USBUSB
Jurnal PsikohumanikaJurnal PsikohumanikaPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan regulasi emosi dalam menurunkan stres akademik pada mahasiswa. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain eksperimen nonrandomized control group pretest-posttest, sebanyak 32 mahasiswa dengan tingkat stres sedang hingga tinggi dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala stres akademik (α = 0,891) dan lembar penilaian validitas dari Subject Matter Expert (SME) untuk modul pelatihan dan skala. Analisis Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan stres akademik antara kelompok eksperimen dan kontrol (z = -2,218, p < 0,05). Analisis Wilcoxon T juga menunjukkan penurunan stres yang signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah pelatihan (z = -2,143, p < 0,05). Data kualitatif dari sharing, observasi, worksheet, dan evaluasi subjek selama pelatihan mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan kemampuan regulasi emosi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pelatihan regulasi emosi efektif ini dalam menurunkan stres akademik mahasiswa. Program direkomendasikan sebagai strategi intervensi untuk mendukung pencapaian akademik dan kesehatan mental mahasiswa.
Pelatihan regulasi emosi terbukti efektif untuk menurunkan stres akademik pada mahasiswa mulai dari fase pretest (sebelum pelaksanaan pelatihan regulasi emosi) sampai dengan posttest (sesudah pelaksanaan pelatihan regulasi emosi).Setelah mengikuti pelatihan regulasi emosi, kemampuan regulasi emosinya meningkat pada subjek.Berdasarkan observasi, lembar kerja, simulasi yang dilakukan oleh peserta, dan hasil evaluasi yang telah dilakukan, subjek tersebut memiliki kemampuan untuk mengenali emosi, menyadari, memodifikasi situasi, mengelola dan mengubah emosi negatif menjadi positif dalam menghadapi stres akademik yang dialaminya.Mahasiswa diharapkan dapat menerapkan kemampuan regulasi emosi, seperti mengenali emosi, menyadari, memodifikasi situasi, mengelola dan mengubah emosi negatif menjadi positif dalam menghadapi stres akademik yang dialaminya.Bagi instansi perlu memberikan program-program pelatihan regulasi emosi sebagai salah satu program penanganan stres akademik sehingga dapat mengoptimalkan prestasi akademik mahasiswa dan meningkatkan kesehatan mental mahasiswa.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas pelatihan regulasi emosi dengan pendekatan yang lebih intensif dan berkelanjutan, misalnya melalui program mentoring atau kelompok dukungan sebaya, untuk memastikan pemeliharaan dan penerapan keterampilan regulasi emosi dalam jangka panjang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor individual dan kontekstual yang memoderasi efektivitas pelatihan regulasi emosi, seperti tingkat kecemasan, dukungan sosial, atau gaya belajar, sehingga intervensi dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak pelatihan regulasi emosi terhadap aspek-aspek lain dari kesejahteraan mahasiswa, seperti kepuasan hidup, hubungan interpersonal, dan kinerja akademik, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat intervensi ini. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam terhadap pemahaman dan pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja akademik mahasiswa.
- Emotional Regulation and Depression: A Potential Mediator between Heart and Mind - Compare - 2014 - Cardiovascular... hindawi.com/journals/cpn/2014/324374Emotional Regulation and Depression A Potential Mediator between Heart and Mind Compare 2014 Cardiovascular hindawi journals cpn 2014 324374
- Emotion and Emotion Regulation: Two Sides of the Developing Coin - Ross A. Thompson, 2011. emotion regulation... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1754073910380969Emotion and Emotion Regulation Two Sides of the Developing Coin Ross A Thompson 2011 emotion regulation journals sagepub doi 10 1177 1754073910380969
- Three Coefficients for Analyzing the Reliability and Validity of Ratings - Lewis R. Aiken, 1985. three... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0013164485451012Three Coefficients for Analyzing the Reliability and Validity of Ratings Lewis R Aiken 1985 three journals sagepub doi 10 1177 0013164485451012
| File size | 373.77 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UKIMUKIM Penggunaan media komunikasi teknologi saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat. Artikel ini mengkaji dampak positif,Penggunaan media komunikasi teknologi saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat. Artikel ini mengkaji dampak positif,
USBUSB Perilaku bullying sulit dibedakan antara pelaku dan korban. Di Indonesia belum ada alat ukur yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi pelaku maupunPerilaku bullying sulit dibedakan antara pelaku dan korban. Di Indonesia belum ada alat ukur yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi pelaku maupun
UNIPIUNIPI Penelitian ini telah menunjukkan hasil penelitian yang berkaitan dengan penyelidikan penggunaan modus dalam makna interpersonal. Selain itu, penelitianPenelitian ini telah menunjukkan hasil penelitian yang berkaitan dengan penyelidikan penggunaan modus dalam makna interpersonal. Selain itu, penelitian
UMSUMS Subjek penelitian terdiri dari remaja peserta tadarus dan pengurus masjid yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi angket sebagaiSubjek penelitian terdiri dari remaja peserta tadarus dan pengurus masjid yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi angket sebagai
USBUSB Data penelitian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peran yang signifikan antara empati dan regulasiData penelitian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peran yang signifikan antara empati dan regulasi
UACUAC Subjek utama dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja yang berusia 12-21 tahun yang pernah melakukan perilaku self-harm minimal 5 hari atau lebih, dan sudahSubjek utama dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja yang berusia 12-21 tahun yang pernah melakukan perilaku self-harm minimal 5 hari atau lebih, dan sudah
USBUSB Populasi penelitian merupakan mahasiswa tingkat sarjana yang mengikuti organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah SidoarjoPopulasi penelitian merupakan mahasiswa tingkat sarjana yang mengikuti organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada aspek konflikAnalisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada aspek konflik
Useful /
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Data kejadian mengikuti distribusi Poisson, sedangkan data kerugian mengikuti distribusi Eksponensial. Estimasi parameter dilakukan menggunakan MetodeData kejadian mengikuti distribusi Poisson, sedangkan data kerugian mengikuti distribusi Eksponensial. Estimasi parameter dilakukan menggunakan Metode
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Model Mean-Variance tanpa aset tanpa risiko dapat digunakan untuk menentukan berat portofolio optimum. Terdapat lima saham yang digunakan, yaitu BMRI,Model Mean-Variance tanpa aset tanpa risiko dapat digunakan untuk menentukan berat portofolio optimum. Terdapat lima saham yang digunakan, yaitu BMRI,
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Pasangan yang telah menikah menemui berbagai tantangan dalam kehidupan pernikahan, dan perceraian menjadi salah satu ancaman jalan akhir suatu relasi.Pasangan yang telah menikah menemui berbagai tantangan dalam kehidupan pernikahan, dan perceraian menjadi salah satu ancaman jalan akhir suatu relasi.
ISI YogyakartaISI Yogyakarta The mandheg is interpreted as a gendhing presentation that pauses at a point with the characteristic of the pattern of the kendhangan and the spesificThe mandheg is interpreted as a gendhing presentation that pauses at a point with the characteristic of the pattern of the kendhangan and the spesific