ITNITN

JURNAL FLYWHEELJURNAL FLYWHEEL

Perkembangan teknologi manufaktur telah mengalami kemajuan seiring waktu, penggunaannya telah diimplementasikan pada mesin produksi khususnya CNC. Namun, pada proses manufaktur produk dituntut memiliki standar produksi yang baik dan berkualitas, setiap proses berpengaruh terhadap hasil dari tingkat kekasaran permukaan dan nilai kekerasan permukaan sebuah produk. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variasi kecepatan putaran spindle 900 rpm, 1100 rpm, 1300 rpm dan kecepatan pemakanan 0,05 mm/s, 0,10 mm/s, 0,15 mm/s dengan sudut posisi pahat tetap 75°. Penelitian ini menghasilkan (1) didapatkan pengaruh signifikan pada variasi kecepatan putar spindel dan kecepatan pemakanan terhadap data kekasaran permukaan (Ra) benda kerja baja AISI 1020 pada proses menggunakan mesin bubut CNC, dengan hasil nilai kekasaran terendah pada specimen 3 dengan Ra 1,12 μm dan nilai Ra tertinggi specimen 1 dengan Ra 1,62 μm (2) terdapat pengaruh hasil dari proses variasi kecepatan putar spindel dan kecepatan pemakanan terhadap hasil kekerasan permukaan (HV) benda kerja baja AISI 1020, dengan hasil nilai kekerasan permukaan terendah pada specimen 2 dengan 289,5 HV dan nilai HV tertinggi specimen 1 dengan 331,9 HV (3) Korelasi hasil antara kekasaran permukaaan dan kekerasan permukaan yang dimana berdasarkan hasil data setiap meningkatnya nilai kekasaran permukaan (Ra) maka nilai kekerasan permukaan (HV) juga ikut akan meningkat.

Dari hasil analisa kekasaran permukaan memberikan pengaruh signifikan pada variasi kecepatan putar spindel dan kecepatan pemakanan terhadap hasil kekasaran permukaan (Ra) benda kerja baja AISI 1020 pada proses mesin bubut CNC.Kekerasan permukaan menunjukkan bahwa semakin rendah kecepatan spindle dan kecepatan pemakanan, semakin meningkatnya nilai kekerasan (HV).Terdapat korelasi antara kekasaran permukaan dan kekerasan permukaan, dimana peningkatan nilai kekasaran permukaan (Ra) berbanding lurus dengan peningkatan nilai kekerasan permukaan (HV).

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menyelidiki pengaruh berbagai jenis pahat potong dan sudut pahat terhadap kekasaran permukaan dan kekerasan baja AISI 1020. Selain itu, penting untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pendingin yang berbeda terhadap hasil pemesinan, seperti penggunaan cairan pendingin berbasis air, minyak, atau bahkan pendinginan dengan gas. Untuk memperdalam pemahaman mengenai interaksi parameter proses, penelitian dapat difokuskan pada pemodelan matematis dan simulasi proses pembubutan CNC, yang memungkinkan optimasi parameter secara virtual sebelum implementasi fisik. Hal ini akan membantu dalam menentukan kombinasi parameter yang menghasilkan kualitas permukaan dan kekerasan yang optimal, serta efisiensi biaya produksi. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi proses manufaktur.

  1. PENGARUH GERAK MAKAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA SS 316L PADA PROSES BUBUT | TEKNIKA: Jurnal Teknik.... doi.org/10.35449/teknika.v4i2.73PENGARUH GERAK MAKAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA SS 316L PADA PROSES BUBUT TEKNIKA Jurnal Teknik doi 10 35449 teknika v4i2 73
Read online
File size338.06 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test