STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihPenelitian ini memaparkan tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus tipe 2 di rumah sakit Panti Rapih Yogyakarta. Metode kuantitatif deskriptif cross-sectional dengan 96 responden menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24). Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden (78,1%) memiliki pengetahuan tingkat sedang, sedangkan sebagian kecil (15,6%) tingkat tinggi dan 6,3% rendah. Faktor usia di atas 60 tahun dan penurunan kemampuan kognitif kemungkinan memengaruhi tingkat pengetahuan. Kesimpulan menekankan pentingnya peran perawat untuk aktif memberikan edukasi yang disesuaikan karakteristik pasien dan memakai media kesehatan yang tepat.
Perawat diharapkan lebih aktif memberikan edukasi, mempertimbangkan karakteristik pasien, dan menggunakan media kesehatan yang tepat untuk membantu pasien menerima informasi.
Penelitian selanjutnya dapat mengadopsi pendekatan intervensi berbasis teknologi, seperti aplikasi mobile edukatif, untuk meningkatkan pemahaman pasien diabetes tipe 2 terhadap kontrol glikemik dan pencegahan komplikasi, serta menilai efektivitasnya melalui perbandingan antara kelompok intervensi dan kontrol tradisional dalam periode 6–12 bulan. Selanjutnya, studi longitudinal yang melibatkan partisipan dengan karakteristik usia dan tingkat pendidikan beragam dapat dilakukan untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan dan perilaku manajemen diri secara berkelanjutan, sehingga dapat mengidentifikasi faktor penyebab retensi informasi dan rintangan dalam implementasi edukasi jangka panjang. Penelitian tambahan yang meneliti hubungan antara tingkat pengetahuan pasien dan kepatuhan terhadap terapi medis serta hasil klinis (seperti HbA1c dan komplikasi) akan memberikan bukti empiris tentang dampak edukasi kesehatan dalam meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan beban penyakit diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia.
- TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DIABETES MELITUS TERHADAP RESIKO ULKUS KAKI DI PRAKTEK PERAWATAN... doi.org/10.53625/jirk.v3i3.6333TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DIABETES MELITUS TERHADAP RESIKO ULKUS KAKI DI PRAKTEK PERAWATAN doi 10 53625 jirk v3i3 6333
- Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018) | Jurnal Kedokteran... jurnal.umj.ac.id/index.php/JKK/article/view/6244Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia Analisis Riskesdas 2018 Jurnal Kedokteran jurnal umj ac index php JKK article view 6244
- Hubungan pola makan, umur, dan jenis kelamin dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja... doi.org/10.37304/barigas.v2i2.11488Hubungan pola makan umur dan jenis kelamin dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja doi 10 37304 barigas v2i2 11488
| File size | 196.01 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
USKUSK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kehilangan gigi sebagian ditinjau dari Klasifikasi Kennedy pada pasien skizofrenia paranoid diTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kehilangan gigi sebagian ditinjau dari Klasifikasi Kennedy pada pasien skizofrenia paranoid di
UHTUHT Ditemukan pasien apendisitis akut sebagian besar berumur 10-29 tahun, dengan angka kejadian terbesar pada pasien laki-laki dibandingkan perempuan. KeluhanDitemukan pasien apendisitis akut sebagian besar berumur 10-29 tahun, dengan angka kejadian terbesar pada pasien laki-laki dibandingkan perempuan. Keluhan
UHTUHT Selanjutnya Nilai MBIC50 antara madu dan kombinasi madu dan vitamin C dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik madu maupun kombinasi maduSelanjutnya Nilai MBIC50 antara madu dan kombinasi madu dan vitamin C dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik madu maupun kombinasi madu
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasional dengan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasional dengan pendekatan
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Pengaturan hukum telemedicine di Indonesia masih sektoral dan belum terintegrasi, sehingga aplikasi pihak ketiga berada dalam dua rezim hukum yang berbedaPengaturan hukum telemedicine di Indonesia masih sektoral dan belum terintegrasi, sehingga aplikasi pihak ketiga berada dalam dua rezim hukum yang berbeda
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan seks bebas pada remaja di DesaPenelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan seks bebas pada remaja di Desa
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Fungsi kesehatan keluarga mencakup kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan, menjaga keharmonisan dan keteraturan dalam hubungan antarFungsi kesehatan keluarga mencakup kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan, menjaga keharmonisan dan keteraturan dalam hubungan antar
UHTUHT Jumlah kasus PGK dilaporkan semakin bertambah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dari rekam medis pasien PGK.Jumlah kasus PGK dilaporkan semakin bertambah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dari rekam medis pasien PGK.
Useful /
UHTUHT Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan pendekatan post test only control group desain. Metode ekstraksi yang digunakan adalahDesain penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan pendekatan post test only control group desain. Metode ekstraksi yang digunakan adalah
UHTUHT Dari analisis sitogenetika pada pasien amenore primer di Laboratorium Genetika Medik Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun 2018-2023Dari analisis sitogenetika pada pasien amenore primer di Laboratorium Genetika Medik Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun 2018-2023
DWCUDWCU Metode: Studi kohort retrospektif dilakukan menggunakan Database Sampel BPJS Kesehatan (2015–2023). Analisis mencakup kriteria diagnostik ICD-10 danMetode: Studi kohort retrospektif dilakukan menggunakan Database Sampel BPJS Kesehatan (2015–2023). Analisis mencakup kriteria diagnostik ICD-10 dan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Hasil: menunjukan ada hubungan Kecemasan dengan Kualitas Tidur p-value < 0,05 dengan nilai korelasi 0,391, yang berarti terdapat hubungan positif sedang,Hasil: menunjukan ada hubungan Kecemasan dengan Kualitas Tidur p-value < 0,05 dengan nilai korelasi 0,391, yang berarti terdapat hubungan positif sedang,