USBUSB

Jurnal PsikohumanikaJurnal Psikohumanika

Penelitian meta-analisis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap siswa terhadap kedisiplinan belajar siswa dengan nilai yang presisi menggunakan data sampel dari penelitian sebelumnya yang lebih besar. Penggunaan meta analisis juga untuk untuk menghimpun berbagai temuan studi terdahulu untuk melihat perbedaan sikap dan kedisiplinan diberbagai sekolah. Data dari penelitian ini diperoleh dari penelurusan artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional atau internasional dengan rentang tahun 2012-2021. Penelurusan artikel melalui platform database seperti Publish or perish. Kriteria inklusi peneliti ini yaitu siswa SMP serta SMA/SMK dan kriteria esklusi yaitu harus dikeluarkan karena persyaratan yang tidak sesuai dengan kriteria. Dimana tahun terbit jurnal dan duplikat atau kesamaan dari jurnal tidak sesuai. Metode penelitian yang digunakan adalah Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA). Sampel dari penelitian ini sebanyak 9 artikel yang sudah sesuai dengan kriteria. Sumber database artikel jurnal dari kata kunci yang berhubungan dengan sikap dan kedisiplinan siswa. Hasil keseluruhan penelitian ini didapatkan koefisien korelasi akhir sebesar 0,848. Sampling error dan kesalahan pengukuran penelitian ini kecil (4,02%). Disisi lain hasil penelitian juga menjelaskan bahwa siswa SMA/SMK memiliki sikap yang lebih baik dibanding dengan siswa SMP untuk meningkatkan kedisiplinan. Dimana nilai mean siswa SMA/SMK 0,75 dengan nilai SD 0,18 dan siswa SMP 0,69 dengan nilai SD 0,21. Penelitian selanjutnya harus lebih memperhatikan bagaimana distribusi negara dan faktor variabel lain yang mempengaruhi kedisiplinan selain sikap siswa.

Temuan utama yang didapatkan dalam penelitian ini adalah terdapat korelasi positif yang signifikan antara sikap dan kedisiplinan, baik setelah dilakukan koreksi kesalahan pengambilan sampel maupun koreksi kesalahan pengukuran.Artinya ketika seseorang siswa memiliki sikap yang tinggi, maka dia cenderung memiliki kedisiplinan yang tinggi.Sikap yang positif telah dianggap sebagai salah satu kecenderungan khusus kearah suatu keadaan atau perkembangan tertentu dalam menjelaskan mengapa kedisiplinan dapat terjadi, dalam studi ini ditemukan nilai korelasi presisi akhir sebesar 0,848.Disisi lain apabila dilihat dari segi pendidikan, siswa SMA/SMK memiliki tingkat kedisiplinan belajar yang lebih baik didandingkan dengan siswa SMP.Dengan hasil tersebut dapat menjadi barometer kedepannya mengenai kedisiplinan siswa, bisa dalam pandangan psikologi sosial dan bahkan psikologi pendidikan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh faktor-faktor lain, seperti lingkungan sosial dan ekonomi, terhadap kedisiplinan siswa selain sikap. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan sikap siswa dalam membentuk perilaku disiplin. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan sikap positif dan kedisiplinan siswa, khususnya pada tingkat SMP. Program ini dapat melibatkan peran aktif orang tua, guru, dan lingkungan sekitar sekolah untuk menciptakan dukungan yang komprehensif bagi siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai strategi disiplin yang diterapkan di berbagai jenis sekolah, seperti sekolah negeri dan swasta, serta sekolah dengan karakteristik siswa yang berbeda. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi berharga bagi sekolah dalam memilih strategi disiplin yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka.

Read online
File size551.49 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test