USBUSB
Jurnal PsikohumanikaJurnal PsikohumanikaBulllying adalah tindakan mengintimidasi dan memaksa seorang individu atau kelompok yang lebih lemah untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka, dengan maksud membahayakan secara fisik, mental, atau emosional melalui pelecehan dan penyerangan. Perilaku bullying sulit dibedakan antara pelaku dan korban. Di Indonesia belum ada alat ukur yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi pelaku maupun korban bullying dari anak-anak hingga remaja. Penelitian ini bertujuan menyusun skala yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi korban dan pelaku bullying, dengan merancang instrumen berbasis teori Nazir (2015) yang mencakup aspek fisik, verbal, relasional, dan cyberbullying. Metode penelitian kuantitatif dengan sampel 212 siswa (MIN dan SMA) menggunakan analisis faktor eksploratori (EFA) dan konfirmatori (CFA); hasil menunjukkan skala korban bullying memenuhi empat faktor dan model fit yang baik, sedangkan skala pelaku bullying hanya menunjukkan dua faktor (fisik dan verbal) dan membutuhkan perbaikan.
Alat ukur ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi korban bullying berkat keberhasilan EFA yang menghasilkan empat faktor (fisik, verbal, relasional, dan cyberbullying) dan pencapaian kriteria model fit.Skala pelaku bullying belum layak dipakai karena hanya mengidentifikasi dua faktor dan reliabilitasnya rendah.Perbaikan dan revisi item diperlukan sebelum instrument tersebut dapat diimplementasikan secara luas.
Penelitian lanjutan dapat meneliti apakah skala pengidentifikasi korban bullying yang telah dikembangkan dapat diaplikasikan di tingkat sekolah menengah pertama guna menilai kesesuaian konten dan reliabilitasnya pada populasi lebih tua. Selain itu, penelitian dengan pendekatan kualitatif dapat mengkaji persepsi siswa terhadap kejelasan item‑item dalam skala pelaku bullying, guna mengidentifikasi hambatan dalam interpretasi dan membuka jalur revisi yang lebih tepat. Terakhir, studi komparatif antara skala pelaku bullying yang sedang ditingkatkan dan instrumen bullying internasional seperti HBSC dapat membantu menilai convergent validity dan meningkatkan validitas konstruk di konteks Indonesia, sehingga menyediakan alat yang dapat diadopsi secara nasional.
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0012-1649.41.4.672APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0012 1649 41 4 672
- The Child Adolescent Bullying Scale (CABS): Psychometric evaluation of a new measure - Strout - 2018... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/nur.21871The Child Adolescent Bullying Scale CABS Psychometric evaluation of a new measure Strout 2018 onlinelibrary wiley doi 10 1002 nur 21871
- Multivariate Data Analysis (MVDA) - Pharmaceutical Quality by Design - Wiley Online Library. multivariate... doi.org/10.1002/9781118895238.ch8Multivariate Data Analysis MVDA Pharmaceutical Quality by Design Wiley Online Library multivariate doi 10 1002 9781118895238 ch8
- Structural Validity of the HBSC Bullying Measure: Self-Report Rating Scales of Youth Victimization and... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0734282917696932Structural Validity of the HBSC Bullying Measure Self Report Rating Scales of Youth Victimization and journals sagepub doi 10 1177 0734282917696932
| File size | 787.87 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNNESUNNES Dan 79,37% responden menganggap bahwa motivasi kerja yang tinggi akan meningkatkan kinerja, sementara 75,74% responden menganggap bahwa motivasi kerjaDan 79,37% responden menganggap bahwa motivasi kerja yang tinggi akan meningkatkan kinerja, sementara 75,74% responden menganggap bahwa motivasi kerja
UNNESUNNES Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendefinisikan stres kerja, mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi stres kerja, gejala apakah yangTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendefinisikan stres kerja, mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi stres kerja, gejala apakah yang
UNNESUNNES Bentuk konflik kerja yang sering terjadi pada karyawan bersuku Jawa antara lain adalah perbedaan, masalah pekerjaan, masalah komunikasi, masalah hubunganBentuk konflik kerja yang sering terjadi pada karyawan bersuku Jawa antara lain adalah perbedaan, masalah pekerjaan, masalah komunikasi, masalah hubungan
UNNESUNNES Model sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik snow ball sampling, dimana peneliti secara acak menghubungi beberapa responden yang memenuhi kriteria.Model sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik snow ball sampling, dimana peneliti secara acak menghubungi beberapa responden yang memenuhi kriteria.
UNNESUNNES Penelitian quality of worklife yang dilakukan di berbagai wilayah lain menggunakan konstruk teori quality of worklife yang disusun ahli-ahli dari duniaPenelitian quality of worklife yang dilakukan di berbagai wilayah lain menggunakan konstruk teori quality of worklife yang disusun ahli-ahli dari dunia
UNNESUNNES 2) Faktor yang mendorong untuk menolong rekan kerja yang mengalami kesulitan menurut karyawan suku Jawa antara lain memiliki rasa empati dan keinginan2) Faktor yang mendorong untuk menolong rekan kerja yang mengalami kesulitan menurut karyawan suku Jawa antara lain memiliki rasa empati dan keinginan
UNNESUNNES Temuan komponen self efficacy penelitian ini didapatkan, Komponen Pengharapan hasil (outcome expectacy) dalam penelitian ini adalah bermanfaat untuk siswa,Temuan komponen self efficacy penelitian ini didapatkan, Komponen Pengharapan hasil (outcome expectacy) dalam penelitian ini adalah bermanfaat untuk siswa,
UNNESUNNES Nilai kerja yang dianggap paling penting menurut karyawan Jawa, antara lain. disiplin, loyalitas, jujur, tanggung jawab, totalitas, membina hubungan baik,Nilai kerja yang dianggap paling penting menurut karyawan Jawa, antara lain. disiplin, loyalitas, jujur, tanggung jawab, totalitas, membina hubungan baik,
Useful /
UNNESUNNES Dunia kerja kita tidak dapat terlepas dari unsur keanekaragaman budaya, kepribadian, persepsi, serta hal-hal lain yang bersumber dari keberagaman daerahDunia kerja kita tidak dapat terlepas dari unsur keanekaragaman budaya, kepribadian, persepsi, serta hal-hal lain yang bersumber dari keberagaman daerah
USBUSB Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa pengguna Instagram.Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa pengguna Instagram.
UIGMUIGM Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kawasan memiliki karakteristik serupa, potensi, dan masalah yang dapat dikembangkan melalui perumusan strategi pengembangan.Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kawasan memiliki karakteristik serupa, potensi, dan masalah yang dapat dikembangkan melalui perumusan strategi pengembangan.
USBUSB Sikap yang positif telah dianggap sebagai salah satu kecenderungan khusus kearah suatu keadaan atau perkembangan tertentu dalam menjelaskan mengapa kedisiplinanSikap yang positif telah dianggap sebagai salah satu kecenderungan khusus kearah suatu keadaan atau perkembangan tertentu dalam menjelaskan mengapa kedisiplinan