UNTARUNTAR

Jurnal ProvitaeJurnal Provitae

Pendidikan yang bermutu dapat mempengaruhi motivasi belajar. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi belajar adalah psychological well-being (PWB). Beberapa riset terdahulu menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil antara PWB dan motivasi belajar jika ditinjau dari jenis kelamin. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological well-being dengan motivasi belajar mahasiswa, serta gambaran PWB dan motivasi belajar jika ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini diolah dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang dipilih dalam penelitian adalah 400 mahasiswa Universitas Tarumanagara yang berusia 18-21 tahun. Pengambilan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan kuesioner. Data yang telah diperoleh tersebut diolah menggunakan uji korelasi spearman dan uji beda Mann-Whitney U. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara PWB dengan motivasi belajar mahasiswa (r = 0.676, p < 0.01); serta tidak ada perbedaan signifikan motivasi belajar dan PWB jika ditinjau dari jenis kelamin. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat membantu para mahasiswa untuk lebih memahami pentingnya PWB dalam meningkatkan motivasi belajarnya.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara PWB dengan motivasi belajar pada mahasiswa.Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa jika ditinjau dari jenis kelamin, PWB dan motivasi belajar tidak memiliki perbedaan yang signifikan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa, orang tua, dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan motivasi belajar mahasiswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin memoderasi hubungan antara PWB dan motivasi belajar, seperti gaya belajar atau dukungan sosial dari teman sebaya. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman mahasiswa dalam meningkatkan PWB mereka dan bagaimana hal itu berdampak pada motivasi belajar mereka. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk mengembangkan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan PWB mahasiswa, dan kemudian menguji efektivitas program tersebut dalam meningkatkan motivasi belajar dan prestasi akademik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana PWB dapat dioptimalkan untuk mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa.

  1. Pentingnya Pendekatan Teknik Self Management Dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Disekolah Untuk Meningkatkan... doi.org/10.33369/consilia.4.2.181-192Pentingnya Pendekatan Teknik Self Management Dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Disekolah Untuk Meningkatkan doi 10 33369 consilia 4 2 181 192
  2. Pengaruh Optimisme Dan Kemampuan Penyelesaian Masalah Terhadap Kesejahteraan Psikologi Pada Mahasiswa... journal.arikesi.or.id/index.php/Obsesrvasi/article/view/183Pengaruh Optimisme Dan Kemampuan Penyelesaian Masalah Terhadap Kesejahteraan Psikologi Pada Mahasiswa journal arikesi index php Obsesrvasi article view 183
  3. KEDUDUKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN | Lantanida Journal. kedudukan motivasi belajar siswa... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/lantanida/article/view/2838KEDUDUKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN Lantanida Journal kedudukan motivasi belajar siswa jurnal ar raniry ac index php lantanida article view 2838
Read online
File size218.23 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test