UIRUIR

Journal of Research and Education ChemistryJournal of Research and Education Chemistry

Penelitian ini mempelajari tentang zat warna organik tipe D-π-A (Donor-π konyugasi-Akseptor) berbasis tiofen sebagai sensitizer pada DSSC (Dye Sensitized Solar Cell). Zat warna divariasikan rantai akseptornya dan kemudian diberi nama zat warna 1 sampai 10. Pada zat warna dengan band gap terkecil kemudian ditambahkan gugus penarik dan pendorong elektron. Perhitungan secara komputasi menggunakan paket program Hyperchem 8.0 dengan metode Austin Model 1 (AM1). Band gap terkecil adalah 4,9 eV dengan momen dipole 9,3 D dihasilkan oleh zat warna 8 pengaruh penambahan Cl sebagai gugus penarik elektron pada zat warna 8 dapat menurunkan nilai band gap menjadi 4,7 eV. Kesimpulannya zat warna 8 lebih potensial sebagai sensitizer pada DSSC dan penambahan gugus penarik elektron dapat meningkatkan efisiensi serapan cahaya zat warna.

Zat warna organik 8 memiliki energi gap terkecil sebesar 4,9 eV dan momen dipol terbesar 9,3 D.Density elektron pada daerah HOMO berada pada rantai donor, sedangkan pada LUMO berada pada rantai akseptor.Pengaruh gugus penarik Cl pada rantai π zat warna 8 menghasilkan energi gap paling kecil 4,7 eV.Dengan gugus penarik elektron, zat warna 8 menjadi lebih sensitif terhadap cahaya karena energi gap kecil dan momen dipol besar.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi variasi gugus akseptor yang lebih beragam, misalnya substituen heteroatom lain seperti S, Se, atau halogen tambahan, untuk memeriksa dampak pada energi gap dan momen dipol secara sistematis. Kedua, menggabungkan metode komputasi semiempiris AM1 dengan perhitungan tingkat lebih tinggi seperti DFT dapat meningkatkan akurasi prediksi sifat optik dan elektrokimia dye, sehingga memudahkan seleksi kandidat terbaik sebelum sintesis eksperimental. Ketiga, mengembangkan eksperimen praktis dengan menyintesis dan menguji dye 8 beserta analoginya pada DSSC real‑time akan menilai efisiensi energi yang dicapai, dan mengidentifikasi faktor kontak antara dye dan TiO2 serta kondisi cahaya yang optimal. Penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang hubungan struktur‑fungsi dye D‑π‑A pada sel surya organik dan membuka jalan bagi peningkatan efisiensi sel surya terbarukan.

Read online
File size601.18 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test