UNRAMUNRAM

Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)

Kota Tegal memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan kelautan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghidupan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kota Tegal melalui Bidang Perikanan melaksanakan program penguatan kelembagaan Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR). Pendampingan ini bertujuan mendeskripsikan proses pembentukan POKLAHSAR, pelaksanaan pelatihan pengolahan produk perikanan, pendampingan pengurusan perizinan usaha, dan pemberian fasilitas pendukung guna meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok. Metode yang digunakan meliputi empat tahapan, yaitu pembentukan POKLAHSAR, pelatihan, pendampingan perizinan, dan pemberian fasilitas pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembentukan POKLAHSAR dilakukan secara terstruktur melalui legalisasi kelompok, serta pengurusan badan hukum dan perizinan usaha. Kegiatan pelatihan pengolahan produk perikanan berhasil meningkatkan keterampilan anggota dalam menghasilkan produk olahan bernilai tambah, sementara pendampingan perizinan mempermudah kelompok memperoleh legalitas usaha dan izin edar produk. Pemberian fasilitas pendukung dapat meningkatkan efisiensi serta kualitas produk. Program penguatan POKLAHSAR di Kota Tegal dapat meningkatkan kapasitas kelompok dan memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan.

Program penguatan lembaga Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) pada produk hasil perikanan dan kelautan di Kota Tegal efektif dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di bidang perikanan.meningkatkan pengetahuan mengenai tata cara pengolahan produk perikanan dengan baik dan kualitas produk POKLAHSAR dapat meningkat dengan adanya pemberian fasilitas pendukung.membantu untuk pengurusan perizinan baik izin usaha maupun izin edar produk, sehingga cukup banyak POKLAHSAR yang sudah memiliki izin usaha dan izin edar produk perikanan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang program penguatan POKLAHSAR terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Selain itu, penelitian dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan pengolahan produk perikanan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi peran kebijakan pemerintah dalam mendukung legalitas dan perizinan usaha kelompok POKLAHSAR. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengembangan usaha mikro kecil menengah di sektor perikanan. Pengembangan model pendampingan yang berkelanjutan juga menjadi fokus penting untuk memastikan keberlanjutan operasional POKLAHSAR. Analisis keterkaitan antara fasilitas pendukung dan kualitas produk olahan perikanan dapat menjadi arah penelitian baru. Studi ini juga dapat mengidentifikasi tantangan yang dihadapi POKLAHSAR dalam memperluas pasar regional. Penelitian lanjutan dapat menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperkaya data. Akhirnya, penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan nasional yang mendukung pengembangan sektor perikanan berbasis komunitas.

  1. PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF... doi.org/10.21831/cp.v3i3.2385PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF doi 10 21831 cp v3i3 2385
Read online
File size366.47 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test