IITSSIITSS
Jurnal Sinar EdukasiJurnal Sinar EdukasiPenelitian ini bertujuan untuk mengamati pembelajaran kooperatif dan minat belajar biologi siswa MA Aisyiyah Binjai City. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City dan 1 guru biologi. Instrumen penelitian adalah kuesioner tentang minat belajar pada mata pelajaran biologi dan dengan guru biologi. Berdasarkan penelitian dan analisis data, persentase skor tertinggi untuk indikator dalam pernyataan kuesioner adalah 30,1% untuk perhatian terhadap mata pelajaran biologi, yang menunjukkan kategori tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif dan minat belajar biologi siswa MA Aisyiyah Binjai City berjalan dengan baik.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan analisis selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penerapan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran biologi dengan peningkatan minat belajar biologi siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City.Penerapan model pembelajaran kooperatif oleh guru biologi telah berjalan dengan baik, sebagaimana tercermin dari tingkat minat belajar siswa yang memadai.Kendati demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, yang mungkin disebabkan oleh tahap perkembangan siswa kelas X yang sedang memasuki masa transisi dari remaja awal menuju dewasa muda, di mana perhatian orang tua yang memadai menjadi krusial.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi keluarga terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran biologi, dengan tujuan untuk memahami apakah terdapat korelasi antara dukungan keluarga dan tingkat ketertarikan siswa terhadap sains. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan elemen gamifikasi dan personalisasi, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa dan membuat pembelajaran biologi lebih menarik. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mendalami pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi aktif dan kolaborasi yang efektif, sehingga dapat memberikan wawasan berharga bagi perbaikan praktik pembelajaran di masa depan.
| File size | 256.64 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Dengan adanya media pembelajaran pengenalan komputer, siswa dapat memahami penyampaian materi ajar sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktifDengan adanya media pembelajaran pengenalan komputer, siswa dapat memahami penyampaian materi ajar sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Sampel penelitian ini terdiri dari 100 siswa SMK Negeri 2 di Kota Bekasi. Data diperoleh melalui skala dukungan sosial orang tua dan skala minat belajar.Sampel penelitian ini terdiri dari 100 siswa SMK Negeri 2 di Kota Bekasi. Data diperoleh melalui skala dukungan sosial orang tua dan skala minat belajar.
UNKRISWINAUNKRISWINA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media Poster terhadap hasil akademik IPA 3Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media Poster terhadap hasil akademik IPA 3
UNKRISWINAUNKRISWINA Indikasi peningkatan minat belajar tersebut dilihat dari keberanian dan kemandirian siswa dalam membuat dan mendemonstrasikan karya sederhana, semangat/gairahIndikasi peningkatan minat belajar tersebut dilihat dari keberanian dan kemandirian siswa dalam membuat dan mendemonstrasikan karya sederhana, semangat/gairah
UMGUMG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran bahasa Inggris menggunakan video podcast di kelas XII SMA Xaverius Bandar Lampung. HasilPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran bahasa Inggris menggunakan video podcast di kelas XII SMA Xaverius Bandar Lampung. Hasil
UNYUNY Penelitian ini menghasilkan produk berupa monopoli karir yang layak digunakan sebagai layanan pemberian informasi bagi siswa.media monopoli dinyatakanPenelitian ini menghasilkan produk berupa monopoli karir yang layak digunakan sebagai layanan pemberian informasi bagi siswa.media monopoli dinyatakan
UM MetroUM Metro Tujuan dari pengembangan produk ini adalah untuk menyediakan barang berupa e-modul yang bermanfaat dan memudahkan siswa dalam belajar biologi secara mandiri.Tujuan dari pengembangan produk ini adalah untuk menyediakan barang berupa e-modul yang bermanfaat dan memudahkan siswa dalam belajar biologi secara mandiri.
UNTARUNTAR Penelitian ini diolah dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang dipilih dalam penelitian adalah 400 mahasiswa Universitas Tarumanagara yang berusiaPenelitian ini diolah dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang dipilih dalam penelitian adalah 400 mahasiswa Universitas Tarumanagara yang berusia
Useful /
IITSSIITSS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) FITK UIN SumateraPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) FITK UIN Sumatera
TRISAKTITRISAKTI Dengan kata lain, upaya untuk memperoleh manfaat dari tingkat produktivitas yang seharusnya tidak sebanding dengan hasil produksinya. Oleh sebab itu harusDengan kata lain, upaya untuk memperoleh manfaat dari tingkat produktivitas yang seharusnya tidak sebanding dengan hasil produksinya. Oleh sebab itu harus
TRISAKTITRISAKTI Energi matahari dapat menghasilkan daya hingga 156.486 MW, jumlah yang lebih besar jika dibandingkan dengan sumber energi terbarukan yang lainnya. IndonesiaEnergi matahari dapat menghasilkan daya hingga 156.486 MW, jumlah yang lebih besar jika dibandingkan dengan sumber energi terbarukan yang lainnya. Indonesia
UNUHAUNUHA Kemudian, skor rata-rata pencapaian kemampuan berbicara pada siklus II adalah 77 dengan kelengkapan belajar 84,38% dan kesadaran lingkungannya adalah 74.Kemudian, skor rata-rata pencapaian kemampuan berbicara pada siklus II adalah 77 dengan kelengkapan belajar 84,38% dan kesadaran lingkungannya adalah 74.