPN 7 Cirebon sukses membentuk kesadaran dan perilaku menangani lingkungan di siswa.Masjid Sekolah yang dirancang hijau memberikan pengalaman nyata tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan melalui pencahayaan alami, ventilasi baik, dan pengelolaan air wudhu untuk menumbuhkan tanaman.Ruang masjid menjadi tempat belajar di luar kelas sehingga siswa termotivasi menerapkan praktik ramah lingkungan di rumah, menegaskan bahwa Masjid Hijau tidak hanya ibadah tetapi juga pusat pendidikan karakter yang efektif.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang implementasi Masjid Hijau terhadap perilaku lingkungan siswa seiring berjalannya waktu, dengan menggunakan metode longitudinal untuk memastikan bahwa perubahan perilaku tidak hanya sementara. Selain itu, studi komparatif antar sekolah yang mengadopsi model Masjid Hijau daripada pendekatan pelestarian lingkungan tradisional dapat memberikan bukti empiris mengenai efektivitas kedua strategi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap berkelanjutan. Akhirnya, penelitian terintegrasi yang memadukan analisis kebijakan, persepsi stakeholder, dan teknologi hijau (misalnya sistem monitoring energi real‑time) dapat membantu mengidentifikasi optimalisasi desain dan pengelolaan Masjid Hijau, sehingga model ini dapat disesuaikan dengan konteks sekolah di wilayah lain dengan sumber daya terbatas.

Read online
File size405.02 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test