UMGUMG
ENIGMA: Engineering in Green MachineryENIGMA: Engineering in Green MachineryEfektivitas kinerja mesin pemotong merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pada industri manufaktur, khususnya dalam proses pemotongan plat baja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja mesin Gas Cutting Otomatis HK-12 di PT Aneka Jasa Teknik Gresik menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Parameter yang ditinjau meliputi Availability, Performance, dan Quality berdasarkan data operasional mesin selama periode kerja praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Availability sebesar 95,83%, menandakan mesin memiliki tingkat kesiapan yang tinggi dengan downtime minimal. Namun demikian, nilai Performance hanya mencapai 14,13%, yang menunjukkan kecepatan kerja mesin masih jauh di bawah kecepatan ideal. Nilai Quality sebesar 86,67% menunjukkan bahwa mayoritas hasil potongan memenuhi standar kualitas meskipun masih terdapat produk cacat. Dari ketiga komponen tersebut, nilai OEE keseluruhan hanya sebesar 11,73%, jauh di bawah standar OEE industri (85%). Rendahnya nilai OEE disebabkan terutama oleh performa mesin yang belum optimal, dipengaruhi oleh kecepatan pemotongan, kondisi rel mesin, dan pengaturan parameter kerja oleh operator. Secara keseluruhan, diperlukan peningkatan pada aspek performa, perawatan berkala, serta pelatihan operator guna meningkatkan efektivitas kinerja mesin Gas Cutting Otomatis HK-12.
Berdasarkan hasil observasi, perhitungan, dan analisis efektivitas kinerja mesin Gas Cutting Otomatis HK-12 di PT.Aneka Jasa Teknik Gresik, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Mesin Gas Cutting Otomatis HK-12 memiliki nilai Availability sebesar 95,83%, yang menunjukkan bahwa mesin memiliki tingkat ketersediaan yang tinggi dan jarang mengalami downtime selama proses produksi berlangsung.Hal ini menandakan sistem pemeliharaan dan kesiapan operasional mesin berjalan dengan baik.Nilai Performance sebesar 14,13% menunjukkan bahwa kecepatan kerja mesin masih jauh dari standar idealnya.Faktor penyebab rendahnya performa ini antara lain adalah kecepatan gerak yang belum optimal, keterampilan operator dalam pengaturan parameter pemotongan, serta kondisi rel mesin yang mempengaruhi kestabilan gerakan.Nilai Quality sebesar 86,67% memperlihatkan bahwa sebagian besar hasil potongan sudah sesuai dengan standar kualitas, dengan tingkat cacat sebesar 13,33%.Hal ini menunjukkan bahwa kualitas hasil pemotongan sudah cukup baik namun masih dapat ditingkatkan.Berdasarkan ketiga parameter tersebut, diperoleh nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness) sebesar 11,73%, yang tergolong rendah dibandingkan standar efektivitas mesin industri (sekitar 85%).Hal ini berarti bahwa mesin belum bekerja secara optimal dari segi kecepatan dan efisiensi pemotongan.Secara keseluruhan, efektivitas kinerja mesin Gas Cutting Otomatis HK-12 di PT.Aneka Jasa Teknik Gresik masih perlu ditingkatkan terutama dalam aspek performa, agar efisiensi waktu kerja dan hasil produksi dapat meningkat secara signifikan.
Untuk meningkatkan efektivitas kinerja mesin Gas Cutting Otomatis HK-12, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada peningkatan performa mesin. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai faktor yang mempengaruhi performa mesin, seperti kecepatan pemotongan, kondisi rel mesin, dan pengaturan parameter kerja oleh operator. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki dampak dari perawatan berkala dan pelatihan operator terhadap efektivitas kinerja mesin. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah untuk meningkatkan performa mesin Gas Cutting Otomatis HK-12.
- Analisis Efektifitas Kinerja Mesin Cutting Manual Dan Otomatis Menggunakan Metode OEE (Overall Equipment... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/19765Analisis Efektifitas Kinerja Mesin Cutting Manual Dan Otomatis Menggunakan Metode OEE Overall Equipment ejournal uin suska ac index php jti article view 19765
- Analysis of Steel Cutting Results Using a Semi-Automatic Oxy-LPG Gas Cutting Machine | Jurnal E-Komtek... doi.org/10.37339/e-komtek.v7i2.1518Analysis of Steel Cutting Results Using a Semi Automatic Oxy LPG Gas Cutting Machine Jurnal E Komtek doi 10 37339 e komtek v7i2 1518
| File size | 384.35 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PERTANIANPERTANIAN Nilai Self-Sufficiency Ratio (SSR) beras Indonesia dari tahun 2008 – 2012 lebih dari 90 persen, yang berarti bahwa hampir sebagian besar kebutuhan berasNilai Self-Sufficiency Ratio (SSR) beras Indonesia dari tahun 2008 – 2012 lebih dari 90 persen, yang berarti bahwa hampir sebagian besar kebutuhan beras
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur, menggunakan sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur, menggunakan sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan
IPDNIPDN Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi organisasi, struktur kelembagaan, pedoman telah mendukung pelaksanaan program, meskipun terbatas oleh anggaranHasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi organisasi, struktur kelembagaan, pedoman telah mendukung pelaksanaan program, meskipun terbatas oleh anggaran
PresUnivPresUniv Sanksi internasional juga membatasi opsi alternatif bagi rezim Assad untuk mencari dukungan dari negara lain. Akibatnya, ketidakstabilan ekonomi memperdalamSanksi internasional juga membatasi opsi alternatif bagi rezim Assad untuk mencari dukungan dari negara lain. Akibatnya, ketidakstabilan ekonomi memperdalam
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Kursi antropometri yang dimodifikasi ini diharapkan lebih mudah digunakan, dengan ketinggian yang dapat disesuaikan dengan mudah dan proses pembongkaranKursi antropometri yang dimodifikasi ini diharapkan lebih mudah digunakan, dengan ketinggian yang dapat disesuaikan dengan mudah dan proses pembongkaran
STIES PURWAKARTASTIES PURWAKARTA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data primer dari wawancara dan observasi. Hasilnya menunjukkan bahwa kerjasama budidayaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data primer dari wawancara dan observasi. Hasilnya menunjukkan bahwa kerjasama budidaya
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Secara georafis kondisi alam menunjang tanaman kopi tumbuh dengan baik meskipun dengan menggunakan teknologi terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakatSecara georafis kondisi alam menunjang tanaman kopi tumbuh dengan baik meskipun dengan menggunakan teknologi terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat
POLIMEDIAPOLIMEDIA Tentang bagaimana rekrutmennya, bagaimana kemampuan keterampilan penguasaan teknis berbagai jenis kamera. Keterampilan penggunaan kamera dengan acuan ilmuTentang bagaimana rekrutmennya, bagaimana kemampuan keterampilan penguasaan teknis berbagai jenis kamera. Keterampilan penggunaan kamera dengan acuan ilmu
Useful /
STIES PURWAKARTASTIES PURWAKARTA Kebijakan pengembalian alat dan kebersihan fasilitas juga perlu diperbaiki untuk menambah kepercayaan pelanggan. Peneliti menyarankan manajemen meningkatkanKebijakan pengembalian alat dan kebersihan fasilitas juga perlu diperbaiki untuk menambah kepercayaan pelanggan. Peneliti menyarankan manajemen meningkatkan
UMKUMK Di Kota Bengkulu, keterbatasan akses TI masih menjadi kendala signifikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan kajian kepustakaanDi Kota Bengkulu, keterbatasan akses TI masih menjadi kendala signifikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan
STAK PESATSTAK PESAT Dengan demikian, menjadi landasan yang kuat untuk memberi seminar dan pelatihan tentang bisnis pembuatan keripik tempe sebagai upaya meningkatkan ekonomiDengan demikian, menjadi landasan yang kuat untuk memberi seminar dan pelatihan tentang bisnis pembuatan keripik tempe sebagai upaya meningkatkan ekonomi
IJCIEDIJCIED Hasil belajar siswa menurun dibandingkan sebelum pandemi, menunjukkan inovasi tersebut belum mampu menghasilkan peningkatan signifikan. Guru pendidikanHasil belajar siswa menurun dibandingkan sebelum pandemi, menunjukkan inovasi tersebut belum mampu menghasilkan peningkatan signifikan. Guru pendidikan