IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

QAULAN: Journal of Islamic CommunicationQAULAN: Journal of Islamic Communication

Penelitian ini menganalisis ekonomi politik Netflix dalam konteks globalisasi di Indonesia dengan menggunakan kerangka komodifikasi, spasialisasi, dan strukturasi dari Vincent Mosco. Research gap terletak pada minimnya studi yang menelaah bagaimana algoritma Netflix memengaruhi industri konten lokal. Analisis dilakukan terhadap katalog Netflix Indonesia, kebijakan harga, dan pola konsumsi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Netflix memperkuat komodifikasi audiens melalui algoritma personalisasi, di mana data konsumsi menjadi aset ekonomi. Dari katalog Indonesia, lebih dari 70 persen konten yang direkomendasikan berasal dari Amerika Utara dan Eropa, sementara konten lokal hanya muncul sekitar 10 hingga 15 persen dalam rekomendasi utama. Pergeseran konsumsi dari siaran tradisional menuju platform on-demand semakin memperlebar jarak antara konten global dan narasi lokal yang kurang terangkat. Penelitian juga menemukan bahwa kurangnya regulasi memperbesar dominasi budaya Barat dan mempersulit industri televisi lokal bersaing dalam ekosistem digital yang bias algoritmik. Kebijakan harga yang mengikuti segmentasi pasar Indonesia turut memudahkan penetrasi Netflix, namun tidak diimbangi hak distribusi atau produksi lokal yang kuat. Studi ini menyimpulkan bahwa Netflix adalah paradoks kapitalisme media baru: menghadirkan inovasi sekaligus meningkatkan sentralisasi kuasa media global, sehingga berpotensi menekan keberagaman serta keberlanjutan ekosistem konten lokal di Indonesia.

Studi ini menyimpulkan bahwa Netflix adalah paradoks kapitalisme media baru.menghadirkan inovasi sekaligus meningkatkan sentralisasi kuasa media global, sehingga berpotensi menekan keberagaman serta keberlanjutan ekosistem konten lokal di Indonesia.Penelitian ini menyoroti perlunya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi industri konten lokal dan memastikan keberagaman budaya di era digital.Selain itu, diperlukan upaya untuk mendorong produksi konten lokal yang berkualitas dan kompetitif agar dapat bersaing dengan konten global.

Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak algoritma Netflix terhadap preferensi penonton Indonesia, dengan fokus pada bagaimana rekomendasi konten memengaruhi persepsi budaya dan identitas lokal. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas regulasi yang ada dalam mengendalikan platform streaming seperti Netflix, serta mengidentifikasi celah-celah yang perlu diperbaiki untuk melindungi industri konten lokal. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi potensi kolaborasi antara platform streaming global dan produser konten lokal, dengan tujuan menciptakan ekosistem media yang lebih seimbang dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika media digital di Indonesia dan merumuskan kebijakan yang mendukung perkembangan industri kreatif yang inklusif dan berdaya saing.

Read online
File size467.15 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test