UIN BANTENUIN BANTEN
Al AhkamAl AhkamEra transformasi digital menandai gangguan yang mengubah semua aspek kehidupan manusia, khususnya melalui kemajuan teknologi yang digemari generasi milenial, terutama di media sosial. Penelitian ini berargumen bahwa pergeseran budaya malu di masyarakat Indonesia di media sosial menjadi tantangan dan ancaman bagi pengguna. Metode penelitian adalah studi pustaka yang memperoleh data secara online dan offline, sehingga memberikan gambaran objektif tentang konsep malu dalam hukum keluarga Islam antara tantangan dan ancaman media sosial di era transformasi digital. Pendekatan deskriptif kualitatif dipakai, bukti dikumpulkan melalui mesin Google seperti YouTube, Instagram, Twitter, dan media sosial lainnya. Hasil menunjukkan bahwa media sosial secara tidak bijaksana menimbulkan perubahan pemahaman terhadap penggunaan teknologi, sehingga memutarbalikkan konsep malu dalam hukum keluarga Islam. Ada peningkatan jumlah janda dan duda yang terjerumus dalam malu saat pernikahan di media sosial, serta antara ibu dan anak, sehingga tidak ada lagi privasi dalam setiap aktivitas sehari‑hari, menjadi tantangan besar bagi hukum keluarga Islam.
Budaya malu di Indonesia mengalami kemunduran akibat kemajuan teknologi dan penggunaan media sosial yang berlebihan, sehingga masyarakat menjadi kecanduan.Penelitian ini belum dapat menjelaskan sepenuhnya pola pikir dan perilaku sosial masyarakat terhadap penggunaan media sosial secara keseluruhan.perlunya analisis lebih komprehensif dari perspektif psikologis dan mentalitas akan membantu memahami dampak teknologi.Terdapat kebutuhan penelitian lebih lanjut terhadap kasus yang representatif dan analisis hubungan budaya malu dengan perkembangan teknologi di era disruptif.
Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada (1) bagaimana persepsi generasi muda terhadap konsep malu di era digital dan hubungannya dengan nilai-nilai keluarga Islam; (2) strategi intervensi berbasis teknologi yang dapat memperkuat nilai malu positif tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi; dan (3) model pengukuran dampak sosial media pada keharmonisan rumah tangga di konteks hukum keluarga Islam. Penelitian dapat difokuskan pada komunitas Muslim di daerah perkotaan dengan pendekatan mixed‑methods, menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk memperoleh data holistik. Dengan demikian, pihak berwenang dan lembaga pendidikan dapat mengembangkan kebijakan dan program edukatif yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai budaya tradisional, membangun generasi yang mampu menavigasi dunia digital sambil mempertahankan norma-norma luhur keluarga Islam.
| File size | 660.64 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tatanan kehidupan manusia dalam hirarki budi pekerti banyak mengalami kemerosotan nilai-nilai moralitas dan kedisiplinan yang berakibat pada rendahnyaTatanan kehidupan manusia dalam hirarki budi pekerti banyak mengalami kemerosotan nilai-nilai moralitas dan kedisiplinan yang berakibat pada rendahnya
POLIMEDIAPOLIMEDIA Karena konten ini tayang di radio, maka prosesnya pun tidak sekadar menulis, melainkan produk berupa rekaman suara. Proses persetujuan isi berita untukKarena konten ini tayang di radio, maka prosesnya pun tidak sekadar menulis, melainkan produk berupa rekaman suara. Proses persetujuan isi berita untuk
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Masyarakat ditekankan agar menggunakan konsep 3 R yaitu Reduce (mengurangi penggunaan barang/produk yang bisa merusak lingkungan), Reuse (pemakaian kembali),Masyarakat ditekankan agar menggunakan konsep 3 R yaitu Reduce (mengurangi penggunaan barang/produk yang bisa merusak lingkungan), Reuse (pemakaian kembali),
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pola asuh yang diterapkan dalam keluarga polri adalah Pola Asuh Demokratis. Dampak Pola Asuh terhadap hubungan sosial anak di luar asrama yang dominanPola asuh yang diterapkan dalam keluarga polri adalah Pola Asuh Demokratis. Dampak Pola Asuh terhadap hubungan sosial anak di luar asrama yang dominan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Peraturan kehidupan siswa (perdupsis) sangat berpengaruh terhadap proses perkembangan diri dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa Bintara Polri. KonsepPeraturan kehidupan siswa (perdupsis) sangat berpengaruh terhadap proses perkembangan diri dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa Bintara Polri. Konsep
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Belajar Masyarakat (PKBM) Linggih Sinau Banyusari sumber daya yang rendah dan kurang terampil dalam hal berwirausaha/budidaya khususnya budidaya ikan lele,Belajar Masyarakat (PKBM) Linggih Sinau Banyusari sumber daya yang rendah dan kurang terampil dalam hal berwirausaha/budidaya khususnya budidaya ikan lele,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Elemen mendasar dari suatu kelompok adalah tokoh. Tokoh masyarakat, sebagaimana kita pahami secara kolektif, merupakan sebuah kelompok yang dapat digunakanElemen mendasar dari suatu kelompok adalah tokoh. Tokoh masyarakat, sebagaimana kita pahami secara kolektif, merupakan sebuah kelompok yang dapat digunakan
Useful /
POLIMEDIAPOLIMEDIA Pineapple leaf fiber textile can be used as an elegant fashion product and has high selling value. Berdasarkan analisa dari pemberdayaan masyarakat dapatPineapple leaf fiber textile can be used as an elegant fashion product and has high selling value. Berdasarkan analisa dari pemberdayaan masyarakat dapat
RADEN FATAHRADEN FATAH Emotional intelligence is a crucial aspect in enhancing the quality and supporting the effectiveness of librarian services to library users in academicEmotional intelligence is a crucial aspect in enhancing the quality and supporting the effectiveness of librarian services to library users in academic
UIN BANTENUIN BANTEN The Age of Consent is a key element in determining the legal and social aspects that regulate the minimum age at which individuals are legally allowedThe Age of Consent is a key element in determining the legal and social aspects that regulate the minimum age at which individuals are legally allowed
UIN BANTENUIN BANTEN Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di masjid-masjid Banjarmasin. DataPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di masjid-masjid Banjarmasin. Data