LP3MKILLP3MKIL

Linggau Jurnal Language Education and LiteratureLinggau Jurnal Language Education and Literature

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahan ajar modul pementasan drama berbantuan QR Code. Metode penelitian yang digunakan yaitu Development Research (DR) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Bahan ajar modul tersebut diimplementasikan pada siswa kelas XI Agama di MA Al-Muhajirin Tugumulyo. Instrument penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan angket. Sedangkan pada analisis data dilihat dari aspek uji kevalidan dan aspek uji kepraktisan. Hasil penelitian membuktikan bahwa bahan ajar modul pementasan drama berbantuan QR Code valid dan praktis dengan penilaian validator ahli materi yang dilakukan oleh Ibu Dr. Satinem, M.Pd. Memperoleh hasil V rata-rata 0,78, penilaian validator ahli desain yang dilakukan oleh bapak Dr. Dodik Mulyono, M.Pd. Memperoleh hasil V rata-rata 0,70, dan validator yang dilakukan oleh ahli bahasa yaitu Bapak Agung Nugroho, M.Pd. Memperoleh hasil V rata-rata 0,75 dan persentase kepraktisan pada uji kelompok kecil 78% dan persentase pada uji kelompok besar 76,6%. Simpulan dari keseluruhan penelitian ini adalah bahan ajar modul ini dapat digunakan.

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa desain bahan ajar modul pementasan drama berbantuan QR Code menunjukkan hasil valid dengan beberapa saran perbaikan.Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, desain, dan bahasa, modul ini dikategorikan valid dengan nilai rata-rata V 0,75.Hasil uji kepraktisan melalui angket respon guru dan siswa menunjukkan bahwa modul ini praktis untuk digunakan dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan modul pementasan drama berbantuan QR Code terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa secara signifikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi konten QR Code, seperti video tutorial yang lebih interaktif atau materi pendukung lainnya, untuk mengakomodasi gaya belajar siswa yang beragam. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penggunaan modul berbantuan QR Code dengan metode pembelajaran pementasan drama konvensional untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing pendekatan, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi guru dan pengembang kurikulum. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pementasan drama di sekolah menengah atas.

Read online
File size304.16 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test