UNSURYAUNSURYA

JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRIJURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Kebutuhan akan sistem pencahayaan yang efisien dan hemat energi semakin meningkat seiring berkembangnya aktivitas manusia di berbagai lingkungan. Lampu Light Emitting Diode (LED) banyak digunakan karena memiliki efisiensi energi tinggi dan umur pakai yang panjang, namun sudut pancar LED yang lebar menyebabkan sebagian cahaya tidak termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan reflektor terhadap peningkatan intensitas dan distribusi cahaya pada sistem pencahayaan berbasis LED. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan merancang sistem pencahayaan menggunakan LED jenis Surface Mount Device (SMD). Pengujian dilakukan pada dua konfigurasi, yaitu LED tanpa reflektor dan LED dengan reflektor. Intensitas cahaya diukur menggunakan lux meter pada jarak pengukuran yang sama dengan dua variasi sudut reflektor, yaitu 120° dan 130°. Data dianalisis secara komparatif untuk mengevaluasi peningkatan intensitas cahaya dan efisiensi pemanfaatan cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LED tanpa reflektor menghasilkan intensitas rata-rata sebesar 321 lux. Penggunaan reflektor dengan sudut 120° meningkatkan intensitas cahaya menjadi 660 lux atau naik sebesar 105,61%, sedangkan reflektor dengan sudut 130° menghasilkan intensitas 483 lux atau meningkat sebesar 50,47%. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan reflektor mampu meningkatkan efisiensi distribusi cahaya tanpa menambah konsumsi daya listrik, sehingga berpotensi diterapkan pada berbagai sistem pencahayaan yang membutuhkan intensitas cahaya lebih optimal.

Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian sistem pencahayaan LED, penggunaan reflektor terbukti meningkatkan intensitas cahaya dibandingkan dengan sistem tanpa reflektor.Penggunaan LED tanpa reflektor menghasilkan rata-rata iluminansi sebesar 321 lux, sedangkan penggunaan reflektor 2 menghasilkan 483 lux atau meningkat sekitar 50,5%.Sementara itu, konfigurasi reflektor pertama menghasilkan cahaya yang terang dengan nilai 660,75 lux, yang meningkat sekitar 105,8% dibandingkan sistem yang tidak menggunakan reflektor.Desain reflektor berpengaruh signifikan terhadap penyebaran dan efisiensi cahaya yang dihasilkan oleh LED.Reflektor 1 terbukti menjadi pengaturan yang paling baik dalam penelitian ini karena mampu mengarahkan cahaya lebih efektif ke area pengukuran tanpa meningkatkan penggunaan listrik, yang tetap terjaga pada 8,8 watt.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih lanjut mengenai pengaruh desain reflektor terhadap distribusi cahaya pada berbagai jarak pengukuran. Selain itu, dapat dilakukan pengujian pada beberapa sudut reflektor yang berbeda untuk memperoleh karakteristik distribusi cahaya yang lebih komprehensif dan menentukan desain reflektor yang optimal. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan reflektor pada sistem pencahayaan LED di berbagai aplikasi, seperti penerangan jalan, gedung, atau area outdoor, untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pencahayaan.

  1. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof rmv mfpxtf pu 6i zs 4i pi5 da0 hhay bc pa q0 bk fh db az... doi.org/10.1515/Aot-2018-00520 pdf obj endobj xref trailer startxref eof rmv mfpxtf pu 6i zs 4i pi5 da0 hhay bc pa q0 bk fh db az doi 10 1515 Aot 2018 0052
  2. TINJAUAN FLUKS CAHAYA, SUHU WARNA, TOTAL HARMONIC DISTORTION, FAKTOR DAYA LAMPU PIJAR, LAMPU HEMAT ENERGI... doi.org/10.33541/Lektrokom.V3i1.3349TINJAUAN FLUKS CAHAYA SUHU WARNA TOTAL HARMONIC DISTORTION FAKTOR DAYA LAMPU PIJAR LAMPU HEMAT ENERGI doi 10 33541 Lektrokom V3i1 3349
Read online
File size557.31 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test