UBUB
Jurnal Transformative: Ilmu PemerintahanJurnal Transformative: Ilmu PemerintahanArtikel ini membahas tentang proses modularisasi PDI Perjuangan Bali dan dampaknya terhadap mobilitas kader menjelang Pilkada 2024. Modularisasi dipahami sebagai pergeseran fungsi partai dari rumah ideologi menjadi wadah pragmatis yang mengandalkan kekuatan personal kader untuk mempertahankan basis elektoral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah proses modularisasi mempengaruhi berpindahnya kader PDI Perjuangan Bali ke partai lain serta bagaimana perpindahan tersebut mempengaruhi distribusi suara. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori modular parties dari Novaes (2015) dan kerangka logic of constituency representation dari Kitschelt (1988). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap tiga kader yaitu: Putu Agus Suradnyana, I Nyoman Mulyadi, dan I Putu Alit Yandinata. Terdapat dua temuan penting dalam penelitian ini: 1) Perpindahan kader dari PDI Perjuangan merupakan hasil kalkulasi rasional akibat ketergantungan partai pada modal politik personal kader, sehingga basis dukungan dapat dipindahkan ke kendaraan politik baru. 2)Modul dukungan yang dimiliki masing-masing kader mampu menggerakkan suara signifikan, namun belum cukup untuk mengalahkan mesin partai dominan, sehingga PDI Perjuangan tetap mempertahankan dominasinya di Bali. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai dinamika kelembagaan partai politik di tingkat lokal, khususnya tentang proses modularisasi yang mempengaruhi relasi antara partai dan kader dalam konteks politik elektoral daerah.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa PDI Perjuangan Bali mengalami proses modularisasi signifikan, ditandai oleh melemahnya kontrol ideologis dan meningkatnya ketergantungan pada kekuatan figur personal kader.Perpindahan tiga kader strategis (Putu Agus Suradnyana, I Nyoman Mulyadi, dan I Putu Alit Yandinata) menunjukkan mereka bertindak sebagai aktor penghubung yang mengelola modul dukungan massa personal, di mana loyalitas pemilih terikat pada hubungan pribadi, bukan institusi partai.Fenomena ini mengubah peran partai dari rumah ideologis menjadi kendaraan elektoral semata, yang memungkinkan kader berpindah dan membawa basis pemilihnya ketika insentif tidak selaras, memperkaya pemahaman tentang dinamika partai politik di tingkat lokal.
Untuk memperdalam pemahaman tentang dinamika politik kepartaian di Indonesia, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, selain menguji sejauh mana proses modularisasi partai ini juga terjadi di provinsi lain, riset selanjutnya perlu menelisik lebih jauh kondisi sosial-politik spesifik yang membuat strategi partai modular menjadi pilihan efektif, baik bagi partai dominan maupun partai yang lebih kecil. Apakah ada karakteristik demografi, budaya lokal yang kuat, atau struktur ekonomi daerah yang secara unik memengaruhi kecenderungan partai untuk mengandalkan figur personal ketimbang ideologi? Pertanyaan ini akan membantu kita mengidentifikasi faktor-faktor pendorong modularisasi yang lebih luas.. . Kedua, sangat penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari model partai hibrida ini terhadap kualitas representasi dan akuntabilitas politik di tingkat lokal. Jika fungsi representasi semakin bergeser dari institusi partai ke individu kader atau broker, bagaimana hal ini memengaruhi mekanisme pengawasan terhadap kebijakan publik, transparansi pengelolaan sumber daya, dan partisipasi warga di luar lingkaran patronase? Penelitian bisa mengeksplorasi apakah modularisasi ini berpotensi mengikis kapasitas partai dalam merumuskan dan mengimplementasikan agenda pembangunan yang koheren.. . Ketiga, sebuah studi mendalam dari perspektif pemilih akan sangat berharga. Bagaimana masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput, menafsirkan dan merespons fenomena perpindahan kader beserta basis dukungannya? Apakah mereka memandang tindakan ini sebagai pragmatisme politik yang wajar atau sebagai pengkhianatan terhadap prinsip? Memahami mengapa pemilih memilih untuk tetap loyal pada modul personal seorang kader meskipun afiliasi partainya berubah, atau sebaliknya, akan mengungkap logika pasar politik dari sisi permintaan secara lebih mendalam dan komprehensif.
