USBUSB
Jurnal PsikohumanikaJurnal PsikohumanikaKondisi keluarga yang broken home berdampak pada tidak terpenuhinya peran dan fungsi keluarga bagi anggota keluarga. Bagi remaja perempuan yang berasal dari keluarga broken home, hubungan romantis menjadi cara mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang tidak didapatkan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran authentic happiness remaja perempuan korban broken home yang menjadi hubungan romantic di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologis yang melibatkan empat remaja perempuan berusia 18‑22 tahun dari keluarga broken home yang sedang menjalin hubungan romantis dalam bentuk berpacaran. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data penelitian menggunakaan wawancara semi terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi melalui sosial media. Kredibilitas data menggunakan triangulasi metode dengan membandingkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa authentic happiness remaja perempuan dari keluarga broken home yang menjalani hubungan romantis terbentuk atas adanya kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan kondisi keluarga, pemaknaan kehidupan yang positif, keinginan memperbaiki masa depan, serta adanya dukungan sosial yang suportif dari keluarga, teman, dan kekasih. Faktor eksternal yang mempengaruhi adalah religiusitas dan pendidikan. Bagi remaja perempuan dari keluarga broken home, menjalani hubungan romantis mampu meminimalkan permasalahan psikologis akibat disfungsi keluarga. Di sisi lain, hubungan romantis pada remaja perempuan dari keluarga broken home menemui beberapa kendala yang rentan mengarah pada toxic relationship.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah authentic happiness remaja korban broken home dalam hubungan romantis yang tinggal di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dipengaruhi oleh adanya dukungan sosial yang suportif dari teman, keluarga, dan kekasih.Dukungan ini menjadi sumber daya sosial yang responsif dalam membantu keempat informan beradaptasi dengan kondisi broken home yang dialami.Selain itu, adanya peran religiusitas dalam pemaknaan pengalaman keempat informan mengenai keadaan broken home yang dialami.Hubungan romantis mampu memberikan keuntungan bagi keempat informan akan tetapi, beberapa hubungan romantis pada remaja perempuan korban broken home sering menemui beberapa kendala seperti perasaan rendah diri, kurangnya rasa percaya pada kekasih, dan ketergantungan akan kasih sayang.Sehingga membuat remaja perempuan korban broken home dapat terjebak dalam hubungan yang membatasi mereka dari lingkup pertemanan yang lebih luas serta rentan terjebak dalam toxic relationship.Sehingga, sumber dukungan sosial dari teman dan orang tua dapat lebih diutamakan.
Penelitian lanjutan dapat membandingkan tingkat kepuasan hubungan romantis remaja broken home dengan remaja non‑broken home, menggunakan skala kuantitatif untuk mengukur perbedaan kinerja psikologis. Selanjutnya, studi longitudinal tentang dampak jangka panjang hubungan romantis pada kesehatan mental dan akademik remaja broken home dapat memberikan gambaran evolusi kebahagiaan autentik. Terakhir, eksperimen intervensi berbasis komunitas yang melibatkan mentor dan konselor religi dapat dievaluasi untuk meningkatkan dukungan sosial dan mengurangi risiko hubungan toxic pada remaja ini.
- Konseling Religi dalam Upaya Menemukan Kebermaknaan Hidup Remaja Korban Broken Home | Indonesian Journal... ijec.ejournal.id/index.php/counseling/article/view/166Konseling Religi dalam Upaya Menemukan Kebermaknaan Hidup Remaja Korban Broken Home Indonesian Journal ijec ejournal index php counseling article view 166
- Jurnal Politikom Indonesiana. pengalaman komunikasi dewasa muda keluarga broken home menjalin hubungan... journal.unsika.ac.id/index.php/politikomindonesiana/article/view/3237Jurnal Politikom Indonesiana pengalaman komunikasi dewasa muda keluarga broken home menjalin hubungan journal unsika ac index php politikomindonesiana article view 3237
| File size | 483.08 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Pemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow dan uji Hausman, yang menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) paling sesuai digunakan. Hasil penelitianPemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow dan uji Hausman, yang menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) paling sesuai digunakan. Hasil penelitian
FEB UMIFEB UMI Selain itu, penelitian ini membantu memperkaya pemahaman praktis mengenai bagaimana komposisi pemegang saham dan praktik pelaporan keberlanjutan dapatSelain itu, penelitian ini membantu memperkaya pemahaman praktis mengenai bagaimana komposisi pemegang saham dan praktik pelaporan keberlanjutan dapat
ISBIISBI Dimensi praktik keagamaan adalah dimensi yang dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Dimensi perasaan keagamaan adalahDimensi praktik keagamaan adalah dimensi yang dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Dimensi perasaan keagamaan adalah
FEB UMIFEB UMI Produktivitas kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan pegawai, sehingga mediasi yang terjadi bersifat parsial. Secara teoretis,Produktivitas kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan pegawai, sehingga mediasi yang terjadi bersifat parsial. Secara teoretis,
UKINSTITUTEUKINSTITUTE Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis tematis menggunakan kerangka Braun dan Clarke. Hasil studiData dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis tematis menggunakan kerangka Braun dan Clarke. Hasil studi
USBUSB Salah satu beasiswa yang banyak diminati yaitu beasiswa Bidikmisi. Menjadi mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi pastinya memiliki tantangan dan hambatanSalah satu beasiswa yang banyak diminati yaitu beasiswa Bidikmisi. Menjadi mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi pastinya memiliki tantangan dan hambatan
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Jumlah sampel sebanyak 54 orang, terdiri dari 27 orang sebagai kelompok kontrol dan 27 orang sebagai kelompok intervensi. Instrumen penelitian berupa kuesionerJumlah sampel sebanyak 54 orang, terdiri dari 27 orang sebagai kelompok kontrol dan 27 orang sebagai kelompok intervensi. Instrumen penelitian berupa kuesioner
UAIUAI Pendidikan tema kesehatan pencegahan hipertensi mampu meningkatkan pengetahuan hipertensi. Pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran Indeks Massa Tubuh danPendidikan tema kesehatan pencegahan hipertensi mampu meningkatkan pengetahuan hipertensi. Pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran Indeks Massa Tubuh dan
Useful /
STAIKUSTAIKU Pengetahuan caregiver meningkat secara signifikan, menunjukkan bahwa pendekatan berbasis chatbot dapat memperkuat pemahaman nutrisi. Pemetaan spasial risikoPengetahuan caregiver meningkat secara signifikan, menunjukkan bahwa pendekatan berbasis chatbot dapat memperkuat pemahaman nutrisi. Pemetaan spasial risiko
USBUSB Analisis data dilakukan dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa doomscrolling muncul sebagaiAnalisis data dilakukan dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa doomscrolling muncul sebagai
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Limbah cair domestik merupakan salah satu bahan sisa dari aktivitas manusia sehari-hari yang dihasilkan sepanjang waktu. Bahan sisa tersebut berupa airLimbah cair domestik merupakan salah satu bahan sisa dari aktivitas manusia sehari-hari yang dihasilkan sepanjang waktu. Bahan sisa tersebut berupa air
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Pernikahan adalah hal yang sangat sakral dan menjaga keutuhan keluarga dengan cara melihat beberapa aspek lahir batin, biologis dan psikologis seseorangPernikahan adalah hal yang sangat sakral dan menjaga keutuhan keluarga dengan cara melihat beberapa aspek lahir batin, biologis dan psikologis seseorang