USBUSB
Jurnal PsikohumanikaJurnal PsikohumanikaStres berupa fenomena yang sering ditemukan pada kalangan remaja. Hal ini dikarenakan kemampuan regulasi emosi pada remaja masih tergolong sangat minim. Hal tersebut menjadi cukup memprihatinkan jika emosi tidak dapat diregulasikan dengan baik karena dapat berujung mempengaruhi kesehatan mental seperti depresi hingga ke tindakan bunuh diri. Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana peran dimensi-dimensi diferensiasi diri dapat berkontribusi terhadap penggunaan strategi regulasi emosi. Penelitian ini melibatkan responden dengan karakteristik remaja berusia 18-25 tahun dan berdomisili di Jabodetabek. Peneliti menggunakan teknik sampling berupa purposive sampling. Hasil pengambilan data pada lapangan adalah sebanyak 128 responden namun setelah hanya 108 responden yang dinyatakan valid dan terlibat didalam hasil akhir penelitian. Hasil analisis data menggunakan program JASP versi 0.15.10, dengan metode uji regresi linear berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan untuk Cognitive Reappraisal hanya dimensi Maintaining Identity dan Relational Sensitivity yang berkontribusi signifikan sedangkan untuk strategi Expressive Suppression hanya dimensi Relational Sensitivy dan Emotional Distancing yang mempunyai kontribusi signifikan. Penjelasan dan dampak analisa akan dijelaskan.
Hanya dimensi Maintaining Identity yang dapat berkontribusi secara positif signifikan terhadap penggunaan strategi Cognitive Reappraisal karena kemampuan mempertahankan identitas diri mendorong individu menggunakan modulasi kognitif untuk menghasilkan emosi positif.Dimensi Relational Sensitivity dan Emotional Distancing berkontribusi positif terhadap strategi Expressive Suppression, yang umum digunakan remaja Asia karena sesuai dengan nilai budaya yang menekankan harmoni sosial.Kebiasaan menahan ekspresi emosi dipengaruhi oleh konteks budaya kolektif serta keinginan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial keluarga dan teman sebaya.
Pertama, perlu diteliti bagaimana dinamika keluarga berbeda antara remaja yang tinggal bersama orang tua dan yang tinggal sendiri memengaruhi efektivitas strategi regulasi emosi, terutama dalam hubungannya dengan dimensi Emotional Distancing. Kedua, penting untuk memahami apakah variasi dalam tekanan budaya antar etnis di Indonesia, seperti antara suku Tionghoa, Jawa, dan Sunda, menyebabkan perbedaan dalam preferensi strategi regulasi emosi, khususnya penggunaan Expressive Suppression dalam konteks pertemanan. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana pendidikan formal atau pelatihan berbasis sekolah dapat membantu remaja mengembangkan strategi Cognitive Reappraisal tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya interdependence yang dijunjung tinggi dalam masyarakat komunal Indonesia. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap nuansa budaya yang lebih dalam, memperkaya intervensi psikologis yang kontekstual, serta membantu merancang program pendidikan emosional yang sesuai dengan realitas sosial remaja di perkotaan. Dengan pendekatan yang lebih spesifik terhadap faktor lingkungan, sosial, dan budaya, hasil penelitian berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kesehatan mental remaja di Indonesia secara holistik dan berkelanjutan.
