OJS INDONESIAOJS INDONESIA
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan PendidikanSIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan PendidikanAspek-aspek masalah yang diteliti oleh penulis yaitu mengenai dampak ekonomi pertambangan emas ilegal menurut konsep ekonomi pembangunan berkelanjutan dan maqashid syariah. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak ekonomi pertambangan emas ilegal menurut konsep ekonomi pembangunan berkelanjutan dan maqashid syariah. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang menggambarkan semua data atau keadaan subjek atau objek penelitian kemudian dianalisis dan dibandingkan berdasarkan kenyataan yang sedang berlangsung pada saat ini dan selanjutnya mencoba untuk memberikan pemecahan masalahnya dan dapat memberikan informasi yang mutakhir sehingga bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta lebih banyak dapat diterapkan pada berbagai masalah. Hasil penelitian Bahwa Pertambangan emas ilegal ini sangat cepat membuahkan hasil dibandingkan dengan pekerjaan sebelumnya yaitu bertani dan lain-lain dan hasilnya yang didapatkan sangat menjanjikan dan mampu memenuhi ekonomi keluarga, masyarakat yang ikut dalam aktifitas pertambangan itu bisa menghasilkan Rp.600.000-Rp.800.000 per minggunya. Pertambangan boleh dilakukan selama masyarakat mempertimbangkan kepentingan kemaslahatan umum, tidak mendatangkan kerusakan dan ramah lingkungan. Masyarakat memiliki persepsi bahwa keberadaan tambang emas ilegal yang terdapat di Kecamatan Batang Natal membawa keuntungan dan meningkatkan kesejahteraan tersendiri bagi masyarakat setempat karena keberadaan lokasi Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) tersebut menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Dampak positif yang dirasakan masyarakat sekitar tentu berupa terciptanya lapangan kerja baru bagi para penambang. Dampak negatif dari pertambangan emas ini yang hampir setiap harinya dirasakan oleh masyarakat sekitar area pertambangan adalah pencemaran air.
Penelitian menunjukkan bahwa pertambangan emas ilegal di Kecamatan Batang Natal memberikan dampak ekonomi positif melalui peningkatan pendapatan peserta pertambangan hingga Rp600.000 per minggu dan pengurangan pengangguran, sementara aktivitas ini sulit ditinggalkan karena menjanjikan pemenuhan kebutuhan keluarga.Meskipun demikian, pelaksanaan pertambangan tersebut belum memenuhi prinsip pembangunan berkelanjutan dan maqashid syariah yang mengutamakan kemaslahatan umum dan kelestarian lingkungan berupa kewajiban perizinan, studi kelayakan, reklamasi, dan rehabilitasi pasca-tambang.Persepsi masyarakat atas keuntungan lapangan kerja baru yang ditimbulkan masih dibarengi dampak negatif seperti pencemaran air, keruhnya sumber daya air, dan berkurangnya biota perairan.
Sebagai pengembangan temuan penelitian ini, riset lanjutan dapat dirancang untuk mengevaluasi sejauh mana pencemaran air akibat penambangan emas ilegal memengaruhi kualitas kehidupan masyarakat melalui pengukuran parameter kimia dan biotik secara berkala di sungai dan sumur warga, sehingga dapat dihasilkan rekomendasi ilmiah terkait batas aman penggunaan air. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat membandingkan efektivitas model mata pencaharian alternatif—misalnya budidaya tanaman pangan ramah lingkungan, agroforestry, atau kerajinan berbasis sumber daya lokal—dengan pendapatan yang diperoleh dari PETI, untuk menemukan strategi diversifikasi ekonomi yang memenuhi prinsip pembangunan berkelanjutan dan maqashid syariah. Lebih jauh lagi, studi dapat mengkaji persepsi komunitas Muslim di Kecamatan Batang Natal tentang penerapan maqashid syariah dalam pengelolaan tambang, termasuk cara partisipatif masyarakat dalam merumuskan nilai-nilai adat dan hukum Islam untuk mengatur kegiatan ekstraksi mineral, sehingga tercipta kerangka kebijakan berbasis agama dan kearifan lokal yang efektif dalam melindungi lingkungan. Ketiga ide penelitian ini diharapkan dapat memperkuat landasan data empiris dan memperkaya kebijakan yang lebih komprehensif dalam upaya membangun tata kelola pertambangan yang adil, berkelanjutan, dan sesuai syariah.
