UNDIPUNDIP
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroProses switching yang handal dalam tegangan tinggi adalah dengan menggunakan rotary spark gap. Pada penelitian tugas akhir ini akan dibuat sebuah inverter full bridge dengan pengaturan frekuensi dan duty cycle. Inverter yang dirancang menggunakan MOSFET sebagai saklar elektronik dan IC TL494 sebagai osilator frekuensi pengontrol pemicuan MOSFET. Inverter full bridge digunakan sebagai suplai terkendali dari motor penggerak rotary spark gap. Sesuai prinsip kerja motor induksi, kecepatan putar dipengaruhi salah satunya oleh frekuensi sumber. Pengujian dilakukan untuk mengetahui pengaruh frekuensi terhadap kecepatan putar rotary spark gap. Hasil pengujian dengan beban motor didapatkan putaran tertinggi 1380 rpm pada frekuensi 50 Hz dengan duty cycle 50 % saat rotary spark gap dihubungkan secara parallel dengan tegangan tinggi DC 6kV.
Inverter Full Bridge telah berhasil dibuat dan dapat digunakan untuk mengatur kecepatan putar rotary spark gap melalui pengaturan frekuensi dari 25 Hz – 80 Hz dan duty cycle dari 10% - 50%.Variasi frekuensi mempengaruhi kecepatan putar rotary spark gap.Semakin tinggi frekuensi maka kecepatan putar motor semakin kecil, hal ini disebabkan nilai induktasi yang tinggi dari motor universal yang digunakan.Konsumsi daya paling besar terjadi ketika inverter beroperasi pada frekuensi 50 Hz, yaitu 16,89 Watt dengan kecepatan 1350 rpm.
Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan sistem kontrol yang lebih canggih untuk inverter full bridge, misalnya dengan menerapkan algoritma kontrol adaptif yang dapat menyesuaikan parameter inverter secara otomatis berdasarkan kondisi beban dan lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai jenis MOSFET terhadap kinerja inverter, termasuk analisis karakteristik termal dan efisiensi energi. Selanjutnya, eksplorasi penggunaan material baru untuk rotary spark gap, seperti material komposit atau keramik, dapat meningkatkan ketahanan terhadap tegangan tinggi dan memperpanjang umur pakai perangkat. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengintegrasikan inverter full bridge dengan sumber energi terbarukan, seperti panel surya, untuk menciptakan sistem pembangkit listrik yang efisien dan berkelanjutan.
| File size | 467.27 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Dengan demikian, penerapan vacuum frying efektif dalam menjaga kualitas produk olahan buah serta memberikan dampak positif bagi pengrajin usaha pada sektorDengan demikian, penerapan vacuum frying efektif dalam menjaga kualitas produk olahan buah serta memberikan dampak positif bagi pengrajin usaha pada sektor
KOMPETIFKOMPETIF Peningkatan kinerja ASN menjadi kunci, sehingga perilaku kerja inovatif, mempromosikan, dan mengimplementasikan gagasan baru menjadi kebutuhan strategis.Peningkatan kinerja ASN menjadi kunci, sehingga perilaku kerja inovatif, mempromosikan, dan mengimplementasikan gagasan baru menjadi kebutuhan strategis.
UWKSUWKS Untuk klasifikasi kondisi gearset, sistem menggunakan parameter RPM dari motor dan roll sebagai fitur input ke dalam algoritma KNN. Hasil evaluasi menunjukkanUntuk klasifikasi kondisi gearset, sistem menggunakan parameter RPM dari motor dan roll sebagai fitur input ke dalam algoritma KNN. Hasil evaluasi menunjukkan
ITNITN Sudut blade 5° dengan kecepatan angin 4,8 m/s menghasilkan daya output terendah sebesar 3,436 Watt. Kinerja turbin angin dipengaruhi oleh kecepatan angin,Sudut blade 5° dengan kecepatan angin 4,8 m/s menghasilkan daya output terendah sebesar 3,436 Watt. Kinerja turbin angin dipengaruhi oleh kecepatan angin,
ITNITN Hasil penelitian menunjukkan posisi 3 (pipa dibelakang horizontal dan pipa berukuran 1 inch) mendistribusikan udara panas yang cukup merata keseluruh bagianHasil penelitian menunjukkan posisi 3 (pipa dibelakang horizontal dan pipa berukuran 1 inch) mendistribusikan udara panas yang cukup merata keseluruh bagian
UNDIPUNDIP Pada simulasi kondisi aspal kering kontroler ANFIS berhasil mencapai jarak berhenti pada jarak 12,46 m dengan nilai IAE 0,02771, dan kecepatan akhir 0Pada simulasi kondisi aspal kering kontroler ANFIS berhasil mencapai jarak berhenti pada jarak 12,46 m dengan nilai IAE 0,02771, dan kecepatan akhir 0
UNDIPUNDIP Besar tara kalor baik netto maupun bruto adalah 2185,717 (kKal/kWh) dan 2171,214 (kKal/kWh). Efisiensi thermal netto dan bruto adalah 39,339 (%) dan 39,602Besar tara kalor baik netto maupun bruto adalah 2185,717 (kKal/kWh) dan 2171,214 (kKal/kWh). Efisiensi thermal netto dan bruto adalah 39,339 (%) dan 39,602
UNDIPUNDIP Perancangan pembangkitan menggunakan trafo tesla telah dibuat dengan frekuensi resonansi dari kumparan tesla berada pada frekuensi 136 kHz untuk kumparanPerancangan pembangkitan menggunakan trafo tesla telah dibuat dengan frekuensi resonansi dari kumparan tesla berada pada frekuensi 136 kHz untuk kumparan
Useful /
ICIICI Preeklamsia termasuk dalam tiga penyebab utama komplikasi selama kehamilan maupun persalinan, yaitu perdarahan (30%), preeklamsia/eklamsia (25%), dan infeksiPreeklamsia termasuk dalam tiga penyebab utama komplikasi selama kehamilan maupun persalinan, yaitu perdarahan (30%), preeklamsia/eklamsia (25%), dan infeksi
ITNITN Pertalite perlu dianalisis dengan melakukan penelitian mengenai pengaruh variasi lubang nosel dengan berbagai diameter lubang nosel 0,2 mm, 0,4 mm, danPertalite perlu dianalisis dengan melakukan penelitian mengenai pengaruh variasi lubang nosel dengan berbagai diameter lubang nosel 0,2 mm, 0,4 mm, dan
ITNITN Melalui metode tersebut akan dilihat bagaimana perbandingan maintenance yang sedang berjalan dengan maintenance usulan. Penerapan metode Reliabilty CenteredMelalui metode tersebut akan dilihat bagaimana perbandingan maintenance yang sedang berjalan dengan maintenance usulan. Penerapan metode Reliabilty Centered
ITNITN Alur miring memberikan efisiensi tertinggi sebesar 22,75% pada kecepatan angin 6,9 m/s dibandingkan alur vertikal dan horizontal. Hal ini menunjukkan bahwaAlur miring memberikan efisiensi tertinggi sebesar 22,75% pada kecepatan angin 6,9 m/s dibandingkan alur vertikal dan horizontal. Hal ini menunjukkan bahwa