USBUSB

Jurnal PsikohumanikaJurnal Psikohumanika

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana individu dewasa awal memaknai perilaku doomscrolling, serta dampaknya terhadap subjective well-being dan strategi koping yang digunakan. Fokus penelitian diarahkan pada pengalaman subjektif pengguna media sosial dalam menjalani doomscrolling dan cara mereka merespons dampaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan lima partisipan yang merupakan pengguna aktif media sosial (durasi >4 jam/hari) dan memiliki akun di berbagai platform. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa doomscrolling muncul sebagai respons terhadap rasa ingin tahu, kebutuhan untuk tetap terhubung secara sosial, dan keinginan memperoleh informasi terkini. Meskipun beberapa partisipan merasakan peningkatan wawasan, dampak negatif seperti peningkatan kecemasan, penurunan emosi positif, dan terganggunya produktivitas lebih dominan. Subjective well-being partisipan terefleksi dalam dinamika afektif dan kepuasan hidup yang mereka alami selama menjalani perilaku doomscrolling. Strategi koping yang digunakan antara lain manajemen waktu, pembatasan akses media sosial, dan pencarian dukungan sosial. Temuan ini memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika doomscrolling dalam konteks budaya digital Indonesia serta menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis yang relevan.

Perilaku doomscrolling pada dewasa awal dapat memicu kecemasan, stres, dan rasa terisolasi, namun juga memicu kepuasan kognitif ketika informasi negatif diverifikasi atau digunakan sebagai bahan diskusi produktif.Regulasi emosi, dukungan sosial, dan keterlibatan dalam aktivitas bermakna di luar media sosial menjadi faktor penentu ketahanan subjective well-being.Strategi koping yang beragam, seperti membatasi paparan, beralih ke aktivitas fisik, dan menggunakan pengingat durasi, dapat membantu mengurangi dampak negatif doomscrolling.

Pertama, lakukan studi longitudinal yang memantau perubahan perilaku doomscrolling dan subjektive well-being pada kelompok dewasa awal dengan sampel beragam, sehingga dapat dilihat dampak jangka panjang dan faktor protektif. Kedua, kembangkan dan uji intervensi berbasis digital literacy yang menargetkan kemampuan kritis dan regulasi emosi dalam menanggapi konten negatif, serta evaluasi efektivitasnya melalui pre‑post design. Ketiga, selidiki dampak doomscrolling pada kepuasan kerja dan keseimbangan kehidupan pribadi menggunakan metode mixed‑methods untuk memperoleh gambaran kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif.

  1. PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI: Studi Deskriptif pada Happy Go Lucky House | Jurnal Common.... ojs.unikom.ac.id/index.php/common/article/view/1950PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI Studi Deskriptif pada Happy Go Lucky House Jurnal Common ojs unikom ac index php common article view 1950
  2. Eksistensi Media Sosial,Youtube, Instagram dan Whatsapp Ditengah Pandemi Covid-19 Dikalangan Masyarakat... baitululum.fah.uinjambi.ac.id/index.php/b_ulum/article/view/46Eksistensi Media Sosial Youtube Instagram dan Whatsapp Ditengah Pandemi Covid 19 Dikalangan Masyarakat baitululum fah uinjambi ac index php b ulum article view 46
  3. STRATEGI COPING STRES DALAM MENGATASI PROBLEMA PSIKOLOGIS | Andriyani | At-Taujih : Bimbingan dan Konseling... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Taujih/article/view/6527STRATEGI COPING STRES DALAM MENGATASI PROBLEMA PSIKOLOGIS Andriyani At Taujih Bimbingan dan Konseling jurnal ar raniry ac index php Taujih article view 6527
Read online
File size552.15 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test