IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH
AL IMTIYAZ: Arabic Linguistics and International Methodology for the Tarbiyah of Arabic JournalAL IMTIYAZ: Arabic Linguistics and International Methodology for the Tarbiyah of Arabic JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses Arabisasi dalam bahasa Indonesia yang digunakan oleh para pendakwah di ranah digital, khususnya dalam media sosial dan platform streaming keagamaan. Arabisasi dalam konteks ini dipahami sebagai fenomena peminjaman dan integrasi kata-kata atau struktur bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, baik dalam bentuk kosakata, ungkapan religius, maupun gaya komunikasi dakwah. Dengan menggunakan pendekatan linguistik pragmatik, penelitian ini menganalisis bagaimana unsur-unsur kebahasaan Arab tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan, tetapi juga sebagai penanda identitas, otoritas keagamaan, dan strategi retoris untuk membangun kredibilitas di mata audiens Muslim. Data diperoleh melalui observasi konten video ceramah, podcast keislaman, dan unggahan media sosial dari lima pendakwah populer yang aktif secara digital. Analisis difokuskan pada konteks penggunaan bahasa Arab, maksud komunikatif di balik pilihan bahasa, serta respons pragmatis audiens yang tercermin dalam komentar dan interaksi daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arabisasi dalam dakwah digital tidak hanya memperkuat kesan keilmuan dan religiusitas, tetapi juga menjadi strategi pragmatik untuk membangun kedekatan simbolik dengan komunitas Muslim global. Namun, Arabisasi juga dapat menciptakan jarak sosial-linguistik antara pendakwah dan audiens awam, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan Arab. Penelitian ini menunjukkan pentingnya memahami dimensi pragmatis dalam penggunaan bahasa Arab di ruang publik digital, serta dampaknya terhadap persepsi audiens terhadap pesan-pesan dakwah. Temuan ini memberikan kontribusi bagi kajian bahasa dan komunikasi Islam, khususnya dalam konteks perkembangan dakwah di era digital.
Penelitian ini menemukan bahwa bahasa Arab digunakan secara luas dalam ceramah digital sebagai bentuk Arabisasi yang menciptakan kesan otoritas dan keaslian keagamaan, namun juga menimbulkan hambatan pemahaman bagi audiens awam.Analisis pragmatik mengungkapkan pelanggaran terhadap maksim kuantitas dan relevansi karena kurangnya penjelasan atau terjemahan terhadap istilah Arab, yang menyebabkan kesenjangan komunikasi.Respons audiens bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan agama dan penguasaan bahasa Arab, sehingga diperlukan penyesuaian strategi agar dakwah digital lebih inklusif dan efektif.
Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan bilingual atau subtitel interaktif dalam konten dakwah digital dapat meningkatkan pemahaman audiens awam terhadap istilah-istilah Arab tanpa mengurangi kesan keaslian dan otoritas keagamaan. Kedua, penting untuk meneliti pengaruh durasi dan platform media sosial terhadap intensitas Arabisasi, misalnya membandingkan penggunaan bahasa Arab di TikTok yang cenderung singkat dengan YouTube yang lebih mendalam, untuk memahami strategi adaptasi bahasa berdasarkan karakteristik platform. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang persepsi audiens dari latar belakang berbeda terhadap tingkat Arabisasi dalam dakwah, termasuk dari kalangan muda urban, masyarakat pedesaan, dan pemeluk agama lain, guna merancang komunikasi dakwah yang lebih inklusif dan sensitif secara sosiolinguistik. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang model dakwah digital yang tetap autentik secara religius namun mudah diakses oleh beragam kelompok masyarakat. Studi lebih lanjut juga bisa menguji efektivitas penggunaan penjelasan singkat (gloss) secara real-time dalam video, atau eksperimen dengan variasi kadar Arabisasi dalam satu tema ceramah untuk melihat dampaknya terhadap engagement dan pemahaman. Dengan demikian, dakwah digital dapat menjadi sarana yang lebih inklusif tanpa kehilangan kedalaman makna keagamaan.
| File size | 340.68 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Artikel ini menekankan kebutuhan kebijakan terpadu, perencanaan urban berkelanjutan, dan pelibatan komunitas dalam pengelolaan sumber daya alam, sertaArtikel ini menekankan kebutuhan kebijakan terpadu, perencanaan urban berkelanjutan, dan pelibatan komunitas dalam pengelolaan sumber daya alam, serta
UBYUBY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi onggok menggunakan MA-11 terhadap pH, suhu fermentasi, dan berat kering panen. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi onggok menggunakan MA-11 terhadap pH, suhu fermentasi, dan berat kering panen. Penelitian
UBYUBY Perlakuan yang diterapkan pada perlakuan ini adalah 4 macam dosis fermentasi yaitu, P0: 0 ml/400g onggok (tidak fermentasi), P1: 0,4 ml/400g onggok, P2:Perlakuan yang diterapkan pada perlakuan ini adalah 4 macam dosis fermentasi yaitu, P0: 0 ml/400g onggok (tidak fermentasi), P1: 0,4 ml/400g onggok, P2:
ALMISHBAHALMISHBAH Perkembangan teknologi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyampaian dakwah Islam. TeknologiPerkembangan teknologi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyampaian dakwah Islam. Teknologi
UBYUBY Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 = SusuRancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 = Susu
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah identitas Stuart Hall sebagai kerangka teori. Teori identitas digunakan untuk menganalisis bagaimanaTeori yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah identitas Stuart Hall sebagai kerangka teori. Teori identitas digunakan untuk menganalisis bagaimana
ALMISHBAHALMISHBAH Wadah pendidikan keagamaan (majelis taklim) menjadi identik bagi perempuan untuk mempelajari agama Islam. Para ulama perempuan turut andil, dalam kegiatanWadah pendidikan keagamaan (majelis taklim) menjadi identik bagi perempuan untuk mempelajari agama Islam. Para ulama perempuan turut andil, dalam kegiatan
UINSAIDUINSAID Metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif pada fenomenologi. Hasil penelitian ini bahwaMetode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif pada fenomenologi. Hasil penelitian ini bahwa
Useful /
STIMAIMMISTIMAIMMI Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penghargaan, kualitas kehidupan kerja, dan kepuasan kerja terhadap perilaku citizenship organisasi dosenPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penghargaan, kualitas kehidupan kerja, dan kepuasan kerja terhadap perilaku citizenship organisasi dosen
UNUHAUNUHA Penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana dan didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan masyarakatPenyuluhan kesehatan yang telah dilakukan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana dan didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat
UNUHAUNUHA Kegiatan pengabdian ini juga merupakan program yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal PendidikanKegiatan pengabdian ini juga merupakan program yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan
UINSAIDUINSAID Praktik kawin suntik hewan dibolehkan karena dengan melihat kemudahan dan keunggulan bibit yang dihasilkan dari proses kawin suntik, peternak lebih mendapatkanPraktik kawin suntik hewan dibolehkan karena dengan melihat kemudahan dan keunggulan bibit yang dihasilkan dari proses kawin suntik, peternak lebih mendapatkan