JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM
Jurnal ASPIKOMJurnal ASPIKOMAdopsi anak adalah proses yang ditandai dengan kecemasan dan ketidakpastian, terutama bagi calon orang tua adopsi pada tahap awal adopsi. Di Indonesia, perasaan ini semakin kuat karena adanya stigma sosial, negosiasi pasangan, dan ketidakpastian tentang respons keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menyelidiki bagaimana orang tua adopsi mengelola kecemasan dan ketidakpastian melalui komunikasi dan mengidentifikasi kompetensi komunikasi yang diperlukan dalam proses adopsi awal. Dipandu oleh Teori Pola Komunikasi Keluarga, studi kasus kualitatif ini berdasarkan wawancara mendalam dengan 12 pasangan orang tua adopsi di Indonesia, dengan fokus pada peran orientasi percakapan dan orientasi kepatuhan dalam pengambilan keputusan adopsi. Temuan mengidentifikasi kompetensi komunikasi kunci yang membantu mengurangi kecemasan: komunikasi terbuka dan langsung antara pasangan, penggunaan strategis nilai bersama (agama, moral, dan keuangan), visualisasi pesan berdasarkan prasangka ketika membahas rencana adopsi, komunikasi proaktif dan retroaktif untuk mengelola ketidakpastian, dan dukungan dari kedua pasangan dan orang lain yang signifikan. Penelitian ini berkontribusi pada penelitian komunikasi keluarga dengan memperluas Teori Pola Komunikasi Keluarga ke konteks pra-adopsi dan dengan menempatkan pengalaman komunikatif orang tua adopsi dalam pengaturan sociocultural yang terstigmatisasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi di Indonesia adalah proses komunikatif yang melalui mana pasangan bernegosiasi tentang makna, mengelola ketidakpastian, dan membangun kesiapan untuk menjadi orang tua.Temuan mengungkapkan bahwa orang tua adopsi mengandalkan komunikasi antar pribadi berkelanjutan untuk memulai pembahasan adopsi, menavigasi ketidaksetujuan pasangan, menghadapi stigma sosial, dan mengembangkan kompetensi komunikasi yang mengurangi kecemasan.Proses ini menekankan peran pola komunikasi keluarga dan pengelolaan ketidakpastian selama fase pra-adopsi.Penelitian ini juga mengintegrasikan Teori Pengurangan Ketidakpastian dan ketahanan komunikasi untuk menjelaskan bagaimana pasangan secara aktif mengelola ambiguitas melalui percakapan, penyelarasan nilai, negosiasi stigma, dan dukungan relasional.Dalam konteks sociocultural Indonesia, di mana adopsi dan anak yang tidak memiliki anak tetap terstigmatisasi, kompetensi komunikasi menjadi sumber daya yang penting untuk menavigasi tantangan emosional dan sosial.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal tentang komunikasi adopsi, mengikuti pasangan dari pertimbangan awal hingga penyesuaian pasca-penempatan. Studi yang mencakup pasangan yang menghentikan adopsi akan memberikan wawasan berharga tentang komunikasi yang terputus dan ketidakpastian yang tidak terselesaikan. Penelitian komparatif lintas budaya atau konteks hukum dapat lebih menjelaskan bagaimana norma sociocultural membentuk kompetensi komunikasi terkait adopsi. Selain itu, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi peran konselor profesional dan komunikasi institusional dalam mendukung keluarga adopsi selama tahap pengambilan keputusan awal.