- Validation of the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ): Network Analysis as an Alternative of Confirmatory... doi.org/10.24123/aipj.v34i3.2300Validation of the Emotion Regulation Questionnaire ERQ Network Analysis as an Alternative of Confirmatory doi 10 24123 aipj v34i3 2300
- A Spanish Adaptation of the Emotion Regulation Questionnaire | European Journal of Psychological Assessment.... doi.org/10.1027/1015-5759/a000150A Spanish Adaptation of the Emotion Regulation Questionnaire European Journal of Psychological Assessment doi 10 1027 1015 5759 a000150
- RETRACTED: The Moral Virtue of Authenticity: How Inauthenticity Produces Feelings of Immorality and Impurity... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0956797615575277RETRACTED The Moral Virtue of Authenticity How Inauthenticity Produces Feelings of Immorality and Impurity journals sagepub doi 10 1177 0956797615575277
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-0167.45.3.235APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 0167 45 3 235
| File size | 662.37 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSIKAUNSIKA Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, dan fasilitator kreatif yang menghubungkan nilai-nilai spiritualHasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, dan fasilitator kreatif yang menghubungkan nilai-nilai spiritual
LLDIKTI13LLDIKTI13 Alur pelaksanaan dalam penelitian ini adalah pre-test untuk mengukur pengetahuan keluarga sebelum diberikan edukasi promosi kesehatan melalui media TikTokAlur pelaksanaan dalam penelitian ini adalah pre-test untuk mengukur pengetahuan keluarga sebelum diberikan edukasi promosi kesehatan melalui media TikTok
JURNALSTIKESINTANMARTAPURAJURNALSTIKESINTANMARTAPURA Persalinan Sectio Caesarea (SC) merupakan proses pembedahan untuk melahirkan janin melalui irisan pada dinding perut dan dinding rahim. Persalinan SC membuatPersalinan Sectio Caesarea (SC) merupakan proses pembedahan untuk melahirkan janin melalui irisan pada dinding perut dan dinding rahim. Persalinan SC membuat
POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU Keluhan nyeri ini berlangsung satu hingga beberapa hari selama menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh minuman carica papaya L terhadapKeluhan nyeri ini berlangsung satu hingga beberapa hari selama menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh minuman carica papaya L terhadap
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara dengan guru PAI, dan observasiPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara dengan guru PAI, dan observasi
POLIBANPOLIBAN Pandemi Covid-19 meningkatkan kasus kecemasan dan depresi, dan pada 2022, WHO melaporkan 23 juta orang menderita gangguan kejiwaan. Di Indonesia, masalahPandemi Covid-19 meningkatkan kasus kecemasan dan depresi, dan pada 2022, WHO melaporkan 23 juta orang menderita gangguan kejiwaan. Di Indonesia, masalah
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Populasi penelitian adalah seluruh Ibu yang mempunyai anak yang sekolah di SD Negeri 3 Kendit Kabupaten Situbondo kelas 4 yang berjumlah 35 siswa. SampelPopulasi penelitian adalah seluruh Ibu yang mempunyai anak yang sekolah di SD Negeri 3 Kendit Kabupaten Situbondo kelas 4 yang berjumlah 35 siswa. Sampel
GMPIONLINEGMPIONLINE Regulasi emosi remaja dengan orang tua tunggal belum terbentuk dengan sempurna karena remaja masih belum dapat mengatasi masalah emosi yang dialami. ImplikasiRegulasi emosi remaja dengan orang tua tunggal belum terbentuk dengan sempurna karena remaja masih belum dapat mengatasi masalah emosi yang dialami. Implikasi
Useful /
USBUSB Keinginan untuk menarik perhatian umumnya dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian histrionic yaitu selalu ingin menarik perhatian dan diperhatikan.Keinginan untuk menarik perhatian umumnya dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian histrionic yaitu selalu ingin menarik perhatian dan diperhatikan.
LIMM PUBLIMM PUB Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan SDM di Pondok Pesantren Mambaul Khairat dilakukan melalui empat metode utama. pelatihan, understudy,Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan SDM di Pondok Pesantren Mambaul Khairat dilakukan melalui empat metode utama. pelatihan, understudy,
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Intervensi berupa membaca buku panduan Si Mens sebanyak 6 kali dalam 1 minggu. Hasil analisis Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (< 0,05), yang berartiIntervensi berupa membaca buku panduan Si Mens sebanyak 6 kali dalam 1 minggu. Hasil analisis Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (< 0,05), yang berarti
USBUSB Penelitian selanjutnya harus lebih memperhatikan bagaimana distribusi negara dan faktor variabel lain yang mempengaruhi kedisiplinan selain sikap siswa.Penelitian selanjutnya harus lebih memperhatikan bagaimana distribusi negara dan faktor variabel lain yang mempengaruhi kedisiplinan selain sikap siswa.