POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG

SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi IndustriSAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri

Pengolahan kelapa sawit bertujuan menghasilkan minyak sawit mentah dan inti sawit sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Salah satu permasalahan utama pada stasiun pengolahan inti adalah kehilangan inti sawit (kernel losses) yang terjadi pada unit claybath. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kehilangan inti sawit sebagai indikator kinerja alat claybath di PT. XYZ yang belum pernah dilakukan secara kuantitatif serta untuk menilai efektivitas dosis CaCO3 di claybath. Pengambilan data dilakukan selama 30 hari di unit nut dan kernel, dengan interval pengambilan sampel setiap dua jam setelah proses produksi dimulai. Sampel keluaran claybath ditimbang dan dipisahkan menjadi beberapa fraksi untuk menghitung persentase kehilangan kernel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kehilangan kernel di claybath sebesar 2,08%, dengan nilai berkisar antara 0,11% hingga 9,05%. Kehilangan tertinggi terjadi akibat kejenuhan larutan dan gangguan proses pemisahan. Secara umum, nilai kehilangan kernel masih berada di bawah standar maksimum pabrik sebesar 3%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kinerja alat claybath di PT. XYZ masih tergolong baik dan dosis penambahan CaCO₃ sebanyak 1800 kg per hari efektif dalam menekan kehilangan inti sawit.

Rata-rata kehilangan kernel di claybath sebesar 2,08%, dengan nilai berkisar antara 0,11% hingga 9,05%.Kehilangan tertinggi terjadi akibat kejenuhan larutan dan gangguan proses pemisahan.Secara umum, nilai kehilangan kernel masih berada di bawah standar maksimum pabrik sebesar 3%, sehingga kinerja alat claybath di PT.XYZ masih tergolong baik dan dosis penambahan CaCO₃ sebanyak 1800 kg per hari efektif dalam menekan kehilangan inti sawit.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi ukuran partikel CaCO3 terhadap efisiensi pemisahan kernel dan cangkang, karena ukuran partikel dapat memengaruhi stabilitas suspensi dan efektivitas pemisahan. Kedua, studi tentang optimasi parameter operasional claybath, seperti kecepatan aliran larutan dan waktu tinggal, dapat dilakukan untuk meminimalkan kehilangan kernel dan meningkatkan kualitas produk. Ketiga, pengembangan sistem monitoring dan kontrol otomatis untuk menjaga kestabilan berat jenis larutan claybath secara real-time dapat menjadi solusi untuk mencegah kejenuhan larutan dan mengurangi fluktuasi kehilangan kernel, sehingga meningkatkan efisiensi dan konsistensi proses pemisahan secara keseluruhan.

  1. Analisis Kehilangan Inti Sawit Pada Alat Claybath di PT XYZ | SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri.... doi.org/10.52759/sainti.v22i2.48Analisis Kehilangan Inti Sawit Pada Alat Claybath di PT XYZ SAINTI Majalah Ilmiah Teknologi Industri doi 10 52759 sainti v22i2 48
  2. Analisa Kehilangan Crude Palm Oil (CPO) Dan Inti Kernel Dengan Metode Statistical Process Control (SPC)... jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jitmi/article/view/1461Analisa Kehilangan Crude Palm Oil CPO Dan Inti Kernel Dengan Metode Statistical Process Control SPC jurnalmahasiswa uma ac index php jitmi article view 1461
Read online
File size332.96 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test