UNSURYAUNSURYA
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRIJURNAL TEKNOLOGI INDUSTRIKenyamanan termal di ruang kuliah merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas pembelajaran di perguruan tinggi. Pengoperasian Air Conditioner secara manual yang masih diterapkan di berbagai institusi pendidikan menunjukkan keterbatasan dalam merespons perubahan kondisi lingkungan secara dinamis. Studi ini mengembangkan sebuah prototipe pengendali suhu Air Conditioner berbasis mikrokontroler Wemos D1 Mini dan dua unit sensor DHT-22 yang dihubungkan dengan ekosistem Home Assistant guna mewujudkan lingkungan Smartclass yang cerdas di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimental berbasis pengembangan sistem Internet of Things dengan algoritma kontrol ON-OFF threshold yang mempertimbangkan data suhu indoor dan outdoor secara bersamaan. Validasi sistem dilakukan melalui 35 titik pengamatan, mencakup 15 data indoor, 15 data outdoor, dan 5 skenario pengujian kontrol otomatis. Sensor DHT-22 menunjukkan unjuk kerja yang memuaskan dengan nilai rata-rata deviasi 0,93% pada lingkungan dalam ruangan dan 0,98% pada lingkungan luar ruangan, keduanya masih dalam ambang batas yang ditetapkan standar internasional ISO 2859 sebesar 1–5%. Modul pemancar infrared beroperasi secara andal pada rentang jarak hingga 7 meter dengan capaian keberhasilan transmisi 100%. Keunggulan utama penelitian ini dibandingkan sistem single-sensor konvensional terletak pada kemampuan pembacaan suhu ganda secara simultan yang menghasilkan keputusan pengaturan AC lebih adaptif. Melalui integrasi platform Internet of Things, pemantauan kondisi ruangan dan pengendalian jarak jauh dapat dilakukan secara real-time tanpa keterlibatan operator secara langsung.
Penelitian ini berhasil merancang dan memvalidasi prototipe sistem kendali suhu AC otomatis yang memadukan mikrokontroler, sensor DHT-22, dan ekosistem Home Assistant.Hasil pengujian menunjukkan tingkat deviasi pembacaan sensor yang rendah, yaitu rata-rata 0,93% untuk kondisi dalam ruangan dan 0,98% untuk kondisi luar ruangan, yang memenuhi standar akurasi internasional.Modul pemancar infrared juga menunjukkan keandalan tinggi dengan tingkat keberhasilan transmisi 100% pada jarak hingga 7 meter.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan pengembangan algoritma kontrol yang lebih adaptif dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti tingkat kelembapan, intensitas cahaya, dan jumlah orang di dalam ruangan untuk meningkatkan kenyamanan termal secara optimal. Kedua, integrasi sistem dengan platform analisis data yang lebih canggih dapat memungkinkan pemantauan pola konsumsi energi AC dan identifikasi peluang penghematan energi yang lebih signifikan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan personalisasi, sehingga pengguna dapat menyesuaikan preferensi suhu dan jadwal operasi AC sesuai dengan kebutuhan individual. Pengembangan ini akan memperkaya fungsionalitas sistem Smartclass dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengguna di lingkungan pendidikan.