| File size | 476.69 KB |
| Pages | 27 |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Minimnya pengertahuan dalam mengelola media sosial dan pengetahuan dalam desain grafis menjadi kendala yang serius dalam hal publikasi dalam setiap kegiatanMinimnya pengertahuan dalam mengelola media sosial dan pengetahuan dalam desain grafis menjadi kendala yang serius dalam hal publikasi dalam setiap kegiatan
UNUBLITARUNUBLITAR Banjir pasang surut semakin sering memengaruhi daerah pesisir dataran rendah di Jakarta Utara, khususnya Kecamatan Penjaringan, di mana genangan berulangBanjir pasang surut semakin sering memengaruhi daerah pesisir dataran rendah di Jakarta Utara, khususnya Kecamatan Penjaringan, di mana genangan berulang
STAIKUSTAIKU Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana tata kelola berbasis komunitas di RT 08/RW 04 Malaka Jaya, Jakarta Timur, mewujudkan dimensiTujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana tata kelola berbasis komunitas di RT 08/RW 04 Malaka Jaya, Jakarta Timur, mewujudkan dimensi
UNTAGUNTAG (2) The traditional village Gerana: strong organizational culture, optimal organizational effectiveness, leadership, traditional village board, has not(2) The traditional village Gerana: strong organizational culture, optimal organizational effectiveness, leadership, traditional village board, has not
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Program pengabdian masyarakat berbasis eco‑kultural di lereng Gunung Merapi berhasil mengintegrasikan ilmu kebencanaan modern dengan pengetahuan ekologisProgram pengabdian masyarakat berbasis eco‑kultural di lereng Gunung Merapi berhasil mengintegrasikan ilmu kebencanaan modern dengan pengetahuan ekologis
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian
IDJOURNALIDJOURNAL Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Program Kampung Bersih Nusantara di Kelurahan Pannampu telah berhasilKegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Program Kampung Bersih Nusantara di Kelurahan Pannampu telah berhasil
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Tidak ada hubungan antara jenis sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga. Disarankan kepada pemerintahan setempat lebih memperhatikanTidak ada hubungan antara jenis sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga. Disarankan kepada pemerintahan setempat lebih memperhatikan
Useful /
UNTAGUNTAG Penelitian ini mengkaji apakah kepuasan masyarakat dalam aspek sosial, ekonomi, budaya, dan agama terpenuhi secara keseluruhan atau parsial setelah realisasiPenelitian ini mengkaji apakah kepuasan masyarakat dalam aspek sosial, ekonomi, budaya, dan agama terpenuhi secara keseluruhan atau parsial setelah realisasi
UNTAGUNTAG Secara teoritis, faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan pegawai pada Dinas Pendapatan dan Pesedahan Agung Kabupaten Tabanan yang tidak teranalisisSecara teoritis, faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan pegawai pada Dinas Pendapatan dan Pesedahan Agung Kabupaten Tabanan yang tidak teranalisis
SCITECHGRUPSCITECHGRUP Hasil penelitian menunjukkan bahwa telemedicine dapat secara signifikan memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah pedesaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa telemedicine dapat secara signifikan memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah pedesaan.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Namun pada aspek Teknologi tentunya perlu ditingkatkan, baik dari sarana prasana. Guna memudahkan pengguna e-Puskesmas, Puskesmas I Denpasar Selatan diharapkanNamun pada aspek Teknologi tentunya perlu ditingkatkan, baik dari sarana prasana. Guna memudahkan pengguna e-Puskesmas, Puskesmas I Denpasar Selatan diharapkan