KEMENSOSKEMENSOS
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan SosialSosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan SosialPenelitian ini mendeskripsikan permasalahan psikososial yang dihadapi korban perdagangan orang di Sukabumi dan Indramayu, Jawa Barat, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang melibatkan eksploitasi manusia melalui berbagai bentuk pemaksaan dan penipuan, dan membutuhkan pemahaman mendalam tentang dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh korban. Dengan mengumpulkan data dari wawancara mendalam terhadap empat informan yang pernah menjadi korban perdagangan orang, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak psikososial seperti trauma, kecemasan, stigma, dan kesulitan sosial, serta mengevaluasi upaya-upaya yang telah dilakukan untuk pemulihannya. Selain empat informan utama, penelitian ini juga menggunakan data tambahan dari sumber lain, seperti pengurus SBMI dan dokumen pendukung, yang memperkaya analisis dan memberikan konteks yang lebih luas terhadap temuan-temuan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para korban mengalami trauma berat, stigma sosial, dan kesulitan untuk beradaptasi kembali ke masyarakat. Upaya yang dilakukan meliputi layanan konseling, bantuan ekonomi, dan pelatihan keterampilan, namun masih membutuhkan dukungan lebih lanjut dan pendekatan yang komprehensif untuk pemulihan. Penelitian ini menunjukkan perlunya strategi integratif yang melibatkan dukungan psikologis, rehabilitasi sosial, dan perlindungan hukum untuk membantu para korban dan secara efektif mengatasi perdagangan orang.
Korban perdagangan orang mengalami dampak psikososial yang serius, termasuk trauma berat, kecemasan, dan stigma.Penelitian ini menegaskan perlunya pendekatan rehabilitasi sosial dan psikologis yang terintegrasi agar korban dapat pulih secara menyeluruh.Intervensi harus disesuaikan dengan konteks lokal di Sukabumi dan Indramayu untuk mengatasi kekurangan layanan dan stigma yang tinggi.
Berdasarkan temuan dan keterbatasan studi, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada: 1) Menyelidiki faktor-faktor sosial yang memicu korban mengadopsi strategi coping tertentu setelah pengalaman perdagangan, sehingga dapat memandu pembuatan program pendampingan yang lebih personal; 2) Mengevaluasi efektivitas model rehabilitasi terpadu yang menggabungkan layanan psikologis, pendidikan, dan pendampingan ekonomi, serta menilai hasil jangka panjangnya pada korban yang telah kembali ke masyarakat; 3) Mengkaji peran kebijakan lokal dan kerja sama lintas sektor dalam memperkuat mekanisme perlindungan hukum bagi korban perdagangan, dengan meninjau implementasi UU No. 21/2007 dan peraturan daerah terkait. Pendekatan‑pendekatan tersebut akan membantu mengisi celah dalam penanganan korban serta memandu pembuatan kebijakan yang lebih responsif dan berbasis bukti.
| File size | 495.36 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa TK ABA Socah mengenai pangan tinggi antioksidan berbasis sayur-sayuranProgram pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa TK ABA Socah mengenai pangan tinggi antioksidan berbasis sayur-sayuran
CAHAYA ICCAHAYA IC Oleh karena itu, guru perlu lebih memperhatikan kesadaran siswa terhadap kemampuan berbicara, khususnya dalam keterampilan presentasi agar jelas dan mudahOleh karena itu, guru perlu lebih memperhatikan kesadaran siswa terhadap kemampuan berbicara, khususnya dalam keterampilan presentasi agar jelas dan mudah
STIKKENDALSTIKKENDAL Pelaku UMKM mulai mengadopsi pembukuan sederhana, meskipun masih dalam tahap awal. Langkah-langkah yang telah diambil merupakan kemajuan signifikan dalamPelaku UMKM mulai mengadopsi pembukuan sederhana, meskipun masih dalam tahap awal. Langkah-langkah yang telah diambil merupakan kemajuan signifikan dalam
UWIKAUWIKA Faktor sosial berperan oleh keluarga, faktor pribadi berperan oleh pekerjaan, faktor psikologis berperan oleh motivasi atau dorongan, dan faktor budayaFaktor sosial berperan oleh keluarga, faktor pribadi berperan oleh pekerjaan, faktor psikologis berperan oleh motivasi atau dorongan, dan faktor budaya
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan program pengabdian kepada masyarakat yang fokus pada edukasi stunting dan gizi seimbang serta pemberianKegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan program pengabdian kepada masyarakat yang fokus pada edukasi stunting dan gizi seimbang serta pemberian
STEKOMSTEKOM Persepsi yang baik dari pengguna, dalam hal ini mahasiswa Universitas Telkom akan membantu meningkatkan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran untuk membantuPersepsi yang baik dari pengguna, dalam hal ini mahasiswa Universitas Telkom akan membantu meningkatkan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran untuk membantu
LLDIKTI10LLDIKTI10 Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa perancangan SPK penerima Bantuan Pemerintah pada Masyarakat Pra-Sejahtera dengan metode Fuzzy TsukamotoBerdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa perancangan SPK penerima Bantuan Pemerintah pada Masyarakat Pra-Sejahtera dengan metode Fuzzy Tsukamoto
UNDANAUNDANA Penelitian ini dilaksanakan di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor-faktorPenelitian ini dilaksanakan di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor-faktor
Useful /
UKMCUKMC Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat p = 0,567 (>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yangHasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat p = 0,567 (>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang
KEMENSOSKEMENSOS Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan desain explanatory sequential. Tahap kuantitatif melibatkan 47 pengasuh balita stunting melalui surveiPendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan desain explanatory sequential. Tahap kuantitatif melibatkan 47 pengasuh balita stunting melalui survei
UKMCUKMC Dengan demikian, pembendungan torniquet selama 80 detik tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan jumlah eritrosit. Rata-rata jumlah eritrosit darah venaDengan demikian, pembendungan torniquet selama 80 detik tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan jumlah eritrosit. Rata-rata jumlah eritrosit darah vena
UNDANAUNDANA Analisis data kuantitatif digunakan untuk tujuan pertama, dan analisis rata-rata (mean) digunakan untuk tujuan kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwaAnalisis data kuantitatif digunakan untuk tujuan pertama, dan analisis rata-rata (mean) digunakan untuk tujuan kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa