DWCUDWCU

berkala ilmiah kedokteran duta wacanaberkala ilmiah kedokteran duta wacana

Latar Belakang: Hepatitis kronis merupakan beban kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, menyebabkan sirosis hati dan karsinoma hepatoseluler. Meskipun data administratif berskala besar tersedia melalui BPJS Kesehatan, karakterisasi tingkat nasional profil pasien masih terbatas.. . Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi profil demografis, distribusi fasilitas kesehatan, dan komplikasi pasien hepatitis kronis di Indonesia.. . Metode: Studi kohort retrospektif dilakukan menggunakan Database Sampel BPJS Kesehatan (2015–2023). Analisis mencakup kriteria diagnostik ICD-10 dan klasifikasi rumah sakit.. . Hasil: Total 1.370 kasus dianalisis, dengan konsentrasi tertinggi di Jawa. Kelompok usia produktif (15-44 tahun) mendominasi sebesar 48%. Sirosis hati merupakan komplikasi yang paling umum (30%).. . Kesimpulan: Hepatitis kronis berdampak signifikan pada populasi usia produktif. Penguatan deteksi dini di tingkat fasilitas kesehatan sekunder sangat penting untuk mencegah komplikasi lanjut.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa hepatitis kronis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, terutama memengaruhi populasi usia produktif.Banyak pasien yang terdiagnosis memiliki penyakit stadium lanjut, yang ditandai dengan komplikasi seperti sirosis dan karsinoma hepatoseluler.Peningkatan deteksi dini dan manajemen yang lebih baik di fasilitas kesehatan sekunder sangat penting untuk mengurangi beban penyakit ini.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan hepatitis kronis dan komplikasinya di berbagai wilayah Indonesia. Kedua, studi intervensi yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat dan akses ke layanan skrining hepatitis dapat membantu mendeteksi kasus lebih awal dan mencegah perkembangan penyakit. Ketiga, evaluasi efektivitas program pengobatan hepatitis kronis yang diterapkan melalui BPJS Kesehatan, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak terhadap kualitas hidup pasien, akan memberikan informasi berharga untuk optimasi kebijakan kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya eliminasi hepatitis di Indonesia.

  1. Sustained virological response by direct‑acting antivirals reduces the recurrence risk of hepatitis... doi.org/10.3892/mco.2019.1956Sustained virological response by directAcacting antivirals reduces the recurrence risk of hepatitis doi 10 3892 mco 2019 1956
Read online
File size147.49 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test