- View of Narrowband-IoT (NB-IoT) and IoT Use Cases in Universities, Campuses, and Educational Institutions:... stepacademic.net/ijcsr/article/view/593/240View of Narrowband IoT NB IoT and IoT Use Cases in Universities Campuses and Educational Institutions stepacademic ijcsr article view 593 240
- PROTOTYPE SISTEM OTOMATISASI LAMPU DAN AC BERBASIS INTERNET OF THINGS | Elektrika. prototype sistem otomatisasi... doi.org/10.26623/elektrika.v17i2.12547PROTOTYPE SISTEM OTOMATISASI LAMPU DAN AC BERBASIS INTERNET OF THINGS Elektrika prototype sistem otomatisasi doi 10 26623 elektrika v17i2 12547
- Room Monitoring Uses ESP-12E Based DHT22 and BH1750 Sensors | Journal of Robotics and Control (JRC).... journal.umy.ac.id/index.php/jrc/article/view/11023Room Monitoring Uses ESP 12E Based DHT22 and BH1750 Sensors Journal of Robotics and Control JRC journal umy ac index php jrc article view 11023
| File size | 702.89 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
TRILOGITRILOGI Tahapan pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dirancang melibatkanTahapan pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dirancang melibatkan
TRILOGITRILOGI Penggunaan Pivot Table memungkinkan rekapitulasi data dilakukan secara otomatis dan lebih akurat. Selain itu, data yang dihasilkan menjadi lebih rapi,Penggunaan Pivot Table memungkinkan rekapitulasi data dilakukan secara otomatis dan lebih akurat. Selain itu, data yang dihasilkan menjadi lebih rapi,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Namun, dengan kondisi di lapangan, petugas menyulitkan menggunakan tracer manual, dan pengembangan sistem tracer elektronik ini diharapkan mampu membantuNamun, dengan kondisi di lapangan, petugas menyulitkan menggunakan tracer manual, dan pengembangan sistem tracer elektronik ini diharapkan mampu membantu
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini meneliti implementasi aplikasi sistem informasi manajemen pelayanan Prolanis online (SIMPELPRO) di Puskesmas Kota Semarang, yaitu PuskesmasPenelitian ini meneliti implementasi aplikasi sistem informasi manajemen pelayanan Prolanis online (SIMPELPRO) di Puskesmas Kota Semarang, yaitu Puskesmas
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Melalui studi analisis, kami mengidentifikasi kebutuhan akan interoperabilitas sistem di tingkat layanan kesehatan kabupaten. Berdasarkan analisis ini,Melalui studi analisis, kami mengidentifikasi kebutuhan akan interoperabilitas sistem di tingkat layanan kesehatan kabupaten. Berdasarkan analisis ini,
JRTTJRTT Kinerja panel surya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, termasuk intensitas sinar matahari, suhu, dan arah sinar. Untuk memaksimalkan penggunaan energiKinerja panel surya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, termasuk intensitas sinar matahari, suhu, dan arah sinar. Untuk memaksimalkan penggunaan energi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pengembalian klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap disebabkan oleh beberapa permasalahan, termasuk sistem informasi rumah sakit yang belum terintegrasiPengembalian klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap disebabkan oleh beberapa permasalahan, termasuk sistem informasi rumah sakit yang belum terintegrasi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Lagita, maka dapat hasil sebagai berikut. Adapun saran yang diberikan segera untuk mengimplementasikanBerdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Lagita, maka dapat hasil sebagai berikut. Adapun saran yang diberikan segera untuk mengimplementasikan
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Perlu adanya peningkatan kapasitas petugas registrasi, dukungan teknis teknologi informasi, percepatan pemanfaatan SIMPUS, dan penyusunan SPO RME untukPerlu adanya peningkatan kapasitas petugas registrasi, dukungan teknis teknologi informasi, percepatan pemanfaatan SIMPUS, dan penyusunan SPO RME untuk
UNSURYAUNSURYA Hasil penelitian uji hipotesis secara parsial diperoleh Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, hasil penelitian bahwa nilaiHasil penelitian uji hipotesis secara parsial diperoleh Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, hasil penelitian bahwa nilai
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Setelah verifikasi, maka akan diterbitkan berita acara hasil verifikasi klaim untuk selanjutnya diproses pembayaran. Adapun dari hasil telaah klaim Covid-19Setelah verifikasi, maka akan diterbitkan berita acara hasil verifikasi klaim untuk selanjutnya diproses pembayaran. Adapun dari hasil telaah klaim Covid-19
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan sistem pendaftaran online pasien rawat jalan, prosedur (SPO) penerapan sistem pendaftaranTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan sistem pendaftaran online pasien rawat jalan, prosedur (SPO) penerapan sistem pendaftaran