| File size | 357.72 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UKSWUKSW Penelitian di masa depan didorong untuk mengeksplorasi praktik dan tantangan sektoral, terutama di negara‑negara berkembang, serta memperluas pendekatanPenelitian di masa depan didorong untuk mengeksplorasi praktik dan tantangan sektoral, terutama di negara‑negara berkembang, serta memperluas pendekatan
UBUB Hasil tangkapan ikan di Desa Bulo diantaranya ikan tuna dengan menggunakan alat tangkap layang-layang. Pemasaran hasil tangkap lingkup lokal, penurunanHasil tangkapan ikan di Desa Bulo diantaranya ikan tuna dengan menggunakan alat tangkap layang-layang. Pemasaran hasil tangkap lingkup lokal, penurunan
UNHASUNHAS Penelitian ini memeriksa tantangan regulasi yang menghambat penyesuaian antara kewajiban CSR dan tujuan ekonomi sirkular di Indonesia, khususnya ketidakselarasanPenelitian ini memeriksa tantangan regulasi yang menghambat penyesuaian antara kewajiban CSR dan tujuan ekonomi sirkular di Indonesia, khususnya ketidakselarasan
SALNESIASALNESIA Tahapan pelaksanaan meliputi pembentukan tim pengelola, pengumpulan data awal, desain dan pembuatan Sand House Therapy, edukasi desa wisata, sosialisasiTahapan pelaksanaan meliputi pembentukan tim pengelola, pengumpulan data awal, desain dan pembuatan Sand House Therapy, edukasi desa wisata, sosialisasi
UINSIUINSI Penggabungan sukuk hijau ke dalam blue sukuk belum terwujud sehingga sektor maritim halal tetap kurang terfunding. Keterbatasan berasal dari pengumpulanPenggabungan sukuk hijau ke dalam blue sukuk belum terwujud sehingga sektor maritim halal tetap kurang terfunding. Keterbatasan berasal dari pengumpulan
UMMUMM Rekomendasi meliputi penguatan program literasi, akses digital, insentif transisi, dan kolaborasi pemangku kepentingan untuk memastikan keterpaduan syariahRekomendasi meliputi penguatan program literasi, akses digital, insentif transisi, dan kolaborasi pemangku kepentingan untuk memastikan keterpaduan syariah
MKRIMKRI 2) pembangkangan terhadap putusan MK berakibat pada ketidakpastian hukum sampai pada terjadinya *constitutional justice delay*. 3) alternatif sanksi yang2) pembangkangan terhadap putusan MK berakibat pada ketidakpastian hukum sampai pada terjadinya *constitutional justice delay*. 3) alternatif sanksi yang
UNILAUNILA Pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah berkaitan erat dengan kinerja produksi barang dan jasa, yang diukur dengan besaran dalam Produk DomestikPertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah berkaitan erat dengan kinerja produksi barang dan jasa, yang diukur dengan besaran dalam Produk Domestik
Useful /
ITBWIGA LUMAJANGITBWIGA LUMAJANG Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan holistiknya, ERM juga mempertimbangkan risiko operasional, reputasional, dan strategis yang dapatTemuan penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan holistiknya, ERM juga mempertimbangkan risiko operasional, reputasional, dan strategis yang dapat
ITBWIGA LUMAJANGITBWIGA LUMAJANG Melalui kajian literatur, artikel ini menganalisis konsep, teori, dan prinsip yang mendasari fungsi pasar modal serta dampaknya terhadap pengambilan keputusanMelalui kajian literatur, artikel ini menganalisis konsep, teori, dan prinsip yang mendasari fungsi pasar modal serta dampaknya terhadap pengambilan keputusan
UNHASUNHAS Setiap kerangka ditandai oleh lembaga dan metode unik untuk menyelesaikan sengketa. Temuan menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi Jerman memiliki yurisdiksiSetiap kerangka ditandai oleh lembaga dan metode unik untuk menyelesaikan sengketa. Temuan menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi Jerman memiliki yurisdiksi
IAINPTKIAINPTK Penekanan terhadap hukum adat dalam komunitas Aceh Singkil, yang juga menerapkan norma fikih dalam praktik keagamaannya, menimbulkan persoalan terkaitPenekanan terhadap hukum adat dalam komunitas Aceh Singkil, yang juga menerapkan norma fikih dalam praktik keagamaannya, menimbulkan persoalan terkait