POLIMDOPOLIMDO

Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan VokasiProsiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi

Bisnis gula semut aren dibuat dari nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau saat ini menjadi salah satu komoditas strategis nasional yang patut diperhitungkan. Desa Koreng merupakan penghasil gula aren sebagai salah satu produk unggulan di Kabupaten Minahasa Selatan. Berdasarkan hasil analisis situasi menemukan bahwa gula semut kurang dikenal secara luas karena pemasaran hanya dilakukan oleh pengumpul, belum ada identitas perusahaan atau logo dan kemasan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Merancang media promosi gula semut di desa Koreng Kabupaten Minahasa Selatan 2) merancang kemasan yang menarik dan aman untuk produk gula semut di desa Koreng Kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian dilakukan dengan observasi pada salah satu UMKM, kajian pustaka. Selanjutnya dianalisis untuk merancang media-media promosi dengan menggunakan Aplikasi PicsArt. Identitas visual berupa nama logo yaitu Mekril dengan menambahkan unsur daun pohon enau. Adapun media promosi diusulkan agar memiliki daya saing yaitu diusulkan brosur, baliho, poster, katalog, papan nama, kartu nama bisnis, kemasan, dan stiker. Melalui perancangan ini ingin meningkatkan brand image gula semut mekril di desa Koreng Kabupaten Minahasa Selatan.

Studi ini menyimpulkan bahwa konsep desain media promosi gula semut aren UMKM Mekril sebelumnya masih kurang menonjol dari segi objek, warna, deskripsi produk, serta identitas visualnya.Oleh karena itu, perancangan identitas produk yang baru, meliputi gambar, huruf, dan kata yang lebih menarik, sangat diperlukan untuk meningkatkan daya tarik.Desain media promosi yang diusulkan mencakup brosur, baliho, poster, katalog, papan nama, kartu nama bisnis, kemasan, dan stiker, yang diharapkan dapat meningkatkan brand image dan daya saing produk gula semut UMKM Mekril.

Melihat hasil perancangan media promosi dan kemasan untuk produk gula semut UMKM Mekril yang telah dilakukan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memaksimalkan dampak dari inovasi visual ini. Pertama, penting untuk melakukan studi empiris yang mengukur efektivitas media promosi dan kemasan yang baru dirancang terhadap persepsi konsumen, peningkatan kesadaran merek (brand awareness), dan dampaknya pada volume penjualan produk gula semut. Penelitian ini dapat menggunakan survei atau eksperimen pasar untuk mengumpulkan data tentang bagaimana desain baru ini memengaruhi keputusan pembelian konsumen, seberapa jauh desain tersebut berhasil membedakan produk UMKM Mekril dari kompetitor, serta persepsi konsumen terhadap nilai dan kualitas produk. Kedua, mengingat tujuan untuk memperluas jangkauan pasar yang saat ini masih terbatas di lingkup desa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada perumusan strategi pemasaran yang komprehensif untuk penetrasi pasar yang lebih luas, seperti ke supermarket atau platform digital. Ini bisa melibatkan analisis saluran distribusi yang paling efektif, potensi kemitraan strategis dengan ritel modern, dan adaptasi pesan promosi untuk target pasar yang lebih beragam di luar Desa Koreng. Ketiga, dengan adanya pengembangan varian rasa baru (jahe, kunyit, temulawak) serta potensi produk siap seduh yang disebutkan, sebuah studi mendalam mengenai preferensi konsumen terhadap varian-varian rasa ini dan kelayakan pasar untuk produk inovatif tersebut akan sangat bermanfaat. Penelitian ini dapat mengidentifikasi segmen pasar yang paling tertarik pada varian tertentu, harga yang bersedia dibayar konsumen, dan strategi positioning terbaik untuk meluncurkan produk-produk baru tersebut secara sukses, sekaligus mengevaluasi potensi ekspansi lini produk UMKM Mekril di masa depan.

Read online
File size335.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test