UNIVEDUNIVED

Early Childhood Research and PracticeEarly Childhood Research and Practice

Pendidikan Anak Usia Dini, Anak usia dini merupakan rentang usia yang sangat sensitif dalam masa perkembangan seorang anak. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan oleh orang tua kepada anaknya. Di kelas B1 terdapat sembilan belas anak, dari sembilan belas ada beberapa anak perkembangan motorik kasar belum berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan fisik motorik kasar anak melalui permainan di TK Padma Mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan fisik motorik anak di TK Padma Mandiri sangatlah efektif karena diberikan stimulus dalam perkembangan motorik kasar anak dengan menggunakan metode bermain permainan, terdapat dua belas anak yang berkembang sangat baik yang memenuhi empat indikator yang ada, anak berkembang sangat baik dalam melompat, berlari, melempar, berjinjit, dan di temukan satu anak yang belum berkembang karena tidak memenuhi ke empat indikator yang ada, anak belum berkembang dalam melompat, berlari, melempar, dan berjinjit.

Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Tk Padma Mandiri Way Halim Kedaton Bandar Lampung terkait perkembagan fisik motorik anak usia dini di Tk Padma Mandiri.Perkembangan motorik kasar di TK Padma Mandiri pada anak sudah dapat berkembang secara optimal, cara melihat perkembangan tersebut dengan 4 indikator kegiatan yang berkaitan pada motorik kasar sehingga melibatkan pergerakan tangan dan kaki dengan gerakan melempar, melompat, berjinjit dan berlari.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari pendekatan permainan dalam pengembangan motorik kasar anak usia dini. Selain itu, studi lebih lanjut dapat membandingkan efektivitas berbagai jenis permainan dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar. Riset juga dapat menginvestigasi peran partisipasi orang tua dalam memperkuat proses pengembangan motorik anak melalui aktivitas bermain. Penelitian ini perlu memperluas sampel penelitian untuk memastikan generalisasi hasil. Analisis lebih mendalam tentang faktor usia dan lingkungan sosial terhadap perkembangan motorik kasar juga menjadi arah penting. Studi juga dapat mengembangkan alat evaluasi yang lebih sistematis untuk mengukur perkembangan motorik kasar. Penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan pengaruh teknologi dalam desain permainan pendidikan anak usia dini. Evaluasi keterlibatan guru dalam memfasilitasi aktivitas bermain juga menjadi topik menarik untuk dikaji. Riset yang lebih terfokus pada anak dengan perkembangan motorik kasar terhambat dapat memberikan wawasan baru. Akhirnya, penelitian perlu mengintegrasikan pendekatan multidisiplin untuk memahami dinamika perkembangan motorik anak secara holistik.

Read online
File size104.7 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test