STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA

Jurnal Abdimas Prakasa DakaraJurnal Abdimas Prakasa Dakara

Anak-anak penyintas tsunami Selat Sunda 2018 yang tinggal di Kampung Huntap Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, masih menghadapi trauma psikologis dan kurangnya pemahaman tentang mitigasi bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak terhadap risiko tsunami melalui pendekatan permainan edukatif yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana tsunami melalui pendekatan permainan edukatif telah berhasil dilaksanakan di Kampung Huntap Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, dengan melibatkan anak-anak berusia 3–12 tahun sebagai peserta utama.Program ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman anak terhadap risiko bencana, simbol-simbol peringatan, serta langkah-langkah evakuasi dasar melalui metode yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak.Permainan yang dikemas secara kreatif seperti petak jongkok, lagu edukatif tsunami, dan lapbook bencana mampu mendorong anak-anak untuk belajar secara aktif dan merespons instruksi dengan lebih cepat.Hasil observasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek partisipasi, pemahaman simbol, serta kesiapsiagaan dasar dibandingkan kondisi sebelum kegiatan.Kesimpulan ini sejalan dengan temuan lapangan dan literatur bahwa metode bermain sangat cocok untuk pendidikan kebencanaan anak usia dini karena mampu mengintegrasikan aspek kognitif, emosional, dan sosial secara simultan.Selain berfungsi sebagai media pembelajaran, pendekatan ini juga memberikan kontribusi terhadap pemulihan psikologis anak-anak korban bencana melalui stimulasi positif dan pengalaman sosial yang bermakna.Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan tidak harus bersifat instruktif, tetapi dapat dikembangkan melalui pendekatan kreatif berbasis permainan.

Untuk mengembangkan program ini lebih lanjut, dapat dipertimbangkan integrasi materi mitigasi ke dalam kurikulum sekolah dasar, pelatihan fasilitator lokal berbasis komunitas, dan penguatan jejaring antarstakeholder kebencanaan. Pembuatan modul permainan edukatif bencana yang kontekstual dan berbasis budaya lokal juga penting untuk memperkuat relevansi pesan yang disampaikan. Dengan replikasi dan inovasi berkelanjutan, model pendekatan ini berpotensi menjadi strategi nasional dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini di wilayah-wilayah rawan.

  1. Sosialisasi Mitigasi Bencana Tsunami melalui Permainan bagi Anak-anak Kampung Huntap Desa Mekarsari Kecamatan... doi.org/10.37640/japd.v5i1.2273Sosialisasi Mitigasi Bencana Tsunami melalui Permainan bagi Anak anak Kampung Huntap Desa Mekarsari Kecamatan doi 10 37640 japd v5i1 2273
Read online
File size149.12 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test