STBISTBI

PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama KristenPASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen

Krisis identitas merupakan persoalan serius yang dialami bangsa Yehuda pada masa pembuangan di Babel. Tekanan budaya Babel yang diwujudkan melalui perubahan nama, pemberian makanan najis, dan pemaksaan untuk menyembah allah asing menjadi ancaman bagi keberlangsungan iman dan identitas religius umat Allah. Fenomena tersebut menggambarkan betapa mudahnya umat kehilangan jati diri ketika berada dalam tekanan budaya yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman krisis identitas bangsa Yehuda dalam Kitab Daniel serta menemukan relevansinya bagi umat Kristen masa kini yang menghadapi pengaruh globalisasi, kemajuan teknologi, media sosial, dan budaya sekuler. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis, dengan memanfaatkan data sekunder dari sumber-sumber akademik seperti buku tafsir, jurnal teologi, dan artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteguhan iman Daniel dan rekan-rekannya menjadi teladan bagi umat Kristen dalam menjaga kemurnian iman di tengah tekanan dunia modern. Penguatan disiplin rohani, kehidupan komunitas iman, dan pendampingan pastoral merupakan strategi penting untuk mempertahankan identitas kekristenan di era globalisasi.

Krisis identitas bangsa Yehuda di Babel memiliki relevansi kuat dengan krisis identitas umat Kristen masa kini yang dipengaruhi globalisasi, budaya digital, dan sekularisasi, sehingga konseling pastoral berperan penting melalui pembentukan spiritualitas personal, penguatan komunitas iman, serta reframing teologis terhadap identitas dan literasi digital.Secara praktis, konselor pastoral perlu mengembangkan program disiplin rohani berbasis kelompok kecil, memperkuat sistem pemuridan, dan menyediakan edukasi literasi digital Kristen bagi jemaat yang rentan terhadap tekanan budaya sekuler.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak spesifik dari media sosial terhadap pembentukan identitas rohani remaja Kristen, dengan fokus pada bagaimana media sosial memengaruhi nilai-nilai, perilaku, dan hubungan sosial mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model konseling pastoral yang efektif dalam membantu umat Kristen menghadapi tantangan identitas di era digital, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya hidup, latar belakang budaya, dan tingkat penggunaan teknologi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman hidup umat Kristen yang berhasil mempertahankan identitas iman di tengah tekanan budaya sekuler, dengan tujuan mengidentifikasi strategi dan sumber daya yang mereka gunakan untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana umat Kristen dapat membangun dan mempertahankan identitas iman yang kuat di tengah kompleksitas dunia modern.

  1. Christian Mission, Spiritual Leadership and Personality Development of the Digital Generation | PASCA... journal.stbi.ac.id/index.php/PSC/article/view/179Christian Mission Spiritual Leadership and Personality Development of the Digital Generation PASCA journal stbi ac index php PSC article view 179
  2. The Identity Crisis of the Nation of Judah in the Book of Daniel: A Case Study and Its Relevance for... doi.org/10.46494/psc.v21i2.565The Identity Crisis of the Nation of Judah in the Book of Daniel A Case Study and Its Relevance for doi 10 46494 psc v21i2 565
Read online
File size464.73 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test