- The transition from infertility to adoption: Perceptions of lesbian and heterosexual couples - Abbie... doi.org/10.1177/0265407509345652The transition from infertility to adoption Perceptions of lesbian and heterosexual couples Abbie doi 10 1177 0265407509345652
- Taylor & Francis - Fostering human progress through knowledge. taylor francis fostering human progress... taylorandfrancis.comTaylor Francis Fostering human progress through knowledge taylor francis fostering human progress taylorandfrancis
- Adoptees' Contact with Birth Parents in Emerging Adulthood: The Role of Adoption Communication and... doi.org/10.1111/famp.12069Adoptees Contact with Birth Parents in Emerging Adulthood The Role of Adoption Communication and doi 10 1111 famp 12069
- From Uncertainty to Anxiety: How Uncertainty Fuels Anxiety in a Process Mediated by Intolerance of Uncertainty... doi.org/10.1155/2020/8866386From Uncertainty to Anxiety How Uncertainty Fuels Anxiety in a Process Mediated by Intolerance of Uncertainty doi 10 1155 2020 8866386
| File size | 388.83 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Studi ini bertujuan menganalisis kekuatan kader posyandu dalam memainkan peran aktif di kawasan stunting di Desa Dapu-dapura. Penelitian kualitatif menggunakanStudi ini bertujuan menganalisis kekuatan kader posyandu dalam memainkan peran aktif di kawasan stunting di Desa Dapu-dapura. Penelitian kualitatif menggunakan
UmriUmri Selain itu, transformasi digital melalui pengembangan website dan e-katalog produk berhasil mengatasi hambatan akses pasar, memperluas jangkauan pemasaranSelain itu, transformasi digital melalui pengembangan website dan e-katalog produk berhasil mengatasi hambatan akses pasar, memperluas jangkauan pemasaran
KHARISMAKHARISMA Jam layanan terbatas serta kekhawatiran terkait kerahasiaan data pribadi semakin memperburuk rendahnya pemanfaatan layanan yang tersedia. Kondisi serupaJam layanan terbatas serta kekhawatiran terkait kerahasiaan data pribadi semakin memperburuk rendahnya pemanfaatan layanan yang tersedia. Kondisi serupa
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas dan menjadi dasar bagi penelitian lanjutan terkait intervensiPenelitian ini berkontribusi pada pengembangan pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas dan menjadi dasar bagi penelitian lanjutan terkait intervensi
HTPHTP Kesejahteraan psikologis terbukti sebagai mediator utama antara dukungan sosial dan niat untuk RTW, menunjukkan bahwa dukungan emosional yang kuat dapatKesejahteraan psikologis terbukti sebagai mediator utama antara dukungan sosial dan niat untuk RTW, menunjukkan bahwa dukungan emosional yang kuat dapat
PENERBITPENERBIT Berpijak dari hal tersebut, tujuan dari kajian ini untuk menganalisis faktor penghambat penegakan hukumnya, dan kaitannya dengan ajaran suci Hindu. PenelitianBerpijak dari hal tersebut, tujuan dari kajian ini untuk menganalisis faktor penghambat penegakan hukumnya, dan kaitannya dengan ajaran suci Hindu. Penelitian
AIPKEMAAIPKEMA Banyak remaja masih kurang memahami berbagai aspek kontrasepsi. Edukasi yang lebih baik dan pengurangan stigma sosial diperlukan untuk mendorong penggunaanBanyak remaja masih kurang memahami berbagai aspek kontrasepsi. Edukasi yang lebih baik dan pengurangan stigma sosial diperlukan untuk mendorong penggunaan
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita gizi kurang. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita gizi kurang. Penelitian
Useful /
UNIMAUNIMA Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Minahasa khususnya di kecamatan Kawangkoan, Kecamatan Sonder, dan Pusat kota Tondano. Populasi sasaran adalahPenelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Minahasa khususnya di kecamatan Kawangkoan, Kecamatan Sonder, dan Pusat kota Tondano. Populasi sasaran adalah
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Dalam beberapa isu, tantangan utamanya adalah membentuk media alternatif untuk melawan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasiDalam beberapa isu, tantangan utamanya adalah membentuk media alternatif untuk melawan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi
HTPHTP 301). Artinya, semakin tinggi gejala depresi yang dialami lansia, maka semakin rendah fungsi kognitifnya. Temuan ini menunjukkan adanya asosiasi antara301). Artinya, semakin tinggi gejala depresi yang dialami lansia, maka semakin rendah fungsi kognitifnya. Temuan ini menunjukkan adanya asosiasi antara
HTPHTP Dari 391 data ditemukan bahwa, kode S (cedera) merupakan yang terbanyak dengan 180 kasus, diikuti oleh kode D (neoplasma) terbanyak dengan 132 kasus. SepuluhDari 391 data ditemukan bahwa, kode S (cedera) merupakan yang terbanyak dengan 180 kasus, diikuti oleh kode D (neoplasma) terbanyak dengan 132 kasus. Sepuluh